Ada banyak orang, tidak hanya Muslim tapi juga Nasrani dan Yahudi, yang mengimani Allah dan meyakini kebohongan evolusi sekaligus dan bersamaan. Orang-orang ini mungkin tidak menyadari bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung teori evolusi dan tidak tahu bahwa apa yang mereka yakini adalah sebuah kebohongan tanpa landasan ilmiah.
Seseorang mungkin menafsirkan agama dan Al Qur’an menurut pemahamannya sendiri, dan adalah keliru untuk menyatakan orang itu tidak beragama karena penafsiran salah ini. Adnan Oktar sekedar mengatakan kepada orang-orang ini bahwa "tidak ada petunjuk tentang evolusi di dalam Al Qur’an" dan "tidak ada bukti ilmiah bagi evolusi." Akan tetapi mustahil menjuluki mereka yang meyakini selain itu tidak beragama berdasarkan sebuah penafsiran yang keliru.