|
KESIMPULAN

Saat seseorang yang bijak dan bersungguh-sungguh mengamati
sekelilingnya, dengan segera ia akan melihat bukti-bukti penciptaan.
Yang demikian ini terjadi karena Allah telah menciptakan segala sesuatu
bagi kita untuk mengenal-Nya dan merenungkan segala yang telah Ia ciptakan.
Bagi seseorang yang telah memiliki pengertian ini, akan sama
sekali tidak masuk akal untuk menyatakan bahwa keseimbangan sedemikian
rumit yang telah membentuk kehidupan dapat hadir begitu saja karena "kebetulan".
Setiap bagian yang bergantung satu sama lain dalam membentuk keteraturan
ini memiliki peran yang sangat penting dalam proses secara keseluruhan.
Warna makhluk hidup, yang menjadi bahan kajian dalam buku ini, adalah
salah satu komponen terpenting dari keteraturan di jagat raya.
Sebagaimana
terlihat dalam setiap contoh yang telah diberikan sejauh ini, warna, pola,
bintik, dan bahkan garis pada makhluk di alam memiliki arti sendiri.
Warna yang terkadang menjadi alat komunikasi, terkadang sebagai peringatan
bagi pemangsa, sangat penting bagi makhluk-makhluk hidup. Sedemikian penting
sehingga terang atau gelapnya corak warna makhluk, dan bahkan arah garis-garisnya
telah ditentukan secara khusus.
Mata yang awas akan segera melihat bahwa tidak hanya makhluk
hidup, tetapi juga semua hal lainnya di alam, ada sebagaimana seharusnya.
Setiap makhluk berada pada tempat yang paling tepat baginya. Lebih jauh
lagi, dia akan mengerti bahwa semua ini telah diberikan untuk melayani
manusia. Birunya langit yang menyegarkan, penampilan cemerlang bunga-bunga,
pepohonan dengan warna hijau terang, padang rumput, bulan yang menerangi
bumi dalam kegelapan, bintang-bintang dan semua keindahan lainnya yang
tak dapat kita hitung adalah perwujudan dari cita rasa seni Ilahi.
Allah telah menciptakan jagat raya dan semua yang hidup dan
mati di dalamnya tanpa cela sama sekali. Allah memiliki kekuasaan atas
segala sesuatu; Dia-lah yang Mahakuasa.
"Yang memiliki sifat-sifat yang demikian itu ialah Allah
Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta
segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu."
(QS. Al An'aam, 6: 102)
Setelah semua subjek diuraikan dalam buku ini, tugas bagi
mereka yang telah memahami keagungan cita rasa seni Ilahi yang tiada batas
ini, adalah berpaling kepada pemilik sejati semua keindahan ini dan mengarahkan
hidupnya hanya untuk memperoleh ridha-Nya.
|