PERISTIWA YANG TERJADI DI ISRAEL ADALAH AKIBAT MUSLIM TERPECAH BELAH

ADNAN OKTAR: Tapi ijinkan saya berkata bahwa peristiwa-peristiwa ini tidak akan berhenti dengan ini. Saya sudah katakan itu sebelumnya. Seperti yang Anda tahu, peristiwa besar telah terjadi di Palestina sebelumnya. tu terjadi bahkan sebelumnya dan sebelum itu juga. Di sana akan terus terjadi dengan jadwal teratur. Itu adalah sesuatu yang terus terjadi tanpa jeda. Itu akan terjadi lagi. Allah Mahatahu yang benar, itu akan terjadi lagi. Nabi Kita (saw) berkata “pertumpahan darah tidak akan berhenti hingga Imam Mahdi (as) muncul dari putra-putra keturunanku.” Tidak hingga kedatangan Imam Mahdi (as). Itu mustahil. Terlebih lagi, darah mengalir di mana-mana, tidak hanya di sini. Sekarang perhatian setiap orang tertuju ke sini, tapi di Afghanistan 100-150 atau 200 orang tengah mati syahid hampir setiap hari. Sama halnya di Irak, tidak ada kesudahan bagi pembunuhan dan pembantaian tak terselesaikan di sana. Orang-orang mati syahid di mana-mana di Chechnya. Hal-hal demikian tengah terjadi. Pertumpahan darah tidak terbatas di satu tempat. Menghentikan pertumpahan darah di sini tidak berarti bahwa dunia telah tenang.
Darah mengalir di mana-mana dan Muslim sedang ditindas dan menderita nyaris di seluruh wilayah di dunia. Mereka mengalami penderitaan akibat perpecahan dan percerai-beraian. Itu karena Allah telah mengharamkan Muslim berpecah-belah. Ini adalah sebuah dosa yang jelas. Ada banyak ayat yang menyatakannya haram. Muslim memiliki kewajiban bertindak bersama dalam persatuan di bawah kendali satu pusat tunggal. Itu adalah perintah Allah. Ini adalah kewajiban agama. Tapi mereka telah menjadikan hal itu terabaikan. Mereka telah memecah-belah negeri-negeri Muslim, dan seolah itu tidak cukup, mereka telah memecah-belah masing-masing pecahan itu. Allah mengatakan kepada kita dalam satu ayat agar tidak seperti orang yang bercerai-berai, ada satu ayat dalam Al Qur’an mengenai hal itu. Benar? Allah memberitahu kita agar seperti bangunan yang tersusun kokoh dengan pemimpin. Allah memberitahu kita agar berjuang, seperti satu tubuh tunggal yang menyatu, dan Allah memberitahu kita agar tidak terpecah dan tidak tercerai-berai. Perhatikan, “jangan terpecah dan jangan tercerai-berai”. Itu adalah satu ayat yang gamblang, ayat itu jelas. Di luar itu adalah haram. Tapi orang berkata mereka ingin memisahkan diri dan terpisah. Lalu malapetaka ditimpakan kepada mereka. Akan ada kerusakan dan kekacauan di muka bumi, insya Allah. Bangsa itu dalam keadaan mengenaskan di Afghanistan dan di mana pun. Mereka lapar dan haus. Dan kemudian terdapat segala pembunuhan, pemukulan, pemerkosaan, penculikan dan pembunuhan tak terselesaikan. Baiklah, kita mengalami malapetakan di sini sebagai sebuah bangsa. Tapi ada suasana yang sama di mana pun di dunia. Malapetaka yang mendunia diperlukan. Insya Allah. Benar? Sepatutnya ada teriakan mahakeras dari masyarakat tentang semangat Islam. Ada dan itu akan terjadi, dan itu akan memunculkan teriakan yang jauh lebih besar di masa mendatang, insya Allah. Dan Bediuzzaman berkata bahwa Imam Mahdi (as) akan mengambil kendali kepemimpinan dan ia akan memimpin jalan menuju kebenaran dan kelurusan, insya Allah.

