ID.HARUNYAHYA.COMhttp://id.harunyahya.comid.harunyahya.com - Artikel - Tambahan terkiniidCopyright (C) 1994 id.harunyahya.com 1ID.HARUNYAHYA.COMhttp://id.harunyahya.comhttp://harunyahya.com/assets/images/hy_muhur.png11666DENGARKAN HATI NURANIMU

Sebelum suatu keputusan yang harus kita ambil, kita mendengarkan suara yang menunjukkan  dan mengarahkan kita kepada pilihan yang tepat. Sejak awal kita bangun di pagi hari, kemanapun kita pergi dan apapun yang kita kerjakan, suara tersebut selalu menemani kita.

Tak ada seorang pun yang dapat mendengarkannya akan tetapi suara tersebut berbicara kepada kita tentang keadilan, nilai moral, kerendahan hati, kejujuran,ketulusan, secara singkat apapun yang memang baik.

Suara-suara tersebut yang menunjukkan kita dan memerintahkan kita untuk melakukan apa yang baik dan benar adalah suara hati nurani. Dalam salah satu ayat Qur'an, Allah SWT berfirman “dua jalur” (Qur'an, 90:10). Dengan kata lain, sebagai tambahan suatu suara yang memanggil kebaikan, satunya lagi memanggil kejahatan. Mengetahui keduanya, ada orang yang mengikuti jalan Tuhan, hati nurani mereka, atau mengikuti kejahatan, setan.

Allah SWT juga mengungkapkan dalam Al-Qur'an bahwa ia menampakkan kejahatan dan cara melindungi diri dari kejahatan tersebut: Demi jiwa dan penyempurnaan ciptaannnya , maka ia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaan. (Qur’an, 91:7-8).

Kata “ kejahatan” artinya “ dosa dan ketidakpatuhan, tidak beriman,pengabaian dari kebenaran, rutuhnya moral dan lawan dari kesalehan (Qur'an : 91:7-8). Dalam kata lain, konsep kejahatan termasuk semua atribut negatif keinginan syahwat yang rendah. Intinya , itu merupakan lawan dari hati nurani.

serta apa yang diatur olehnya dan menginspirasiinya dengan.....atau rasa kasihan (Qur'an 91:7-8) kata “perbuatan jahat” artinya adalah 'dosa dan pembangkangan, tidak beriman, sebagai lawan dari patuh:. Dalam kata lain, konsep dari depravity termasuk di dalamnya segala bentuk atribut dari manusia yang hina, artinya, segala sesuatu yang berkebalikan dari hati nurani.

Suara hati nurani ini adalah inspirasi dari Allah SWT kepada semua orang, satu bentuk wahyu, dalam kata lain: Dalam hal dimaksud, pada setiap makhluk hidup, menerima wahyu, meskipun bukan dalam bentuk secara langsung.Kebalikannya bahwa wahyu yang ditujukan kepada Nabi, secara alami berada di dalam di hati, diinspirasikan ke dalam hatinya. Allah berfirmandi dalam Al-Qur'an, bahwa Ia mengirimkan wahyu kepada makhluk hidup: Tuhanmu memberi wahyu kepada lebah: Buatlah sarang di pegunungan dan di pepohonan dan juga di bangunan yang dibuat oleh manusia (Qur'an , 16 ; 68).

Melalui wahyu, Allah SWT menginspirasi lebah bagaimana membangun sarang dan bagaimana mencari makanan. Ia menunjukkan kepada semut bagaimanan mereka membuat koloni, bagaimana merawat anak-anak semut dan bagaimana membangun kota semut yang menakjubkan. Saat ia tunjukkan dalam ayatnya, semua makhluk hidup bergerak dan bagaimana apa yang  harus dikerjakan berdasarkan petunjuk Allah.

Satu ayat terdapat di dalam Al Qur'an atas perihal yang berkaitan dengan Ibu dari Nabi Musa (AS); kami tunjukan kepada Ibunda Musa, “ Susuilah ia dan apabila kamu khawatir terhadapnya,  maka hanyutkanlah ia ke sungai (Nil). Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati, sesungguhnya kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya salah seorang rasul. (Qur'an, 28:7).

Seperti terulis dalam ayat tersebut, Allah memberi petunjuk kepada hati Ibunda Nabi Musa (SA),dengan cara melindunginya. Untuk membuatnya merasa tenang, Ia juga menunjukan bagaimana anaknya nanti akan dikembalikan lagi kepadanya. Dalam ayat lainnya, Allah menggambarkan bagaimana Ia memberikan wahyu kepada murid Nabi Isa (as)  untuk menggantikan Nabi Isa (as) “ dan ketika Aku memberi petunjuk kepadanya para murid Isa (as) untuk memiliki keyakinan/iman kepada dan kenabian Isa (as), mereka berkata “ Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai Rasul) bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (muslim) “(Qur'an 5 :111).

Berkah yang membedakan antara yang benar dan yang salah.

Inspirasi dari Allah adalah berkah yang mengarahkan orang-orang beriman untuk kebaikan dan memungkinkan mereka untuk membedakan antara kebenaran dan kejahatan.

Karena Hati Nurani diinspirasikan oleh Allah, itu lumrah bagi semua orang dan dengan hati nurani, Allah memperlihatkan kepada semua orang perilaku yang paling baik dan paling mulia yang membuat Allah berkenan.  Akan tetapi manusia lemah dan termakan oleh keinginan rendah mereka dan akhirnya mengikuti jalan setan. Tipe manusia ini memiliki karakterisitik yang mengejutkan secara umum. Seperti mereka tidak menyukai sesuatu yang halal.

Mereka lebih suka menggunakan penghasilan yang tidak halal dan melanggar hukum, memperoleh makanan dan minuman melalui mencuri daripada  mencari yang halal atau berani melanggar aturan atau hukum daripada merasa ridha diatur oleh aturan.Bertindak melanggar hukum menjadi jalan pintas mencapai tujuan bagi orang-orang yang memilih untuk tidak mendengarkan suara hati nurani mereka.Tetapi Allah menyukai orang-orang yang hidup sesuai aturan Illahi, yang memperhatikan dan menggunakan hati nurani mereka.

Orang -orang yang hidup dari melawan hukum, berlawanan dengan hati nurani mereka, akan membawa banyak tanda yang menunjukkan perilaku yang tidak baik dan  tidak jujur, dan perilaku buruk mereka terpancar di wajah mereka yang kusam. Orang-orang dengan pikiran dan tampilan terselubung mereka, perilaku mereka tidak seimbang dan mereka tak akan pernah merasakan kebahagiaan.

Apabila seseorang itu jujur dan tetap tulus mengikuti hati nuraninya, maka ia pun akan juga menjadi orang  yang seimbang.

Seseorang yang berperilaku sejalan dengan hati nuraninya akan mengetahui bagaimana menghindari setan dan selalu berperilaku benar. Akan tetapi, perintah dari hati nurani seseorang mungkin akan beberapa kali mengalami konflik dengan kecenderungan dasarnya, seorang yang memiliki iman yang kuat akan mengubah konflik dengan mempertimbangkan mengikuti hati nuraninya. Mereka yang mengikuti nafsu rendahnya, akan tetapi muncul dengan segala macam alasan untuk menghindari mengikuti hati nurani mereka, meskipun mereka tahu bahwa itu merupakan hal terbaik dan paling sesuai.

Sebagai contoh, seseorang yang tidak menggunakan hati nuraninya mungkin tidak akan mencari pertolongan untuk korban kecelakaan, hanya karena merasa takut, harus bertanggung jawab atas kecelakaan yang mungkin malah membuatnya ditangkap oleh polisi.

Akan tetapi orang yang dengan hati nurani yang kuat akan menghadapi segala macam risiko membantu orang tersebut dan memberikan pertolongan, dan tak akan pernah menemukan alasan untuk tidak melakukan hal tersebut. Seseorang yang mengetahui di dalam hati nuraninya, bahwa apabila ia gagal menolong orang tersebut di saat ia memiliki peluang untuk melakukannya, maka ia akan bertanggungjawab atas kematian korban kecelakaan tersebut.

Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya. (Qur’an, 75: 14-15).

Dari awal merupakan hati nurani, semua orang bertanggungjawab memanfaatkan sebaik mungkin berkah dari Allah yang diberikan kepada hati nuraninya. Seseorang yang ingin memulai pemahaman atas apa yang terjadi dalam hidupnya, dan  memiliki kekuatan untuk menghakimi, juga memiliki kemampuan untuk membedakan antara keinginan syahwat dan hati nurani, dan ia akan memperhatikan hati nurani tersebut.

Marilah kita tidak melupakan bahwasannya kita semua bertanggung jawab atas semua keputusan kita, tindakan, dan kata-kata kita, yang nanti akan dipertanyakan pada hari pembalasan, dimana orang-orang tersebut yang percaya/setia dengan hati nuraniya, petunjuk yang diberikan kepada hatinya, akan dihadiahkan surga yang abadi.

http://www.arabnews.com/islam-perspective/news/625411

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/192962/dengarkan-hati-nuranimuhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/192962/dengarkan-hati-nuranimuMon, 27 Oct 2014 01:56:56 +0200
Pengaruh hipnotis Dajjal membuat manusia tak mampu melihat penampakan tanda-tanda akhir jaman Nabi kita saw telah menerangkan bahwa dajjal adalah seburuk-buruknya koruptor dalam sejarah manusia, juga telah memberi keterangan yang terinci mengenai kerusakan dan korupsi yang dibuatnya, dampaknya terhadap orang-orang, serta bagaimana dia akan menyesatkan mereka. Beduizzaman Said Nursi juga membuat beragam pernyataan-pernyataan, berdasarkan hadits-hadits, mengenai aktivitas-aktivitas dajjal serta menjelaskan bagaimana dajjal akan mengendalikan orang-orang melalui hipnotisnya:

“Salah satu alasannya adalah sebagai berikut: HANYA SEORANG YANG MENGAGUMKAN DENGAN KEKUATAN MUKJIZAT yang dapat menetralisir dan mengubah jalan DAJJAL YANG MENAKUTKAN [ANTIKRIST], YANG AKAN MELINDUNGI DIRINYA DENGAN BERAGAM KEAJAIBAN, YANG DIANUGRAHKAN TUHAN KEPADANYA UNTUK MELENYAPKANNYA, SEPERTI SIHIR, KEKUATAN HINOTIS, DAN SPIRITUALISME, YANG AKAN MENUNDUKKAN SETIAP ORANG. ORANG TERSEBUT ADALAH NABI YESUS AS, NABI BAGI KEBANYAKAN UMAT MANUSIA.” (Bediuzzaman Said Nursi, Rays, p. 493)

Sistem antikrist banyak menggunakan perangkat media massa seperti halnya radio, televisi, internet, suratkabar serta majalah, dan telah berhasil mempengaruhi sebagian Muslim maupun kebanyakan penduduk dunia. Orang-orang yang terhipnotis antikrist ini, karena hipnosis itu, tidak menyadari bahwa mereka dihipnotis. Karena alasan itulah;

Mereka beranggapan bahwa keadaan seperti ini adalah hal yang sangat biasa, padahal semestinya hal ini menjadi periingatkan bagi mereka;

Mereka menganggap fenomena ini hanya sebagai hal yang sangat biasa, padahal mestinya memicu suatu tindakan;

Mereka dengan mudah menerima informasi yang salah, keyakinan takhyul dan omong-kosong yang samasekali tak pernah mereka percayai sebelumnya;

Dan mereka melihat banyak keajaiban dan mukjizat yang ditunjukkan Allah dengan mata tertutup, seolah mereka tak menyadarinya.

