ISTANBUL

 

Istanbul merupakan kota penting yang diungkapkan dalam hadist tentang Akhir Zaman oleh Nabi (SAW) dalam dua hal terkait peranannya di dunia dan kepentingan sejarahnya. Bulan ini merupakan ulang tahun ke 554-nya dari penaklukan Istanbul, dan kita akan mempelajari informasi mengenai Istanbul lebih dekat.

1. Istanbul, yang dianggap sebagai salah satu kota paling penting di dunia saat ini, telah menjadi target banyak Negara terkait status penting sejarahnya. Hingga 1453, Istanbul dikuasai oleh bangsa Avars, Arab, Eropa dan beberapa kali oleh Dinasti Utsmaniyah. Akan tetapi Yunani (senjata pertahanan Grejuva yang digunakan oleh Bizantium untuk pertama kalinya dalam sejarah) dan dinding kota yang dianggap tak dapat ditembus pada masa tersebut membuat usaha penaklukan ini berjalan kurang  sukses.

2. Fondasi dari Istanbul saat ini dimulai pada abad ke-7 SM. Di abad ke-4 M, dibangun kembali oleh Kekaisaran Konstantinopel dan menjadikannya sebagai ibu kota; setelahnya, digunakan sebagai ibu kota Romawi, Bizantium, dan Dinasti Ustmaniyah di era abad ke-16. Lebih lanjut, Istanbul kemudian menjadi pusat agama Kristen di bawah Kekaisaran Konstantinopel, menjadi salah satu kota yang penting bagi umat Muslim setelah dikuasai oleh Dinasti Utsmaniyah di tahun 1453.

3.Setelah Fatih Sultan Mehmed menjadi padishah, tujuan terbesarnya adalah menguasai Istanbul. Dalam periode tersebut, Kekaisaran Bizantium yang akan menghadapi masa kejatuhan dari seribu tahun sejarahnya, sudah  mengalami kejatuhan besar-besaran berupa statusnya yang lebih kecil dan lebih terbatas dari ibukota negara dalam tembok kota Istanbul, dan semakin kecil sepanjang waktu. Namun, meskipun begitu, keberadaan Kekaisaran Bizantium telah menjadi sebuah rintangan untuk kedaulatan Turki di wilayah Balkan dan dalam hal penyebaran Islam.

4. Fatih Sultan Mehmed memutuskan utuk mendaratkan beberapa kapal dari armada kapal Bani Utsmaniyah di Halic dengan tujuan untuk menaklukan Istanbul. Fatih Sultan Mehmed, yang bertekad merampas Istanbul bagaimanapun juga, mengumumkan keputusan bahwa penyerangan pertama akan terjadi di tangal 29 Mei, setelah ia mengatur pertemuan yang dihadiri oleh pemimpin dan para cendikiawan dan memberikan pidato dukungan.

5. Setelah empat penyerbuan besar, di tanggal 19 April,  6 Mei, dan 12 Mei dan 29 Mei, Istanbul jatuh setelah 53 hari. Sultan Mehmed II dijuluki dengan nama “Penakluk’ dan mulai dipanggil sebagai Fatih Sultan Mehmed. Sehingga mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, yang merupakan salah satu Negara terpenting di masa lalu.

 

 

7. Penaklukan Istanbul merupakan perkembangan yang sangat penting bagi  Turki dan sejarah dunia. Dengan ditaklukannya Istanbul, tak ada lagi paksaan untuk mencegah perkembangan Bani Ustmaniyah di wilayah Balkan; dan Dinasti Ustmaniyah menyatakan bahwa meneruskan perkembangannya di Eropa telah menjadi satu Kekaisaran yang besar. Pentingnya penaklukan Istanbul kepada dunia adalah bahwa Abad Pertengahan telah berakhir dan era modern telah dimulai.

8. Setelah penaklukan Istanbul, menjadi mungkin untuk mengatur semua ekspedisi militer ke Eropa dengan tujuan untuk memperkuat dominasi Dinasti Utsmaniyah di wilayah Barat, memperluas batas wilayah dan menyebarkan Islam sekalipun ke wilayah yang sangat jauh.

9. Benda yang merupakan milik nabi Muhammad SAW dan Ka’bah , dan juga Sultan Selim Steran, salah satu padhishah Dinasti Ustmaniyah, dibawa ke Istanbul setelah penaklukan Mesir di tahun 1517; semua dilindungi dan ditampilkan sebagai “Peninggalan Suci” di Ruang Mantel Suci di Istana Topkapi, Istanbul.

10. Mantel Suci merupakan jas yang dibuat dari bulu kambing dengan lengan yang besar, yang merupakan milik dari nabi Muhammad SAW. Kunci dari busur perak dan rak emas dimana mantel Suci disembunyikan, hanya diketahui oleh padishah itu sendiri. Kunjungan ke mantel Suci, yang menjadi tradisi,  terus dilakukan sejak Selim I dan Khalifah Abdulmacid, dilakukan setiap hari ke-15 bulan Ramadan dan ditentukan oleh Padhishah, Perdana Menteri Agung, Syaikh al-Islamand yang merupakan salah satu pejabat negara lainnya.

2012-08-13 19:35:48
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top