OKTAR BABUNA: Alhamdulillah, insya Allah.

ADNAN OKTAR: Kita akan pula merangkul Israel, insya Allah, dan seluruh saudara Yahudi kita. Dengan ijin Allah, kita akan menghilangkan golongan setan dan ateis di Israel. Ada orang-orang yang senang dengan pertumpahan darah dan kekerasan dan tidak dapat hidup tanpa pertumpahan darah. Sebagai tentara Dajjal. Mereka menyiksa Yahudi, Kristen dan Muslim di sana. Mereka tidak mengijinkan mereka beribadah, tidak pula bernapas, tidak pula hidup. Tapi mereka berupaya untuk memberi kesan bahwa mereka tidak punya pilihan lain, seolah mereka harus melakukannya. Mengapa mereka mesti melakukan hal itu? Betul? Insya Allah, kita akan membebaskan saudara Yahudi kita yang tak berdosa di sana, orang-orang saleh itu, orang-orang yang bersifat ramah yang mencintai Allah, dari tangan para penindas.

OKTAR BABUNA: Insya Allah. Masya Allah

ADNAN OKTAR: Dengan ijin Allah, mereka akan bebas melintasi wilayah itu. Kita akan menghancurkan semua tembok itu. Saudaraku, kini kalian memaksa orang di balik tembok dengan alasan kalian melindungi mereka. Kaum Yahudi di sana ingin bergerak bebas ke mana-mana. Biarkan mereka mendaki gunung seperti Nabi Musa (as) dan berdoa. Runtuhkan tembok-tembok itu! Apa gunanya tembok itu? Tembok itu tidak berujung. Tembok itu sungguh tinggi. Mereka memenjarakan mereka di sana. Kita akan robohkan tembok itu. Biarkan mereka bebas pergi ke mana pun. Biarkan  mereka pergi ke Yordania dan Mesir dan berniaga dan membangun pabrik. Apa yang terjadi seperti ini? Mengapa harus terjadi seperti ini? Mereka ketakutan? Kedua pihak merasa takut terhadap pihak lain. Satu pihak menakuti pihak lain. Satu pihak keturunan dari Ya’qub, yang lainnya dari Ismail. Keduanya adalah keturunan Nabi Ibrahim (as). Keduanya mengimani Sang Tunggal Allah dan Akhirat dan Surga dan Neraka. Mereka mengimani kitab-kitab Allah. Dajjal sedang melakukan hal-hal luar biasa. Ia menjadikan yang satu memusuhi yang lain. Dajjal menginginkan darah, ia haus darah. Itu karena setan mengatakan kepadanya bahwa ia ingin darah. Dajjal bertanya di mana ia dapat menemukannya. Ia mengatakan kepadanya agar mendapatkannya dengan cara apa pun. Ia berkata kepadanya agar membuat sungai-sungai darah, setan berkata ia tidak dapat hidup tanpa darah. Ia berkata ia perlu darah. Ia berkata kepadanya agar pergi dan mendapatkannya. Jika tidak, ia akan menyerangnya. Dan benda teramat kecil menjadikan peristiwa-peristiwa itu terjadi? Ia menyebabkan peristiwa untuk menumpahkan darah. Dan ia hanya dapat istirahat sebentar jika hanya setetes darah tertumpahkan. Tapi kita akan mematahkan leher Dajjal.

OKTAR BABUNA: Dengan ijin Allah. Insya Allah.

ADNAN OKTAR: Insya Allah. Di tataran intelektual, insya Allah. Ia sedang menuju akhir masanya dengan ijin Allah.

OKTAR BABUNA: Insya Allah.

ADNAN OKTAR: Dan seluruh saudara Yahudi kita di sana, Kristen, saudara Kristen kita dan Muslim akan berpelukan satu sama lain. Akan ada suasana kegembiraan atas sebuah perayaan. Apa yang terjadi seperti ini? Benar?

 


 


2010-06-07 16:14:10

Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top