 

Bantuan Setan untuk antikris

Diungkapkan dalam hadits-hadits bahwa antikris akan dibantu oleh para setan. 

. . . SETAN AKAN BERKATA KEPADANYA, “KATAKAN KEPADA KAMI APA YANG ENGKAU INGINKAN, DAN KAMI AKAN MELAKUKANNYA.” Maka ia akan berkata, “Pergilah, dan katakan kepada orang-orang bahwa aku adalah Tuhan mereka,” dan dia akan menyebarkan setan-setan itu ke berbagai penjuru . . . (Al-Barzanji, Al-Isha’ah li-ashrat al-sa’ah, hal. 212-213)

Seperti diungkapkan dalam Al-Qur’a, setan mampu menempel kepada  manusia bagai lintah dan membuat manusia lupa:

Dia (pembantu Musa) berkata, ‘Apakah Anda melihat apa yang terjadi? Ketika kita mencari perlindungan di batu itu, Saya melupakan ikannya. Tak satupun yang membuat saya melupakannya kecuali setan. Ikan itu menemukan jalannya ke laut dengan cara yang sangat aneh.’ (QS Al-Kahfi:63)

Barang siapa berpaling dari mengingat Yang Maha Pengasih, Kami adakan baginya setan yang menjadi teman yang selalu menyertainya- . . .” (QS Az-Zukhruf:36)

Seperti diungkapkan ayat ini, setan dapat membuat manusia lupa, memalingkan manusia, menutupi pikiran mereka dan menghalangi pandangan dan persepsinya. Sistem antikrist pun memiliki efek sihir pada orang-orang dengan menggunakan setan. Pengamatan lebih jauh menunjukkan bahwa kebanyakan populasi dunia telah terhipnotis oleh antikrist, yang membuat mereka tak mampu lagi melihat kebenaran di depan mata sekalipun. 

Hipnotis yang intensif dan terus-menerus dari sistem antikris mengakibatkan sikap manusia yang sangat tidak peduli. Bediuzzaman menerangkan keadaan seperti ini sebagai berikut:

Namun di jaman yang keras ini, arus-arus yang mematikan indra dan membagi-bagi perhatian manusia terhadap masalah-masalah di sekitarnya, membuatnya masuk kepada mereka, telah mematikan indranya dan membuatnya kebingungan. Sebagai akibatnya, orang-orang yang salah bimbingan untuk sementara tak mampu merasakan siksaan batinnya. Bahkan orang yang terdidik sekalipun tertutupi oleh ketidakpedulian dan tak dapat benar-benar merasakan kebahagiaan sejati. (Bediuzzaman Said Nursi, Rays, p. 678)

Seperti yang dikatakan Beduizzaman, di Akhir Jaman sangat banyak orang yang terhipnotis oleh sistem antikris:

* Indera mereka kebas, dengan kata lain, mereka kehilangan wawasan kedepan dan persepsi,

* Perhatian mereka terbagi, dengan kata lain, mereka tidak dapat melihat masalah-masalah penting yang ada di depan mata,

* Indera mereka lumpuh; dengan kata lain, mereka telah berubah menjadi orang yang tidak mampu melihat lingkungan sekitar. Kurangnya kesadaran ini begitu kuat dan berat bahkan mereka tak mampu merasakan betapa menyakitkan dan bermasalahnya keadaan mereka.

Bediuzzaman juga mengatakan, “HANYA ORANG YANG HEBAT DENGAN KEKUATAN AJAIB yang dapat menetralisir dan mengubah jalan DAJJAL YANG MENAKUTKAN [ANTIKRIS], YANG MELINDUNGI DIRINYA DENGAN MUKJIZAT YANG TUHAN KARUNIAKAN KEPADANYA UNTUK MENGHANCURKANNYA, SEPERTI KEKUATAN MAGIS, DAYA HIPNOTIS DAN SPIRITUAL, MENUNDUKKAN SETIAP ORANG. DAN ORANG TERSEBUT ADALAH NABI ISA (AS).” Nabi Isa lah yang akan menghapuskan hipnotis antikris ini. Pada awalnya, Hazrat Mahdi (as) lah yang menghancurkan hipnotis dan sihir dajjal ini hingga kedatangan Nabi Isa (as). Namun hanya dengan kemunculan Nabi Isa (as) manusia akan terbebas secara total dari pengaruh hipnotis ini.

Untuk melihat cara kerja hipnotis ini pada manusia, kita mesti melihat satu demi satu hal-hal yang dengannya antikris memecah perhatian manusia dan melumpuhkan daya pikir dari orang-orang yang terhipnotis olehnya.

1. Di bawah pengaruh hipnotisnya, secara tidak alami orang akan merasa tenang dan tidak mampu untuk menyadari bahwa mereka hidup di jaman yang sangat penting ini.

Salah satu abad terbesar dan suci di dunia ini diawali pada tahun 1400 Hijriyah. Abad ini adalah waktu kedatangan Hazrat Mahdi (as), yang kedatangannya telah Allah sampaikan kepada semua nabi, bahkan kepada para nabi terawal sekalipun. Nabi terakhir (saw) pun telah menerangkannya dengan ratusan uraian. Nabi Isa (as) akan kembali dalam abad ini, Hazrat Mahdi (as) akan muncul dan nilai-nilai moral Islam akan mengatur dunia. Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kita berada di abad suci berawal dari hari pertama tahun 1400 Hijriyah. Lebih dari 150 tanda yang diramalkan Nabi kita (saw) telah terjadi selama 30 tahun yang lalu. Ini adalah petunjuk yang jelas akan kedatangan Hazrat Mahdi (as). 

Secara normal, seorang Muslim yang mengetahui hadits mengenai sistem Mahdi ini dan menyadari keberadaanya di saat ini akan merasa gembira dan berusaha untuk menemukan beliau, Hazrat Mahdi (as). Merupakan hal yang luar biasa jika seorang Muslim yang meyakini ucapan Nabi kita (saw) dan menyaksikan bahwa lebih dari 150 tanda yang Beliau ramalkan telah terjadi, namun tetap tak acuh seolah tidak terjadi apapun. Setiap Muslim yang mengetahui informasi ini alaminya akan mencari dan berusaha untuk menjadi pengikut Hazrat Mahdi (as) dan melayani Islam serta akan menyebarkan nilai-nilai moral Islam dengan penuh semangat dan berjuang untuk melawan segala upaya peniadaan agama. 

Namun jika kita melihat dunia Islam secara umum, sebagian Muslim tidak bergeming sama sekali dengan hal ini, dan mereka berkata, “Tanda-tanda yang diramalkan Nabi kita (saw) telah nampak, dan itu bagus. Sekarang, apa yang akan kita masak untuk makan malam?” Sikap apatis yang luar biasa ini merupakan hipnotis dari dajjal. Bagi mereka yang terhipnotis oleh dajjal, meskipun dikatakan kepada mereka semua tanda-tanda yang diramalkan, semua hadits-hadits dan buktinya, serta semua berita gembira dalam Al-Qur’an, mereka tidak akan berpaling dari sikap apatisnya. Orang semacam ini tidak akan dapat memusatkan perhatiannya kecuali pada hal-hal kesehariannya, seperti apa yang dia miliki untuk makan malam, pakaian apa yang harus dikenakannya pago itu, ke sekolah mana anaknya akan diantar, bagaimana membayar cicilan mobilnya, dan lain-lain. 

2. Hadits Nabi kita (saw) menyebutkan bahwa tinggal sedikit waktu yang tersisa hingga tibanya Hari Perhitungan. Namun ini pun gagal untuk mengingatkan mereka yang terhipnotis dajjal.

Hadis terpercaya yang disampaikan Nabi kita (saw) menyebutkan bahwa usia bumi ini adalah 7000 tahun. Satu hadits terpercaya yang dirawikan oleh Ahmad ibnu Hanbal mengungkapkan bahwa bumi telah berusia 5600 tahun.  

Bediuzzaman Said Nursi menafsirkan dari hadits yang dapat dipercaya ini bahwa Hari Keputusan akan datang pada 1545 Hijriyah:

“Sekelompok umat dari golonganku akan tetap dalam kebenaran hingga datangnya keputusan Allah.” 

