RAHASIA KEKEBALAN TUBUH

< <
1 / total: 11

MUKA TENTANG SITUS INI HUBUNGI KAMI
Harun Yahya – RAHASIA KEKEBALAN TUBUH – Prakata
RAHASIA KEKEBALAN TUBUH

 



PRAKATA


Salah satu faktor terpenting untuk keberlangsungan keberadaan negara mana pun adalah kemampuannya mempertahankan diri. Sebagai bangsa, ia harus terus-menerus siap siaga menghadapi segala macam ancaman dan bahaya, baik dari dalam maupun dari luar. Semaju apa pun suatu negara, kalau ia gagal mempertahankan dirinya, ia bisa hancur bercerai-berai hanya oleh suatu serangan militer kecil, atau bahkan tindakan teroris yang tepat arah dan tidak terantisipasi. Dalam menghadapi ancaman demikian, sumber daya alam, keunggulan teknologi, perekonomian, tidak akan berguna. Apabila negara tersebut tidak dapat mempertahankan dirinya, maka ia mungkin akan musnah.

Inilah salah satu alasan mengapa sejumlah besar pendapatan nasional selalu dialokasikan untuk pertahanan; dewasa ini, kekuatan angkatan bersenjata harus dilengkapi dengan persenjataan yang paling canggih, peralatan dan perlengkapan yang sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru, dan para prajurit harus dilatih dengan saksama. Kesemuanya itu merupakan upaya mati-matian untuk menjaga agar sistem pertahanan berfungsi sepenuhnya.

Tidak kurang pentingnya dari negara, manusia juga harus memperhatikan sistem pertahanan dirinya, kalau ingin menjalani hidup yang sehat dan damai. Tak terelakkan, mereka harus melindungi diri dan milik mereka dari tindakan kriminal, seperti pencurian dan pembunuhan, begitu pula dari bencana alam, seperti kecelakaan, kebakaran, gempa bumi, dan banjir.

Namun persoalan belum berhenti sampai di sini. Manusia mempunyai musuh lain, yang tak kasat mata, dan karenanya, sering terabaikan. Sebenarnya, musuh ini jauh lebih gigih dari yang lain. Karena itu, harus dilakukan tindakan serius untuk menghindar darinya.

Siapakah, atau apakah musuh yang selalu mengancam manusia ini? Mereka adalah bakteri, virus, dan organisme mikroskopis serupa, yang ada dalam air yang kita minum, makanan yang kita makan, rumah yang kita tinggali, dan kantor tempat kita bekerja. Pendek kata, mereka ada di mana-mana.

Yang paling menarik, walau manusia dikelilingi oleh ancaman serius ini, kita tidak melakukan upaya apa pun untuk melindungi diri darinya. Ini disebabkan adanya suatu mekanisme dalam tubuh kita, yang menjalankan tugas ini atas nama kita, memberikan perlindungan yang kita butuhkan, tanpa membuat kita terganggu sedikit pun. Inilah “Sistem Kekebalan.” Sistem ini merupakan sistem yang paling penting dan paling menakjubkan yang beroperasi dalam tubuh kita, karena ia menjalankan salah satu misi hidup paling vital. Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi semua unsur sistem kekebalan melindungi tubuh kita layaknya sepasukan besar prajurit angkatan bersenjata. Sel-sel pertahanan yang melindungi tubuh manusia terhadap penyerang seperti bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya, dilengkapi dengan kemampuan luar biasa. Pola kecerdasan, upaya, dan pengorbanan, yang ditunjukkan sel-sel ini selama perang yang mereka kobarkan di dalam tubuh, mengherankan semua orang yang mempelajarinya.

Orang umumnya ingin mengetahui apa yang membuat mereka sakit, bagaimana penyakit mengambil alih sepenuhnya tubuh mereka, apa yang menyebabkan demam, kelelahan mendalam, rasa nyeri di tulang dan sendi, serta proses apa yang terjadi dalam tubuh mereka selama sakit.

Tujuan utama buku ini adalah untuk menjelajahi bagaimana sistem yang melindungi tubuh manusia layaknya pasukan bersenjata yang berdisiplin dan teratur ini, terwujud dan bagaimana kerjanya.

