< <
1 / total: 17

MUKA TENTANG SITUS INI HUBUNGI KAMI
Harun Yahya – Darwinisme Terbantahkan
DARWINISME TERBANTAHKAN

Bagaimana Teori Evolusi Runtuh di Hadapan Ilmu Pengetahuan Modern

 


KATA PENGANTAR


Siapa pun yang mencari jawaban dari pertanyaan bagaimana makhluk hidup, termasuk dirinya sendiri, muncul menjadi ada, akan mendapatkan dua penjelasan yang berbeda. Yang pertama adalah “penciptaan”, yaitu gagasan bahwa semua makhluk hidup muncul menjadi ada sebagai hasil dari sebuah rancangan cerdas. Penjelasan kedua adalah teori “evolusi”, yang menyatakan bahwa makhluk hidup bukanlah hasil dari rancangan cerdas, tetapi dari sebab-sebab yang serba kebetulan dan proses alamiah.

Selama satu setengah abad hingga sekarang, teori evolusi telah menerima dukungan luas dari masyarakat ilmiah. Ilmu biologi diterangkan dengan penjelasan-penjelasan berdasarkan pemikiran evolusionis. Itulah mengapa, antara kedua penjelasan mengenai penciptaan dan evolusi, kebanyakan orang menganggap penjelasan evolusionis sebagai yang ilmiah. Berdasarkan hal itu, mereka mempercayai evolusi sebagai sebuah teori yang didukung oleh temuan-temuan ilmiah yang didapatkan melalui pengamatan, sementara penciptaan dianggap sebagai kepercayaan yang didasarkan pada keimanan. Meskipun demikian, pada kenyataannya temuan-temuan ilmiah tidak mendukung teori evolusi. Sejumlah temuan khususnya dalam dua dasawarsa terakhir justru secara terbuka bertentangan dengan anggapan dasar dari teori ini. Berbagai cabang ilmu pengetahuan, seperti paleontologi[a], biokimia, genetika populasi, anatomi perbandingan dan biofisika, menunjukkan bahwa proses-proses alamiah dan dampak dari peristiwa-peristiwa kebetulan tidak bisa menjelaskan asal usul kehidupan, sebagaimana yang dikemukakan teori evolusi.

Dalam buku ini, kita akan mengkaji krisis ilmiah yang dihadapi oleh teori evolusi. Karya ini semata-mata didasarkan pada temuan-temuan ilmiah. Mereka yang mendukung teori evolusi dengan mengatasnamakan kebenaran ilmiah harus menghadapi temuan-temuan ini serta mempertanyakan berbagai anggapan yang selama ini mereka pegang. Penolakan untuk melakukan hal ini akan berarti mengakui secara terbuka bahwa kesetiaan mereka pada teori evolusi lebih bersifat dogmatis [b] dari pada ilmiah.

----------------------------------
Catatan:

a] Paleontologi: ilmu yang mempelajari tentang fosil. X
b] Dogmatis: berkaitan dengan pernyataan, pendapat, dsb. yang dinyatakan seolah sebagai sesuatu yang benar, dapat dipercaya dan tidak perlu diperdebatkan lagi; atau sesuatu yang lebih bersifat dugaan daripada pengamatan indrawi. X

 
   
   
1 / total 17
Anda dapat membaca buku Harun Yahya DARWINISME TERBANTAHKAN secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top