Perhitungan abjad dari klausa “Sekelompok umat dari golonganku …” yakni 1542 (2117) menyiratkan [umat] sisa waktu. Perhitungan abjad dari klausa “akan tetap dalam kebenaran” (jika tanda rangkap ikut dihitung) menghasilkan 1506 (2082); menunjukkan bahwa hingga tahun tersebut akan terus tercerahkan secara nyata, dan mungkin disertai kemenangan; kemudian hingga 1542 (2117) dalam status rahasia dan kekalahan. Perhitungan abjad dari klausa “hingga keputusan Allah” (jika tanda rangkap ikut dihitung) menyiratkan bahwa HARI KEPUTUSAN AKAN MENIMPA orang-orang yang tidak beriman pada tahun 1545 (2120). (Bediuzzaman Said Nursi, Kastamonu Addendum, p. 33) 

Sekarang ini tahun 1431 Hijriyah. Dari hadits-hadits dan pernyataan-pernyataan para sarjana Sunni jelas bahwa usia dunia tinggal 110 tahun lagi, dan bagi Ummah tersisa 70 tahun lagi. Dengan kehendak Allah, dalam 70 tahun ini kita akan melihat kembalinya Nabi Isa (as), penampakan Hazrat Mahdi (as) secara terbuka, penyatuan dunia Islam di bawah kepemimpinan Hazrat Mahdi (as) dan kekuasaan global dari nilai-nilai moral Islam. Tidak diragukan lagi bahwa ini merupakan informasi yang sangat penting, yang akan membuat semua orang gembira dan sangat meningkatkan semangat hidup mereka. Berkat teknologi komunikasi yang telah maju seperti sekarang ini, sebagian besar umat dunia dapat mengakses informasi ini.

Namun masih banyak yang bersikap seolah tidak terjadi apapun, dan disibukkan dengan kegiatan kesehariannya, seolah akan hidup beratus-ratus tahun lagi. Informasi sepenting ini dianggap sebagi hal yang biasa saja. Sebuah mukjizat besar bahwa Nabi Isa (as) yang dipanggil ke Hadapan Allah 2000 tahun lalu dan lenyap dari ruang dan waktu akan kembali ke bumi sebagai seorang nabi. Bagaimana Hazrat Mahdi (as), hamba pilihan yang sifat-sifatnya telah dijelaskan Allah secara rinci, yang aktif di abad ini merupakan mukjizat lainnya. Bagaimana setiap orang, atas kehendak Allah, akan kembali beriman pada tahun-tahun kedepan dan nilai-nilai moral islam akan mengatur dunia merupakan mukjizat besar lainnya. Nmun sikap orang-orang yang mengetahui mukjizat-mukjizat ini dengan tetap menganggapnya sebagai hal yang tidak penting dan lebih terikat dengan kontrak bisnis keseharian, mengurus biaya sekolah anak-anak mereka, merencanakan rumah yang ingin mereka beli dan bagaimana harus menghiasi rumah-rumah mereka juga merupakan keajaiban (keanehan, pen) besar. Sikap apatis ini merupakan tanda-tanda yang jelas mengenai pengaruh dajjal terhadap mereka. 

3. Sungai-sungai darah Muslim mengalir di seluruh dunia dan dunia Muslim sangat menderita, namun hipnotis dajjal membuat banyak orang memandangnya tanpa perhatian.

Laporan tentang orang-orang yang termartir merupakan berita harian di Afganistan, Irak, Palestina atau di Turkestan Timur. Hampir setiap hari ada berita yang melaporkan umat Muslim yang dibombardir, diserang, ditembak, dipenjarakan secara tidak adil, disiksa, diperkosa dan dibunuh. Banyak sekali yang menonton berita ini dengan rasa apatis yang mengherankan, dan biasanya tidak memberikan reaksi kecuali mengatakan, “Apa Anda melihat apa yang terjadi di dunia Muslim?” Lebih buruk dari itu, banyak sekali dari mereka yang hanya membalikan lembar berita semacam itu, tanpa membacanya, dan lebih tertarik untuk melihat hasil pertandingan sepak bola atau model rambut baru dari seorang artis. Sementara orang seperti ini menikmati hidangan sup atau teh sambil membicarakan hal-hal yang tak berguna, pada saat yang sama jutaan orang tinggal di jalanan Pakistan tanpa rumah, berjalan kesana-kemari mencari perlindungan untuk usim dingin. Ibu-ibu yang tinggal di Palestina kebingungan bagaimana menyelamatkan anak-anak mereka yang tidak mampu mereka bawa ke rumah sakit. Para bapak di Afganistan yang isitri-istri mereka diperkosa di depan mata tidak tahu harus berbuat apa. Anak-anak Irak yang kehilangan saudara kandungnya yang baru lahir ketika rumah bersalinnya dibombardir bertanya-tanya kapan semua itu akan berakhir. Mustahil bagi orang yang normal untuk bisa tetap tenang melihat hal demikian walau hanya sekejap. Namun kenyataan bahwa kebanyakan dunia Islam yang hampir 1,5 milyar jumlahnya itu tetap duduk tenang melihat hal buruk yang terjadi pada ibu-ibu kita, saudari-saudari kita, kakek-kakek dan bibi-bibi kita di tanah-tanah tersebut merupakan akibat hipnotis dajjal pada mereka.

http://www.antiantichrist.org/

4. Karena hipnotis dajjal, orang-orang mempercayai Darwinisme, yang mengajarkan bahwa seluruh kehidupan dan jagat raya ini terbentuk karena kejadian acak dengan ide-ide yang janggal dan tidak masuk akal.

Salah satu kegiatan yang terang-terangan dari sistem antikris adalah kebebasan ajaran Darwinisme yang diterima secara resmi di banyak negara, meskipun sudah jelas bahwa kejadian acak mustahil untuk bisa menciptakan satu protein tunggal pun, dan meskipun bukti menunjukkan bahwa mahluk hidup tidak pernah berubah selama jutaan tahun dan data-data dari semua cabang ilmu telah membuktikan ketidakabsahan teori evolusi. Bediuzzaman juga menyatakan bahwa Darwinisme dan materialisme akan menyebarkan pengaruh buruk melalui indoktrinasi dan mengakibatkan kerusakan buruk pada manusia. Darwinisme adalah agama dari masyarakat antikris. Kaum antikris membutuhkan agama palsu untuk mempertahankan nilai-nilai moral mereka, dan agama tersebut adalah Darwinisme. Teori yang tak masuk akal dan janggal diciptakan dengan menggunakan gambar-gambar, rumus-rumus palsu, bukti-bukti falsu, kemudian mendoktrinkan hal tersebut kepada orang-orang dengan menyatakannya sebagai fakta ilmiah.

Darwinisme dikenal sebagai keyakinan tahayul yang bersumber dari kepercayaan bangsa Sumeria dan Mesir kuno dan tak berdasar pada bukti ilmiah apapun. Pernyataan bahwa “mahluk hidup tercipta begitu saja dari air lumpur” dikemas secara serius dan dihiasi dengan istilah-istilah Latin, seolah pernyataan ilmiah. Lebih buruk lagi, orang-orang yang berpendidikan bahkan bergelar profesor pun ikut meyakini mitos ini. Adanya intimidasi dan tekanan terhadap orang-orang yang yang menentang keyakinan ini merupakan indikasi lain dari keberadaan hipnotis  antikris.

5. Meskipun Allah berjanji kepada umat Muslim bahwa Islam akan menguasai dunia, pengaruh antikris membuat banyak Muslim mengabaikan janji Allah ini.

Allah telah berjanji dalam beberapa ayat Al-Qur’an bahwa orang-orang yang beriman akan mewarisi Bumi, dengan kata lain, nilai-nilai moral Islam akan mengatur dunia. Berita-berita gembira juga disampaikan dalam banyak hadits mahwa nilai-nilai moral Islam akan mengatur dunia di jaman Hazrat Mahdi (as), jaman di mana kita hidup sekarang ini. Setiap Muslim yang percaya kepada Allah, yang berserah diri kepadaNya dan meyakini keputusanNya, tahu bahwa Allah pasti memenuhi janjiNya. Dan karena Allah telah menjanjikan kekuasaan atas dunia, mereka akan berjuang sebagai alat untuk mencapai janjiNya tersebut. Mereka akan berjuang secara material dan spiritual. Allah memerintahkan secara eksplisit kepada orang-orang yang beriman untuk berjuang hingga Islam menguasai dunia, hingga segala jenis korupsi lenyap dari muka bumi dan hanya tersisa agama Allah saja di dunia. (Surat Al-Anfal:39) Selain sholat, puasa dan zakat, Allah pun memerintahkan umat Muslim untuk berjuang di jalanNya hingga agamaNya mengatur seluruh dunia. Setiap Muslim harus berjuang melawan korupsi untuk mewujudkan janji Allah ini. Dengan kata lain, mereka harus berjuang melawan ketakberagamaan, menentang materialisme dan Darwinisme, yang melukai orang dan menimbulkan penderitaan, mencabut keceriaan, mengubah mereka menjadi robot-robot dan melegitimasi perpecahan, peperangan dan sikap egois. Perjuangan ini mesti pada tingkat gagasan. Semua penderitaan dan masalah yang mengganggu dunia memiliki pondasi ideologis. Penderitaan seperti itu tidak akan berakhir hingga pondasi tersebut dilenyapkan. Dan pondasi itu adalah Darwinisme dan materialisme.

Dalam upaya melawan Darwinisme dan materialisme, seorang Muslim juga memiliki kewajiban untuk menerangkan bukti akan keberadaan dan keesaan Allah, dengan menggunakan cara-cara yang bijak, menyenangkan, santun dan rasional sehingga pihak lain bisa meyakininya. Dia memiliki kewajiban untuk mendakwahkan kebenaran Al-Qur’an, menyebarkan nilai-nilai moral dari Nabi kita (saw) serta Jaman Kebahagiaan Islam. Namun semua ini mesti dilakukan sesuai dengan perintah Allah, “Dan perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah dan agama semata-mata hanya untuk Allah.” (Surat Al-Baqarah:193)

Hanya karena pengaruh hipnotis antikrislah orang-orang kehilangan harapan akan kekuasaan global Islam, walau kebenaran di atas telah nampak nyata. Orang-orang ini melupakan janji Allah dan berita gembira, dan mereka beranggapan bahwa harapan kekuasaan Islam itu peluangnya sangat kecil. Dengan kata lain, mereka menganggap janji Allah itu sebagai hal yang mustahil. Ketika ditanya “Dapatkah komunisme menguasai dunia?” Orang-orang ini menjawab, “mungkin saja.” Ketika ditanya, “Dapatkah freemason ateis menguasai dunia?” Orang-orang ii menjawab, “tentu, mengapa tidak?” Ketika ditanya, “Dapatkah fasisme, Amerika Serikat, Eropa atau Zionisme ateis menguasai dunia?” Mereka menganggap penjajahan oleh mereka sangat mungkin. Mereka beranggapan bahwa kekuasaan Islam atas dunia harapannya kecil. Ini disebabkan pengaruh hipnotis antikris terhadap mereka, dan pandangan mereka tertutup, dan mereka melupakan janji Allah.