Dua poin ini akan menggiring kita pada kesimpulan penting. Pertama, kita bersama-sama akan menyaksikan keunikan dan kesempurnaan ciptaan Allah. Yang kedua, kita akan mengamati hal bertentangan pada teori evolusi, sebuah keyakinan khayali yang tidak mempunyai pembuktian apa pun, termasuk di dalam alasannya sendiri. Kita akan melihat pula landasan tidak logis yang menjadi dasar tegaknya teori evolusi.

Sebelum beranjak ke topik utama, ada gunanya untuk menyatakan poin penting lain: Dalam buku [lain] mengenai sistem kekebalan, Anda akan sering membaca pernyataan seperti:

“Kami belum mengetahui bagaimana ini terbentuk …”

“Penyebabnya masih belum diketahui …”

“Sedang dilakukan penelitian mengenai topik ini …”

“Menurut sebuah teori …”

Pernyataan seperti di atas sebenarnya merupakan pengakuan penting. Ini adalah ungkapan ketidakberdayaan yang dialami orang-orang di awal abad ke-21 bahkan dengan semua teknologi terbaru dan kumpulan ilmu pengetahuan yang tersedia bagi mereka di hadapan tugas ajaib yang dijalankan sel-sel kecil ini. Sungguh suatu tugas rumit, pikiran manusia bahkan tidak dapat menggapai detail sistem yang mapan ini. Jelas ada kearifan tersembunyi dalam sistem kekebalan yang luput dari pemahaman manusia.

Membaca buku ini, Anda akan menyaksikan betapa hebatnya kearifan yang tersembunyi dalam sel-sel Anda dan dalam detail lain berkenaan dengan tubuh Anda. Kesimpulan akhir adalah bahwa tak lain ini adalah kearifan Sang Maha Pencipta.

Mungkin suatu hari sains berhasil memecahkan semua rahasia sistem kekebalan dan bahkan memproduksi sistem artifisial serupa dengan meniru kerja sel ini. Tidak ragu lagi, tugas ini akan membutuhkan tenaga profesional yang sangat cerdas, dengan memanfaatkan teknologi dan peralatan tercanggih yang tersedia, bekerja dalam laboratorium yang sangat maju. Hal terpenting di sini adalah bahwa tercapainya prestasi semacam itu sekali lagi akan menafikan teori evolusi, membuktikan bahwa sistem demikian tidak dapat muncul hanya karena kebetulan.

Peluang terjadinya perkembangan spontan dari mekanisme semacam sistem pertahanan agaknya kini terlalu jauh. Begitu para ilmuwan menyingkap rahasia sistem ini, mereka dibuat takjub oleh desain yang mereka hadapi. Apa yang mereka singkapkan menggiring kepada banyak pertanyaan lain, yang membuat kearifan dan kesadaran akan sel ini lebih jelas terlihat. Oleh karena itu, sudah sangat jelas bahwa sistem kekebalan, sebagaimana semua sistem lain dalam tubuh, tidak dapat dikembangkan secara bertahap, hanya karena kebetulan, sebagaimana yang disarankan teori evolusi.

Tujuan utama buku ini adalah untuk memperkenalkan kepada Anda “prajurit pemberani” yang ada dalam diri Anda, sembari membuktikan kepada Anda bahwa sistem yang mengejutkan akal ini merupakan tanda-tanda khusus penciptaan. Sehubungan dengan itu, kita akan melihat bagaimana skenario yang dirumuskan teori evolusi dihancurkan dan dianggap tidak bermakna tatkala berhadapan dengan kenyataan ini. Topik yang khususnya akan disoroti di sini bukan detail biologis sistem kekebalan tubuh, yang gampang dijumpai dalam sembarang buku biologi atau kedokteran, melainkan sisi ajaib dari sistem kekebalan. Khususnya kita menghindari pemakaian tidak perlu dari istilah-istilah biologis dan psikologis supaya isi buku ini mudah dimengerti oleh pembaca dari segala lapisan usia dan profesi.

Terakhir, kami ingin mengingatkan Anda bahwa bahkan sekarang, Anda betul-betul harus berterima kasih kepada sistem kekebalan kalau Anda bisa membaca buku ini dengan tenang, tanpa terinfeksi mikroba di sekitar Anda. Andaikan sistem kekebalan tidak ada dalam tubuh Anda, niscaya Anda tidak akan pernah membaca buku ini, Anda telah meninggalkan dunia ini bahkan sebelum sempat belajar membaca dan menulis.

 
   
  
1 / total 11
Anda dapat membaca buku Harun Yahya RAHASIA KEKEBALAN TUBUH secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top