< <
1 / total: 11

Kata Pengantar

"Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran."
(QS. Shaad, 38: 29)

Ketika praktik agama telah memudar di dalam suatu masyarakat, sering terjadi bahwa apa yang benar dianggap salah dan sebaliknya, apa yang salah dianggap benar. Sembari mendorong dan mengembangkan sistem kepercayaan yang tidak diridhoi Tuhan, masyarakat ini akhirnya beranggapan bahwa sistem kepercayaan yang benar itu sudah tidak cocok atau bahkan tidak diinginkan lagi. Campur aduk antara apa yang keliru dengan apa yang benar menjadi biasa di kalangan masyarakat nonreligius; suatu kondisi yang sudah menjalar ke seluruh struktur hidup mereka.

Romantisisme adalah salah satu kekeliruan yang dianggap "benar". Masyarakat yang menjalani hidup tanpa mengikuti ajaran agama yang benar, di dalamnya roman-tisisme digambarkan sebagai sifat menyenangkan yang khas dimiliki orang-orang baik. Namun, sebagaimana akan dibahas satu per satu dalam buku ini, kerinduan sentimental merupakan sentimen berbahaya untuk diikuti. Terutama, salah satu karakteristik romantisisme yang paling merusak sehingga kita harus waspada adalah bahwa ia menolak "akal sehat" karena dianggap berlawanan dengan filosofinya.

Tujuan buku ini, dalam mengatasi masalah romantisisme, adalah untuk menarik perhatian terhadap fakta bahwa, meskipun tampaknya tidak membahayakan, dalam kenyataannya romantisisme merupakan sikap yang menuntun ke arah bahaya tak terduga. Walaupun romantisisme bisa muncul sebagai pandangan yang tidak luar biasa, buku ini akan menunjukkan betapa serius bahaya yang dikandungnya, baik bagi masyarakat maupun individu. Dan tentu saja, buku ini akan menunjukkan, alangkah mudahnya menghindari lubang jebakan seperti itu; yaitu dengan kembali kepada Al-Quran, sebagai satu-satunya petunjuk yang diberikan Tuhan kepada manusia. Kami akan memaparkan sejumlah contoh untuk memperjelas bahwa apabila seseorang mengikuti Al-Quran, dia tidak dapat mengabaikan akal sehat demi prinsip-prinsip yang didasari emosional.

 

1 / total 11
Anda dapat membaca buku Harun Yahya ANCAMAN DI BALIK ROMANTISISME secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top