Fakta menunjukkan bahwa setiap Muslim mengetahui bahwa janji Allah itu pasti ditepati. Semestinya dia mengerahkan seluruh sumberdaya dan upaya untuk mewujudkan kekuasaan agama Allah atas dunia, tanpa melihat kapan Allah akan mewujudkan janjinya itu. Mereka yang mendukung sikap apatis dan malas dengan melupakan janji Allah, meremehkan upaya-upaya dari mereka yang memperjuangkan kekuasaan Islam, dan mereka mengatakan, “kekuasaan itu tak kan pernah terjadi,” jelas telah tersihir oleh pengaruh antikris. 

Hipnotis Antikris Dapat Diangkat Melalui Keyakinan yang Tulus, Dalam dan Sungguh-sungguh

Akhir Jaman dimana kita hidup adalah jaman yang suci dan penuh dengan berita baik, namun juga memikulkan tanggung jawab kepada mereka yang beriman. Keberhasilan untuk melawan antikris, yang mengkorupsi sejarah manusia, tidak akan dapat dicapai jika kita mengabaikan keberadaanya. Umat Muslim mesti memahami bahayanya, dari segala aspeknya, jika mereka hendak berwaspada secara rasional dan efektif. Hipnotis antikris akan diangkat dari setiap manusia melalui Nabi Isa, seperti diungkapkan dalam hadits-hadits.

Hipnotis dan sihir dari antikris hanya bisa dihindari dengan keyakinan yang murni dan dalam. Karena setan mengarah pada pikiran manusia, umat Muslim dapat terhindar dari hipnotis antikris dengan jalan berdo’a, berserah diri kepada Allah dengan tulus dan dengan kebulatan hati. Jika tidak, mereka akan terkena hipnotis ini. Ada sistem yang berakar kuat dimana satu hipnosis diikuti dan disokong dengan hipnotis lainnya.

Ketika menyatakan bahwa Nabi Isa (as) dan Hazrat Mahdi (as) dapat dikenali dengan cahaya keimanan, Bediuzzaman mengatakan bahwa mukmin sejati terlindung dari hipnotis kaum antikris melalui cahaya keimanan dan dengannya dapat melihat kebenaran yang ingin disembunyikan oleh kaum antikris.

Umat Muslim harus mengoyak tirai-tirai yang dibangun kaum antikris. Karenanya diperlukan pengkondisian yang ampuh untuk melawan  propaganda dan pengkondisian yang dibuat kaum antikris. Seperti diperintahkan dalam Al-Qur’an, perhatian yang tajam, pikiran yang jernih dan kepasrahan yang hadir karena kita mengetahui bahwa Allah beserta kita akan memelihara umat yang beriman dari hipnotis antikris. Jika kaum antikris berusaha menyokong sistem tahayulnya dengan pengkondisian, maka umat Muslim harus menetralkannya dengan banyak-banyak mengingat Allah, dan mengambil solusi seperti dicontohkan Nabi kita (saw), dan selalu mengingatkan orang-orang bahwa kita ini hidup di Akhir Jaman dan mengatakan kepada mereka bahwa Hazrat Mahdi (as) dan Nabi Isa (as) akan hadir, dan secara terus-menerus menyampaikan pentingnya penyatuan dunia Islam dan berjuang untuk berlakunya nilai-nilai moral Islam di seluruh dunia.

Pentingnya pernyataan Adnan Oktar tentang perangkap-perangkap antikris

* “Bediuzzaman menjelaskan hipnotis yang dilakukan dajjal dengan sangat bijaksana. Beliau mengatakan bahwa mereka tidak dapat merasakan apa yang dideritanya karena dampak dari hipnotis tersebut.”

OKTAR BABUNA: Berkata bahwa Nursi mengatakan; “Namun di jaman kacau ini, arus-arus yang mematikan indra dan memecahkan perhatian manusia kepada hal-hal yang sepele, dan menghanyutkan mereka, telah membutakan indranya dan membuatnya kelimpungan,” seperti yang Anda katakan, masya Allah.

ADNAN OKTAR: Perhatikan, beliau menjelaskan tentang hipnotis dari antikris.

OKTAR BABUNA: “Karena orang-orang ini tersesat, untuk sementara mereka tidak dapat merasakan siksaan spiritual ini. Bahkan orang-orang yang mendapat petunjuk pun menjadi tidak peduli dan tidak dapat merasakan kebahagiaan sejati.” Masya Allah.

ADNAN OKTAR: Perhatikan, pernyataan ini benar-benar penting. Silakan baca lagi.

OKTAR BABUNA: “Namun di jaman kacau ini, arus-arus yang mematikan indra dan memecahkan perhatian manusia kepada hal-hal yang sepele ...”

ADNAN OKTAR: Dengan kata lain Darwinisme, materialisme and ateisme.

OKTAR BABUNA: Insha’Allah, “Arus-arus yang mematikan indra dan memecahkan perhatian...”

ADNAN OKTAR: Perhatikan, sebuah penjelasan mengenai hipnotis.

OKTAR BABUNA: “telah membutakan indranya dan membuatnya kelimpungan.”

ADNAN OKTAR: Dia tak menyadari penderitaannya karena ketidakpeduliannya. “Untuk sementara,” dengan kata lain, “dia tak merasakan beberapa bagiannya.”

OKTAR BABUNA: Insya Allah. “orang-orang yang mendapat petunjuk pun menjadi tidak peduli.”

ADNAN OKTAR: Ketika ketidakpedulian muncul, mereka menjadi tidak mampu untuk melihat kebenaran di depan mata. Inilah salah satu siasat dari antikris (Samsun AKS TV, 3 October 2010)

 

* “Kaum antikris menutupi orang-orang dengan hipnotis. Orang-orang tidak menyadarinya. Nabi Isa (as) akan melenyapkan hipnotis ini seluruhnya.”

ADNAN OKTAR: Kaum antikris menghipnotis orang-orang. Dunia Islam di bawah pengaruh hipnotisnya. Dia menyamarkan dirinya sebagai Allah. Dia mengatakan antikris memiliki mukjizat melalui hipnotis dan magnetisme. Dia mengatakan, “Dia akan menyamarkan dirinya sebagai Allah.” Dengan kata lain, mereka telah menyihir umat Muslim dengan sistem yang dikembangkan bersamaan dengan sistem Darwinisme dan materialisme. Mereka beranggapan bahwa perpecahan adalah suatu yang normal. Mereka menghancurkan Irak dan mengubah Afganistan menjadi rumah pelacuran. Mereka terlibat dalam segala bentuk kejahatan seksual, mereka memanfaatkan anak-anak, sementara seluruh dunia hanya menonton. Orang-orang tidak dapat lari dari hipnotis antikris. Biasanya, akan terjadi protes keras jika Anda menyebutkan hal-hal seperti ini. Yang demikianlah yang sewajarnya. Mereka itu ibu-ibu dan saudari-saudari kita. Anak-anak itu anak-anak kita. Mereka dihancurkan setiap hari. Pembunuhan terjadi hampir setiap waktu, dan tidak ada yang peduli. Mayat-mayat bergelimpangan dimana-mana. Inilah bukti hipnotis itu, sihir antikris terhadap dunia. Otak manusia benar-benar telah dibuat beku.

Sesuatu telah terjadi terhadap manusia. Nabi Isa (as) akan menyapu habis hipnotis dan sihir ini, insya Allah. Masyarakat pengikut Mahdi sedang berjuang keras dalam lingkungan yang sulit ini, namun Hazrat Mahdi (as) tidak memiliki kekuatan untuk melenyapkan hipnotis dan sihir ini. Itulah sebabnya Bediuzzaman mengatakan “dibutuhkan seorang Nabi yang memiliki mukjizat.” Dan mukjizat itu akan terjadi dengan datangnya Nabi Isa (as). Dan sihir terhadap otak orang-orang akan diangkat. Bediuzzaman merujuk bahwa antikris memiliki kekuatan beragam “sihir dan magnetisme.” Sufyan juga memiliki kekuatan seperti Dajjal. Ketika dia melakukannya, seluruh dunia Islam terhipnotis.

Komunitas antikris bergerak dimana-mana, namut umat Muslim tidak menyadarinya. Mereka tidak menyadarinya karena pengaruh besar dari hipnotis itu. Hipnotis yang dilakukan dengan lihay. Antikris menguasai para setan. Antikris menyihir umat Muslim melalui setan-setan ini. Ketika hipnotis ini terangkat, tirai yang menutupi mata umat Muslim akan terbuka. Sangat jelas.  Bediuzzaman mengatakan, “Hazrat Mahdi (as) akan datang secara individu.” Namun katanya, “Tidak, saya melihatnya sebagai persona kolektif.” Di bawah pengaruh hipnotis itu. Sebagai Muslim, mari kita berdo’a untuk melawan hipnotis ini agar segera dilenyapkan. Do’a adalah hal terbaik untuk melawan hipnotis antikris. Hipnotis ini dilakukan dengan meminta kepada setan, dengan menghubungi setan. Sistem dari komunitas antikris ini kini sebagi rantai perintah yang menyeluruh. Antikris telah menghipnotis orang-orang tidak berdosa sehingga otaknya menjadi bebal. Hipnotisnya terasa sebagai pengidolaan yang aneh. Setiap orang akan merasakannya langsung. Hipnotis ini akan lenyap. Ini akan terjadi di saat datanya Isa sang Mesiah. Orang-orang akan mendadak sadar. Segalanya menjadi transparan seolah baru bangun dari tidur. (Kanal Avrupa, 3 Oktober 2010)

www.en.harunyahya.tv

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/164234/pengaruh-hipnotis-dajjal-membuat-manusiahttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/164234/pengaruh-hipnotis-dajjal-membuat-manusiaSun, 16 Jun 2013 11:56:13 +0300
KARAKTERISTIK YANG MENUNJUKKAN TINGKAT KECERDASAN MANUSIA NENDERTAL: BUDAYA KELAUTAN  

-          Karakteristik-karakteristik apa yang dimiliki manusia Nendertal yang membuktikan bahwa mereka adalah ras manusia dengan kecerdasan dan budaya yang maju?

