SEBUAH NEGARA MISKIN DI TENGAH KONFLIK SOSIAL

Berdasarkan laporan pusat penelitian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat pada tanggal 5 agustus 2011, 29.000 orang anak – anak di bawah usia 5tahun meninggal di Somalia akibat kelaparan dan kekurangan nutrisi selama lebih dari 90 hari. Sehingga di bentuklah penggalangan bantuan secara global.

Seruan untuk membantu Somalia telah di suarakan sejak beberapa tahun terakhir, penggalangan bantuan telah di kumpulkan, makanan telah di kirimkandan seminar – seminar serta pertemuan  besar telahdiadakan.Tetapi bantuan ini di lakukan hanya untuk waktu yang sementara.Situasi tidak berubah, dan bencana kelaparan kembali terjadi.

Semua permasalahanyang terjadi, kelaparan dan berkurangnya rasa saling mengasihi di dunia, termasuk di Somalia di akibatkan karena keengganan untuk hidup dengan tatanan yang di atur Islam dan perpecahan yang terjadi di dalam Islam.

Dengan izin Allah, solusi dari semua permasalahan tersebut akan dating dengan di bentuknya persatuan masyakat Islam Turki.

Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang tekutuk ;

Kenapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan ( membela ) orang yang lemah, baik laki – laki, perempuan dananak – anak yang senantiasa berdo’a “yaTuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang penduduknya zhalim, berilah kami pelindung dari sisi –Mu, dan berilah kami penolongdarisisi – Mu ( QS. An – Nisaa’ 75 )

Alasan dari semua permasalahan yang terjadi di dunia adalah karena manusia tidak hidup dengan  moral yang di ajarkan Islam sebagaimana seharusnya, bahkan mereka menganut pemahaman darwinisme.

Pemahaman Darwin telah mendominasi hampir 90% di dunia sehingga manusia menjadi egois, bukan altruistic dan saling menolong.

Di saat yang sama, ajaran agama paganism telah menghasilkan kekayaan dan kemiskinan di pihak tertentu, sehingga menghasilkan kesenjangan sosial hampir di seluruh dunia.

Allah berfirman di dalam Al – Qur’an bahwa barang siapa yang menelantarkan orang miskin dan yang membutuhkan maka dia termasuk golongan“ orang – orang yang mendustakan agama”.

Aku berlindung kepada Allah darigodaan syaitan yang terkutuk ;

Tahukah kamu ( orang ) yang mendustakan agama? Mereka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menolong member makan orang miskin( QS. Al – Ma’un 1 – 3 )

Oleh karena itu, kedamaian di dunia akan dating dari kebajikan moral orang – orang yang percaya pada agama yang lurus, mencintai dan takut hanya kepada Allah, bukan moral orang – orang yang mendustakan agama.

Olehkarenaitu, dengan melemahnyadunia Islam, akan membuat semakin bertambahnya orang – orang yang berbuat jahat, bukan hanya umat Islam.

Solusinya terletak pada tatanan moral Islam yang berlaku di seluruh dunia.Dengan di bentuknya persatuan masyarakat Islam Turki, umat Islam akan menyebarkan moral – moral dan nilai – nilai Islamic, insha Allah.

Allah telah mengisyaratkan bahwa penderitaan dan gangguan yang di alami umat Islam tidak akan berakhir kecuali mereka bersatu.

Aku berlindung kepada Allah darigodaan syaitan yang terkutuk ;

dan orang – orang kafir adalah teman dan mereka saling membantu sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang di perintahkan Allah, niscaya  akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di bumi. ( QS. Al – Anfal 73 )

Allah mengatakan dalam ayat ini bahwa agar perselisihan di bumi ini berakhir, umat Islam harus bersatu, saling membantu dan bersekutu dengan sesama umat Islam.Semua umat Islam wajib mematuhi perintah ini.

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk ;

Berpegang teguhlah dengan tali ( agama ) Allah dan jangan berpecah belah. Ingatlah akan nikmat Allah…. ( QS. Al – Imran 103 )

2012-05-02 11:01:23

Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top