-          Bagaimana bentuk tampilan tubuh mereka yang membuktikan bahwa manusia Nendertal adalah ras manusia?

Manusia Nendertal (Homo neanderthalensis) adalah orang-orang yang muncul secara tiba-tiba di Eropa 100 ribu tahun lalu dan kemudian lenyap disekitar 35 ribu tahun yang lalu dengan begitu cepat secara diam-diam – layaknya berasimilasi menjadi ras-ras yang lain. Satu-satunya perbedaan mereka dengan manusia jaman sekarang adalah bentuk rangka tubuhnya yang lebih kokoh dengan kapasitas tengkoraknya yang sedikit lebih besar.

Kaum evolusionis menggambarkan manusia Nendertal sebagai manusi-kera, atau yang lebih sulit difahami lagi sebagai “rantai-yang-putus”. Penggambaran demikian ini digunakan untuk propaganda kaum evolusionis. Kaum ini membuat gambar-gambar khayalan mengenai kehidupan sehari-hari manusia Nendertal; beragam film animasi tentang mereka beserta penjelasannya oleh para ilmuwan evolusionis hakikatnya merupakan berita bohong belaka. Penelitian terkini menemukan bahwa manusia Nendertal adalah manusia biasa seperti kita. Ide bahwa manusia Nendertal adalah species primitif tidak ada pengkajian lebih jauh, semata penipuan evolusi dengan tujuan propaganda.

Kini para ilmuwan telah menerima bahwa manusia Nendertal adalah spesies manusia. Beberapa paleontropologis evolusionis lama beranggapan bahwa mereka adalah “spesies primitif”, namun temuan-temuan menunjukkan bahwa struktur manusia Nendertal tidak berbeda samasekali dengan manusia umumnya.

Perjalanan manusia Nendertal membuktikan bahwa mereka adalah manusia dengan tingkat kecerdasan dan budaya yang maju

Telah ditemukan bahwa manusia Nendertal memiliki pengetahuan maritim yang cukup maju untuk mengalahkan manusia masa kini di lautan. Kajian-kajian menunjukkan bahwa ras manusia yang telah punah ini adalah perenang yang handal dan telah menjelajahi laut Mediterania dengan perahu 100 ribu tahun yang lalu.

Peralatan yang digunakan manusia Nendertal ditemukan di kepulauan Aegean: Manusia Nendertal hidup di cekungan Mediterania 300.000 tahun yang lalu. Ini berdasarkan temuan alat yang terbuat dari batu yang disebut “mousterien” di Yunani juga di Lefkada, Kefalaonya dan di Zakinos yang merupakan kepulauan Aegean. (Teknologi mousterian mengeluarkan komponen pemecah dari batu yang telah diproses sebelumnya, serta menggunakan alat ini setelah dibentuk khusus.)

Peralatan yang dipakai manusia Nendertal yang ditemukan di daratan maupun di kepulauan dapat dijelaskan dengan dua kemungkinan; mungkin pada periode ini pulau-pulaunya belum berbentuk pulau, atau mereka menyebrangi lautan dengan suatu cara. Namun, kepulauan Aegean terpisah dari daratan asalnya jauh sebelum peralatan itu ada di pulau tersebut. Karenanya kemungkinan pertama tidak berlaku, dan mereka sampai ke pulau-pulau ini menggunakan perahu.

Lautnya sangat dalam pada jaman manusia Nendertal: Menurut penelitian, muka air laut saat ini berkurang 120 meter dari 100 ribu tahun yang lalu. Alasannya, sebagian airnya diselimuti bongkahan es. Dasar laut Yunani saat ini 300 meter dari permukaannya. Ini berarti bahwa kedalamn laut di wilayah itu sedikitnya 180 meter pada jaman manusia Nendertal.

Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa manusia Nendertal memiliki budaya maritim berpuluh ribu tahun lamanya. Tadinya diduga bahwa manusia jaman ini melayari lautan terbuka ke Australia hanya dari 50 ribu tahun yang lalu. Sejarah maritim manusia Nendertal samasekali menghapuskan praduga ini.

Manusia Nendertal telah menjelajahi jarak yang sangat jauh: Perjalanan antara Yunani ke pulau-pulau itu hanya 5 hingga 12 km. Namun para ilmuwan menduga bahwa manusia Nendertal bergerak tidak sebatas itu. Pandangan seperti ini menguat dengan ditemukannya peralatan batu berusia 130 ribu thaun di Crete pada tahun 2008. Crete adalah pulau berusia 5 juta tahun dan berjarak 40 kilometer dari tetangga terdekatnya. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa manusia Nendertal mestinya telah melakukan perjalanan yang lebih menantang.

Perahu kayu, yang mungkin telah lama membusuk, digunakan untuk berlayar. Perahu Mediterania tertua yang dikenal adalah sebuah kanu tua berusia 7000 tahun yang ditemukan di Danau Bracciano di Italia. Para ilmuwan memperkirakan bahwa manusia Nendertal membuat kendaraan yang serupa dengan itu.

Ini merupakan Contoh Penipuan Darwinis bahwa Manusia Nendertal adalah Bukti Evolusi

Selama para ilmuwan terus menghidupkan teori evolusi, selama itu pula mereka berusaha mencari bukti-bukti palsu bagi keberadaan evolusi. Namun, kenyataan yang dikumpulkan dari ilmu paleontology, mikrobiologi, biologi molecular, biokimia dan genetika berpuluh-puluh tahun mehapuskan (rebutted) teori evolusi, dan membuktikan bahwa teori ini hanya legenda semata.

Sain modern telah membuktikan bahwa rancangan alam diciptakan oleh Yang Maha Kuasa Yang Maha Luas IlmuNya. Maha Perkasa, dan Maha Cerdas. Para evolusionis merasa putus asa dengan situasi ini. Namun, satu factor utama yang mengungkapkan dengan jelas pemalsuan evolusioner adalah temuan-temuan ilmiah yang menolak teori evolusi. Karena bidang-bidang sain tak memberikan satu buktipun terhadap teori mereka, para evolusionis berusaha membuat bukti-bukti ini dengan metode yang tidak ilmiah. Karenanya, mereka terus menghidupkan teori evolusi, sebagai penipuan ilmiah terbesar, denganpemalsuan-pemalsuan. Manusia Nendertal merupakan salah satunya. Meski demikian, sangat jelas bahwa setiap ikhtiar yang bertentangan dengan kebenaran, dengan penipuan dan metode-metode yang tak ilmiah, tak akan berhasil. Kebenaran ini diungkapkan dalam Qur’an sebagai:

Katakan: ‘Kebenaran telah datang dan kepalsuan telah lenyap. Kepalsuan sudah pasti lenyap.’ (Surat al-Isra: 81)

Manusia Nendertal telah berlayar sebelum awal pencatatan sejarah kelautan. Tidak seperti perkiraan sebelumnya, para ilmuwan yang melakukan kajian terhadapnya berpikir bahwa manusia yang hidup di jaman itu tidak memandang laut sebagai rintangan, namun memanfaatkannya sebagai jalan raya. Namun rincian dari pelayaran ini hilang dalam percaturan sejarah . . .

Manusia Nendertal mungkin bukan pelaut pertama. Peralatan batu berusia jutaan tahun ditemukan di kepulauan Flores, Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Homo Erektus, spesies manusia lainnya, menyebrangi laut dan mencapai Pulau Flores jauh sebelum Manusia Nendertal. Hal ini menolak penipuan evolusionis bahwa kecerdasan manusia pertama belum sepenuhnya berkembang.

Temuan Ilmiah Menunjukkan Bahwa Manusia Nendertal Merupakan Ras Manusia Tak Beda Dengan Kita Dari Segi Kecerdasan Maupun Budaya

Dalam sebuah gua terdapat banyak tubuh manusia Nendertal. Keadaan ini menunjukkan bahwa mnusia yang disebut “primitif” ini dikubur disana dengan sengaja. Banyaknya serbuk sari bunga di dalam gua menunjukkan bahwa mayat mereka dikubur beserta bunga-bunga. Adanya upacara penguburan menunjukkan bahwa manusia Nendertal itu berbudaya dan cerdas. Pada tahun 1998 tercatat bahwa 53% dari 345 laki-laki Nendertal ditemukan di 83 tempat terpisah dikubur secara istimewa.   (Answersingenesis.com: “Recovery of Neandertal mtDNA: An Evaluation”, Marvin Lubenow, http://www.answersingenesis.org/docs/ 4218tj_v12n1.asp#r14)

Manusia Nendertal pun mampu berbicara. Erik Trinkhaus, yang meneliti anatomi manusia Nendertal bertahun-tahun, membuat komentar berikut: “Perbandingan rinci antara tulang-tulang manusia Nendertal dan manusia modern menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan anatomi atau gerakan, pemakaian perkakas, tingkat kecerdasan, atau kemampuan berbicara.” (Erik Trinkaus, "Hard Times Among the Neanderthals", Natural History, vol 87, December 1978, hal. 10)

Salah satu bukti bahwa manusia Nendertal memiliki tingkat budaya yang maju adalah ditemukannya fosil seruling yang dibuat manusia Nendertal. Seruling yang terbuat dari tulang paha beruang ini ditemukan di sebuah gua di Yugoslavia Utara oleh Ivan Turk pada bulan Juli 1995. Kemudian Bob Fink, seorang musikologis, menganalisa seruling tersebut. Fink memperkirakan bahwa alat musik ini berusia antara 43.000 hingga 67.000 tahun, dan dapat memiliki empat not dan mampu memberikan nada setengah maupun nada penuh.  Temuan ini menunjukkan bahwa manusia Nendertal menggunakan skala nada tujuh, yang merupakan bentuk dasar dari musik Barat. Fink, yang memeriksa seruling ini, menunjukkan bahwa “…jarak antara lubang ke-dua dan lubang ke-tiganya duakali jarak antara lubang ke-tiga dan ke-empat.” Ini berarti bahwa jarak yang pertama mewakili nada penuh dan jarak yang ke-dua mewakili nada setengah. Fink mengatakan “Ketiga not ini, tak disangkal lagi, memberikan bunyi dalam skala diatonik”. Beliau juga menyatakan bahwa manusia Nendertal merupakan orang-orang yang memiliki pendengaran dan pengetahuan terhadap musik. (The AAAS Science News Service, Neanderthals Lived Harmoniously, 3 April 1997).

Pada saat penggalian, ditemukan pula jarum untuk menjahit berusia 25 ribu tahun, yang digunakan oleh manusia Nendertal. Jarum tersebut dibuat dengan bagus dan memiliki lubang untuk memasukkan benang. (D. Johanson, B. Edgar, From Lucy to Language, hal. 99, 107.) Tentunya, orang-orang yang memiliki budaya berpakaian serta mengunakan jarum jahit tak dapat dikatakan sebagai manusia “primitive.”

Hasil riset terbaik mengenai kemampuan perkakas manusia Nendertal adalah karya Steven L. Kuhn dan Mary C. Stiner, dua orang profesor bidang antropologi dan arkeologi dari Universitas New Mexico. Meskipun keduanya mendukung teori evolusi, kedua ilmuwan ini, setelah melakukan riset dan analisis, menemukan bahwa manusia Nendertal yang hidup di gua-gua Itali Baratdaya ribuan tahun lalu melakukan aktivitas-aktivitas yang membutuhkan pola pikir yang rumit seperti manusia masa kini. (S. L. Kuhn, "Subsistence, Technology and Adaptive Variation in Middle Paleolithic Italy", American Anthropologist, vol 94, no. 2, 1992, hal. 309-310). Kuhn dan Stiner menemukan beragam perkakas di dalam gua-gua ini. Temuan-temuan tersebut, termasuk kepala-kepala tombak, berbentuk runcing dan tajam, dibuat dengan memahat lapisan-lapisan sisi balok rabuk dengan teliti. Cara seperti ini membutuhkan kecerdasan, kerajinan dan bakat khusus. Salah satu hal yang paling penting dalam proses ini adalah pecahan-pecahan yang terbentuk setelah penekanan pada ujung-ujung batu. Karenanya, orang yang melakukan proses tersebut harus memutuskan “Seberapa keras saya harus memukul?” untuk memberikan hasil yang dikehendaki. Atau jika dia hendak membuat alat yang melengkung, “Seberapa banyak saya harus membengkokannya?” dan melakukan sendiri perhitungan detilnya.

Sifat-sifar Fisik dari Manusia Nendertal Menunjukkan Bahwa Mereka Ras Manusia

Manusia Nendertal memasuki literatur sains dan imaginasi publik melalui fosil-fosil yang ditemukan di lembah Neander, dekat kota Dusseldorf, German pada tahun 1856. Tonjolan-tonjolan yang nampak di tengkorak dan tulang-tulang menyebabkan para evolusionis menilainya sebagai spesies primitif.

Pada tahun 1908, di wilayah yang dikenal sebagai La Chapelle-aux-Saints, Perancis, terdapat kerangka lengkap yang disebut sebagai manusia Nendertal. Tulang-tulangnya disusun ulang oleh ahli paleontolgi dan geologi saat itu yang bernama, Marcellin Boule. Specimen Manusia Nendertal hasil penyusunan kembali ini berpostur membungkuk dan dengan kepala maju kedepan. Juga, sendi-sendi kaki-kakinya mati sehingga posturnya tak bisa tegak.

Penampilan ini, dalam pikiran orang-orang, menjadikannya seolah manusia primitif. Mereka dipamerkan sebagai manusia-kera primitif dengan gambar-gambar palsu.

Ide palsu tentang manusia Nendertal ini telah berjalan selama 100 tahun. Pada tahun 1950, analisis pada kerangka yang disebut sebagai La Chapelle ini menunjukkan bahwa Manusia Nendertal ini ternyata mengalami infeksi persendian. Pada kenyataannya, dalam keadaan sehatnya dapat berjalan tegak sepenuhnya layaknya manusia normal.

Pada tahun 1985, kerangka yang sama dteliti oleh seorang ahli antropologi Erik Trinkhaus. Hasil penelitian memastikan bahwa manusia Nendertal dapat berjalan tegak, juga membuktikan sebuah kebenaran yang tetap menjadi rahasia hingga saat itu: Marcellin Boule sengaja menunjukkan manusia Nendertal dengan posisi membungkuk. (Trinkaus, Erik (1985) Pathology and posrue of the La Chapelle-aux-Saints Nendertal. American Journal of Physical ANTROPOLOGY Vol. 67 pp. 19-411) Infeksi persendian yang ditemukan pada tahun 1950-an itu tak menghalabgi manusia Nendertal untuk dapat berjalan tegak sepenuhnya; Boule, yang seorang evolusionis, tidak mau menerima bahwa manusia Nendertal mampu berjalan normal layakna manusia normal.

Disisi lain, ukuran tengkorak manusia Nendertal juga telah membuat para evolusionis kedalam dilema. Volume tengkorak (kapasitas kranial) manusia Nendertal adalah sekitar 1700 cc. Ini 200 cc lebih besar dari manusia sekarang. Keprimitivan spesies Nendertal, dengan tengkorak yang lebih besar dari Homo Sapiens, merupakan sebuaqh kontradiksi dalam teorinya. Kontradiksinya adalah sebagai berikut:

Volume otak manusia yang lebih besar dibanding otak simpanse menguntungkan teori evolusi yang membandingkan manusia dengan simpanse. Namun, volume otak manusia Nendertal yang lebih besar dibanding Homo Sapiens dinyatakan sebagai spesies “primitif” oleh para evolusionis.

 

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/158676/karakteristik-yang-menunjukkan-tingkat-kecerdasanhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/158676/karakteristik-yang-menunjukkan-tingkat-kecerdasanhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/NeandertalAdami2.jpgMon, 18 Feb 2013 11:53:40 +0200
PENGANIAYAAN DI BURMA, BUKAN OLEH UMAT BUDHA, MELAINKAN KARENA POLA-PIKIR DARWINIS  

Pergumulan antara kaum beriman dan yang tak beriman terus berlangsung di sepanjang sejarah. Semua pertentangan dan perbedaan ideologi di dunia berlandaskan pada perang intelektual dan perang ideologi di antara kedua kutub ini. Mereka yang mendukung agama sejati dan menyerukan, “Allah itu Esa”, dan berikhtiar menerapkan nilai-nilai moral dengan keyakinan yang lurus, selalu dihadapkan dengan kekuatan yang menentangnya. Jika terjadi kekerasan dan kebrutalan, biasanya berasal dari para penentangnya. Meskipun demikian, ada satu detil yang sangat penting yang mesti dipaparkan di sini.

Menggambarkan kaum beriman sebagai pendukung kekerasan merupakan cara yang licik

Dua kekuatan yang saling berlawanan ini kadang tampil dengan kamuflase agama. Tentu saja ini penipuan. Tak satupun keyakinan beragama menyetujui tindakan yang kejam dan brutal. Jika seseorang menyebarkan kekejaman, membenci segala sesuatu atau melakukan tindak teroris dan pembunuhan, jelas sekali bahwa dia tak beragama. Meskipun dia seorang Muslim, Kristen ataupun Yahudi pada KTP-nya, tak berarti bahwa dia beragama. Karenanya, setiap peristiwa penindasan, kekacauan ataupun terror harus dinilai dari sudut pandang ini. Kekuatan licik tertentu selalu berusaha menyandangkan setiap konflik, penderitaan dan tindakan terror sebagai hasil perbuatan umat beriman. Secara khusus, mereka menggunakan media dan berbagai publikasi untuk menyebarkan scenario untuk menyulut konflik diantara umat Muslim dan Kristen, diantara kaum Shi’ah dan Sunni, atau diantara Yahudi dengan Muslim. Tujuannya adalah untuk mencegah bersatunya umat-umat yang percaya kepada Allah. Kekuatan-kekuatan ini sadar benar bahwa persatuan umat-umat yang beriman akan menjadi kekuatan utama yang melawan ideologi-ideologi palsu, serta tak dapat dikalahkan. Karena ancaman inilah mereka membangun kebencian-antar-umat sebagai strategi untuk menghilangkan persatuan diantara umat beriman.

Sementara umat beriman saling bertengkar, pendukung pemikiran Darwinis, komunis dan Marxis bahu-membahu satu sama lain, tumbuh semakin kuat dan mendapat lingkungan yang ideal untuk menyebarkan ideologi-ideologi jahat mereka. Kekuatan jahat ini menggunakan cara di atas di beberapa negara Arab, Timur Tengah dan tempat-tempat lain semacam Birma.

 Ideologi Darwinis merupakan sebab dari penindasan-penindasan di dunia

Di beberapa Negara di belahan dunia, umat Muslim merupakan penduduk minoritas. Jutaan Muslim minoritas hidup dalam tekanan di Birma, Filipina, Kamboja, dan Thailand. Konflik yang terjadi umumnya dipicu oleh perselisihan atau perbedaan pendapat di antara umat beriman.

Konflik di Syria digambarkan sebagai pertentangan antara kaum Shi’ah dan Sunni, dan pemberitaan selalu mencerminkan ide ini. Namun ini adalah suatu penipuan. Sebenarnya ada pergumulan yang terjadi antara mereka yang-takut-kepada-Tuhan dengan kaum Darwinis dan Komunis. Peristiwa yang terjadi di Syria merupakan pemberontakan terhadap ideology sosialis komunis yang terjadi sejak masa Hafez Assad, dan tak pernah pupus.

Dengan cara yang sama, penganiyayaan sadis yang terjadi di Birma sejak 1990-an digambarkan sebagai penyerangan umat Budha terhadap umat Muslim. Namun sebenarnya, para penyerangnya adalah junta yang mendukung ideologi Darwinis, meskipun berpenampilan sebagai umat Budha. (Budhisme masa kini merupakan agama pagan, namun mungkin dalam bentuk yang terkorupsi dari keyakinan sejatinya. Tak ada agresi atau bentuk penindasan bagaimanapun yang dibolehkan dalam agama Budha terkini pun.) Mustahil suatu tindak kejahatan dianggap sebagai pengabdian untuk agama. Jika mereka melakukannya atas nama agama, maka mereka sedang melakukan penipuan, atau tidak tahu tentang agama, atau malah mereka ini yang tertipu. Tak ada satu agama pun yang membolehkan penindasan, pembunuhan, terror ataupun genosida. Tak ada umat beragama boleh menindas orang lain, sebagai teroris sekalipun, atau menghilangkan hak orang lain. Agama menganjurkan cinta, kasih-sayang dan solidaritas. Penganjur agama sejati selalu membawa cinta kepada dunia.

Namun ideologi Darwinis dan ideologi-ideologi lainnya seperti Marxisme, Leninisme, komunisme dan fasisme, menindas orang lain, melakukan terror terhadap masyarakat, melakukan aksi-aksi teroris, terlibat genosida, melakukan pembunuhan masal serta membunuh wanita dan anak-anak, tua maupun muda. Jika ada teror ataupun perselisihan di suatu tempat, maka keberadaan ideologi semacam ini di wilayah tersebut akan segera kelihatan. Ideologi komunis yang mendukung dialektika masyarakat dengan mengadopsi ideologi Darwinis, yang mendukung dialektika alam, menjadi prasyarat terjadinya konflik. Dengan tidak rasional mereka berpendapat bahwa tak akan  kemajuan jika tak ada konflik. Ideologi jahat inilah yang meracuni masyarakat dengan rasa benci.

Mari bersatu untuk mengakhiri penindasan yang berasal dari tindakan curang oleh Darwinisme

Jika kita ingin mengakhiri perselisihan di dunia ini, prasarat satu-satunya adalah penghapusan ilmiah Darwinisme, ide intelektual dari ideologi-ideologi jahat ini. Dan cara untuk menghapus Darwinisme secara intelektual adalah dengan mendiskusikan serta mengemukakan bukti-bukti ilmiah yang mengungkapkan ketidakberlakuan teori evolusi dimanapun, kapanpun. Aktivitas seperti penyebaran buku, penyelenggaraan pameran, penulisan artikel, pembuatan situs web, penyelenggaraan konferensi serta program-program radio dan televisi merupakan hal yang sangat penting untuk penyebaran informasi ini. Memang, dampak positif dari aktivitas semacam ini telah menyebar dengan sangat cepat, dan orang sudah mulai menerima kenyataan bahwa evolusi merupakan penipuan ilmiah terburuk di sepanjang sejarah.

Sebagai pengingat akhir, dunia Islam secara keseluruhan mempunyai tanggungjawab untuk menjamin bahwa semua umat manusia bisa hidup dengan aman dan damai. Dunia Islam mempunyai kewajiban untuk bersatu dan menyelamatkan mereka yang hidup kesakitan dan menderita di Turkestan Timur, Birma, Pathani, Irak, Afganistan, Palestina dan di banyak tempat lainnya, dan menghasilkan solusi yang permanen. Dunia Turki-Islami yang bersatu dan bertindak sebagai saudara dalam semangat solidaritas tidak akan menghadapi masalah semacam itu. Bisa dijamin bahwa bukan hanya Muslim yang bisa hidup dengan aman, sejahtera, damai serta bahagia, melainkan juga bagi umat Kristen, Yahudi, Budha bahkan bagi mereka yang tak beragama ataupun ateis.

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/158675/penganiayaan-di-burma-bukan-olehhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/158675/penganiayaan-di-burma-bukan-olehMon, 18 Feb 2013 11:51:28 +0200
TRANSFORMASI SEL MENJADI ORGAN-ORGAN YANG BERBEDA ADALAH SALAH SATU MUKJIZAT TERBESAR DI DUNIA  

Kromosom  berasal dari kedua orang tua, terdapat di sel telur yang baru saja dibuahi di rahim ibu. Sel-sel ini mulai membelah dengan cepat, dan sel-sel yang baru terbentuk berdiferensiasi selagi sel-sel tersebut terus membelah. Sel-sel ini mulai memikul tugas-tugas yang berbeda dan mencapai bagian-bagian tubuh dimana mereka seharusnya berada. Demikianlah, alih-alih tetap menjadi gumpalan daging yang tersusun dari sel-sel yang sama, beberapa dari sel-sel tersebut berubah menjadi, contohnya sel-sel mata atau sel-sel lainnya menjadi sel-sel jantung dan pergi menuju tempatnya masing-masing. Contoh lainnya adalah bila sel-sel tersebut adalah sel-sel kulit, maka ia akan membungkus tubuh.

Selama tahap pembelahan ini, sel-sel bekerja dan bekerjasama sangat erat dan cermat seperti sebuah tim kerja yang sangat baik. Masing-masing sel peduli akan keseluruhan rencana dan bekerja dalam kondisi kerjasama dan komunikasi. Bagaimanakah tatanan dan koordinasi yang sedemikian maju itu terjadi?

Jawaban atas pertanyaan ini sangat jelas, yakni: Makhluk hidup diciptakan dengan sempurna dan ketrampilan serta kuasa pada penciptaannya adalah milik Allah yang Maha Kuasa. Pada salah satu ayat dalam Al Qur’an, Allah menyebutkan:

“Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq. Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu dan hanya kepada Allah-lah kembalimu.” (Surat at-Taghabun: 3)

Bagaimanakah sel-sel mengetahui kemana mereka akan menuju? Organ mana sajakah yang mereka akan menjadi bagiannya, dan apa sajakah yang akan mereka lakukan disana?

Bagaimanakah mereka berinteraksi dengan sel-sel lainnya dengan demikian selarasnya?

Protein Dihasilkan dalam Berbagai Macam Bentuk untuk Sel-sel yang Berbeda

Sementara embrio berkembang di dalam rahim wanita, DNA yang akan menyusun mata embrio tersebut akan hanya membuat protein yang berkaitan dengan mata. Dengan cara yang sama, untaian DNA yang menyusun otak embrio hanya menghasilkan protein yang berkaitan dengan otak.

Hal pentingnya adalah sebagai berikut: DNA sel apa pun di tubuh—apakah itu sel tulang, sel hati, mau pun sel ginjal—mengandung semua informasi yang menyusun semua organ manusia. Akan tetapi, hanya protein terkait yang dihasilkan. Dengan kata lain, pada setiap sel terdapat informasi yang berkaitan dengan semua organ di dalam tubuh, namun tidak semua protein dibuat. Hanya protein yang menyangkut organ terkait yang dibuat. Untuk itu, histon, yang merupakan protein khusus, menyelubungi DNA untuk mencegahnya membuat protein yang tidak diperlukan. Kini salah satu rahasia terbesar yang menakjubkan para ilmuwan adalah bagaimana histon pada sel mengetahui gen-gen mana yang harus dihambat dan mana yang dibiarkan terus bekerja. Hal ini disebabkan karena protein adalah juga molekul yang tersusun dari atom-atom yang tidak hidup. Hal ini merupakan bukti bahwa atom-atom yang tidak memiliki kesadaran dan tidak memiliki kecerdasan tidak akan mampu membuat ciptaan yang hebat tersebut terwujud.

Koordinasi selama proses pembangunan sel-sel dipastikan dengan molekul DNA yang sama sekali tidak memiliki kecerdasan dan kesadaran.

DNA itu sendiri bukanlah merupakan ahli biokimia atau pun sebuah komputer super yang mampu menyelesaikan triliunan hitungan per detik. DNA hanya merupakan sebuah molekul yang tersusun dari karbon, fosfat, nitrogen, hidrogen, dan oksigen.

Sekarang, mari berpikir; setiap masing-masing sel yang membelah mengandung semua informasi genetik dalam seorang manusia. Artinya, setiap sel sebenarnya memiliki kemampuan untuk membuat otot jantung, sel darah merah, ataupun jaringan lainnya dalam tubuh. Walaupun setiap sel memiliki DNA, pada tahap-tahap perkembangan yang berbeda, hanya beberapa gen yang menjadi aktif di organ-organ yang berbeda. Sebagai contoh, pembentukan ginjal dan kode-kode fungsinya terdapat pada setiap sel; namun selama proses perkembangan hanya gen-gen yang terkait akan menjadi aktif pada organ ini pada beberapa waktu khusus.

Siapa yang memerintahkan sel untuk membelah dan terspesialisasi pada tugas-tugas yang berbeda selama pembelahan itu? Selanjutnya, bagaimanakah sel-sel memiliki indera untuk mematuhi perintah tersebut? Bagaimanakah mereka bekerja dengan disiplin dan organisasi seperti itu? Jelaslah bahwa tidak satupun dari hal-hal ini merupakan tatanan acak yang muncul secara kebetulan. Mereka semua ada atas kuasa Tuhan kita. (Surat as-Sajda:5)

Kesempurnaan Ciptaan Manusia tidak Terbatas Hanya pada Sel yang Terwujud pada Tempat dan Waktu yang Tepat dan Mengaktifkan Gen yang Tepat  

Sel-sel juga harus terdapat pada tahap yang tepat dari kehidupan dalam jumlah yang akurat. Beberapa gen “pemeliharaan” bekerja di semua sel hampir sepanjang waktu. Gen-gen lainnya berfungsi selama beberapa jam saja kemudian mengalami mode siaga hingga tugas berikutnya. Sebagai contoh, selama periode menyusui, produksi air susu dipercepat oleh sejumlah gen. Informasi yang tersedia diaktivasi pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang tepat dan pada lokasi yang semestinya. Para evolusionis berupaya untuk menjelaskan penggunaan jutaan informasi yang sedemikian terencana, penuh kesadaran, terhitung, dan rasional yang terdapat di DNA sebagai sebuah “kebetulan”. Akan tetapi, menjuluki peristiwa-peristiwa yang sangat terencana dan terorganisasi yang terjadi pada tingkat mikroskopik sebagai sebuah kebetulan adalah sebuah pernyataan yang tidak masuk akal. Sesungguhnya para evolusionis juga mengakui bahwa mereka masih belum mampu memberikan penjelasan mengenai diferensiasi sel-sel ini dan pembagian tugas-tugas yang sempurna pada sel-sel. Seorang ahli mikrobiologi evolusionis Ali Demirsoy mengakui kenyataan ini sebagai berikut:

“Bahwa banyak kelompok-kelompok sel dengan struktur dan fungsi yang berbeda terwujud dari sebuah sel telur yang dibuahi belum dapat dijelaskan dengan memuaskan sejauh ini” (Ali Demirsoy, Heritage and Evolution, Penerbit Meteksan, Ankara, 1984, hal 158)

Jelaslah bahwa semua peristiwa-peristiwa luar biasa ini tidaklah mungkin dihasilkan oleh suatu kebetulan atau dibuat oleh sel itu sendiri. Maka milik Siapakah kuasa dan kecerdasan yang mengatur semua peristiwa ini dan menciptakannya untuk tujuan khusus? Ada satu jawaban untuk pertanyaan ini: yakni Tuhan kita, yang dengan Kasih tak terbatas, menciptakan manusia dalam bentuknya yang sempurna kini dan terus-menerus memberkahinya dengan karunia yang tak terbatas. Dalam satu ayat pada Al Qur’an, Allah menyatakan:

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah tidaklah kamu dapat menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)”. (Surat Ibrahim:34)

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/157392/transformasi-sel-menjadi-organ-organhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/157392/transformasi-sel-menjadi-organ-organhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/hucre.jpgSat, 26 Jan 2013 20:07:55 +0200
BENTUK CIPTAAN TUHAN LAINNYA  

Hal lainnya yang diacuhkan oleh orang beriman yang telah tertipu oleh kesalahan evolusi adalah keragaman bentuk ciptaan Allah. Allah telah menciptakan makhluk hidup yang membedakan secara nyata dari manusia  hewan, seperti malaikat dan jin. Mari kita bahas hal tersebut :

Malaikat yang bersayap dua-tiga dan Empat

Malaikat disinggung dalam Al-Quran dan Injil. Malaikat adalah makhluk yang selalu mematuhi perintah Allah. Allah menggambarkan ciptaan-Nya yang tertulis di dalam Al Quran sebagai berikut:

Segala Puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Q.S Fatir: 1).

Seperti yang dapat kita lihat dalam penjabaran tersebut, bentuk malaikat dianggap sangat berbeda dari manusia. Allah menunjukkan perbedaan bentuk dari penciptaan dalam ayat ini.

Allah juga menginformasikan bahwa malaikat selalu dalam  perintah-Nya dan patuh kepada-Nya:

Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka). (Q.S An-Nahl, 49-50)

Al Masih sekali-sekali  tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah). Barang siapa yang enggan dari menyembah-Nya dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya. (Q.S An-Nisa', 172)

Hai orang –orang yang beriman! peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkannya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (Q.S At Tahrim. 6)

Sebagai informasi, malaikat diciptakan sebelum manusia, Pada kenyataannya Allah mengatakan kepada para malaikat, bahwa Ia akan menciptakan nabi Adam (saw), manusia pertama dan memerintahkan mereka untuk bersujud dihadapnya.

Pada saat yang bersamaan, Allah memberi nabi Adam (saw) pengetahuan yang berbeda dari para malaikat, dan mengajarkan kepadanya nama-nama benda. Malaikat tidak memilki pengetahuan itu, Seperti yang terungkap dalam Al-Qur’an :Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”, Mereka bertanya “ Mengapa  Engkau hendak menjadikan (khalifah)  di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepadaku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!” Mereka menjawab:”Maha suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Allah berfirman:” Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini”. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: Bukankah sudah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?”. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka (malaikat) kecuali iblis, ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (Surat al-Baqara, 30-34) .  

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/152826/bentuk-ciptaan-tuhan-lainnyahttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/152826/bentuk-ciptaan-tuhan-lainnyahttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/30374_ahir_zaman_da_guzel_ahlakin_yayilmasi_icin_gosterilen_her_caba_cok_degerlidir.jpegMon, 05 Nov 2012 10:35:21 +0200
WAKTU YANG SEMAKIN SINGKAT MERUPAKAN PERTANDA HADIRNYA HAZRAT MAHDI AS  

Hari Kiamat tak akan datang kecuali insiden berikut ini terjadi. Waktu akan semakin singkat dimana jarak akan semakin pendek dengan digunakannya kendaraan (Buhari, Fitan.25; Ahmad ibn Hanbal, Musnad, 2/313).

Dalam abad kami, perjalanan yang berlangsung selama beberapa bulan di tahun-tahun sebelumnya dapat dilakukan dalam beberapa jam dengan perbandingan yang lebih aman, lebih mudah dan format yang lebih nyaman

Inilah mengapa pertanda di dalam hadist menjadi nyata?

Pada hadist lainnya dari nabi Muhammad (SAW) kami menemukan informasi berikut ini terkait tentang semakin singkatnya waktu:

Hazrat Anas (ra) menyebutkan : "Rasulullah salawlahu alaihi wassalam berkata :

Hari Kiamat tak akan datang kecuali waktu semakin singkat. Penyingkatan ini terjadi sedemikian cara seperti satu tahun yang berlalu seperti sebulan, dan sebulan yang berlalu seperti seminggu, dan seminggu berlalu seperti satu hari dan satu hari yang berlalu seperti satu jam dan satu jam yang berlalu seperti secepat kilat. (Tirmidhi, Zuhd: 24, 2333).

Waktu akan semakin singkat dan malam dan siang datang silih berganti ( Kematian, Hari Kiamat- Pertanda  Akhir Zaman, Halaman .374 no.681).

Hadist juga mengungkapkan bahwa menghemat waktu akan menjadi hal yang  aneh di akhir zaman :

Memang, komunikasi yang membutuhkan berminggu-minggu untuk menjangkau wilayah antar benua di abad sebelumnya, saat ini dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik melalui Internet dan teknologi komunikasi lainnya.

Pada waktu tersebut, adalah sangat mungkin untuk membeli hal-hal yang digunakan untuk tiba pada akhir bulan-panjang perjalanan kafilah dalam hitungan beberapa minggu, atau paling banyak satu bulan.

Saat ini jutaan buku dapat diterbitkan selama waktu yang diperlukan untuk menerbitkan sebuah buku beberapa abad yang lalu.

Selain ini, tugas sehari-hari seperti membersihkan, memasak, penitipan anak, pemeliharaan, dan belanja tidak lagi mengambil terlalu banyak waktu dengan menggunakan perangkat elektronik yang canggih.

Dengan demikian pertanda dari akhir zaman ini juga berlangsung sebagaimana yang telah disebut  oleh nabi kita (SAW).

Secara ilmiah telah terbukti bahwa waktu semakin singkat.

Di ruang yang terdapat di antara permukaan bumi dan ionosfer konduktif, terdapat getaran alami. Frekuensi mendasar ini yang juga dikenal sebagai Detak Jantung Dunia, disebut sebagai Resonansi Schumann. Hal tersebut telah diramalkan secara matematis oleh fisikawan Jerman Winfried R. Schuman pada tahun 1952.

Resonansi Schumann sangat penting karena membungkus bumi dan dengan demikian terus menjaga alam dan semua bentuk kehidupan di bawah efeknya. Hal ini secara terus menerus diukur oleh pusat penelitian fisika terkemuka di dunia.

Selama pengukuran yang dilakukan di tahun 1950 Resonansi Schumann diukur pada skala 7.8 hertz. Nilai ini dianggap tetap konstan. Memang sistem komunikasi global militer ini didirikan di atas frekuensi ini.

Namun, pada tahun 1980-an, perubahan tiba-tiba dalam pernyataan ini mengakibatkan kejutan besar bagi masyarakat ilmiah, karena pada tahun 1980, dapat dilihat bahwa Resonansi Schumann diukur di atas 11 hertz. Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa angka ini bahkan akan meningkat lagi. Perubahan dalam Resonansi Schumann; frekuensi menunjukkan mempercepat waktu.

Demikian,  waktu 24 jam  dialami dalam 16 jam atau kurang. Bahwa waktu yang dipersepsikan dipersingkat. Ilmu pengetahuan tidak mampu menjelaskan mengapa angka ini mengalami kenaikan, atau faktor yang menyebabkannya meningkat. Dengan makin singkatnya waktu, pertanda akhir zaman yang diramalkan oleh Nabi kita (SAW ) terbukti secara ilmiah saat ini.

Bumi semakin dipersiapkan untuk hari Kiamat dan oleh kehendak Allah pertanda yang diisyaratkan terjadi secara berturut turut.

PENERJEMAHAN :

ADNAN OKTAR :

Pada hari Kiamat, di saat ( Hazrat Mahdi A.S ), hari, dan pekan akan semakin singkat,  kata nabi SAW.

Biarkan semua orang bertanya satu sama lain. Dibandingkan masa lalu, sudahkah hari, pekan , bulan,  dipersingkat atau tidak? Siapa pun, jika ada, yang menjawab  tidak bisa menyurati saya. Semua orang dengan suara bulat berkata, “Di masa lalu, hari itu lebih lama; kami dapat melakukan banyak pekerjaan setiap hari. Waktu telah makin singkat. ini  jelas. Ini adalah pertanda dari Akhir Zaman. Ini adalah pertanda dari Hazrat Mahdi ( SAW ). Ini adalah sebuah keajaiban yang disebutkan nabi kami ( SAW ). ( kutipan dari Mr. Adnan oktar wawancara  langsung, tanggal 18 agustus, 2010 AKS SAMSUN TV dan TV KAYSERI).

ADNAN OKTAR: Semua orang mengatakan ini. Akhir pekan datang dalam waktu singkat. Apakah akhir pekan datang begitu cepat di masa lalu? Hari-hari tersebut tidak terelewati. [Sekarang] hari berakhir dalam sekejap. Satu kali  tidur untuk sementara waktu, untuk  tujuh atau delapan jam, kemudian dia terbangun, sarapan dan malam datang dan hari berakhir. Orang pergi bekerja dan dalam waktu singkat kembali ke rumah dan tidur. Dia tidak punya waktu untuk bernapas.

Orang kagum pada [Bagaimana waktu berlalu begitu cepat]. Hari Kiamat dekat dan memperkuat ikatan persaudaraan lebih jauh. Kedekatan hari Kiamat adalah faktor yang mendorong cinta. Juga bersama-sama di akhirat memiliki makna dan keindahan Insya Allah. (Kutipan dari Mr Adnan Oktar Wawancara langsung tanggal 12 Juni 2011,  A9 TV) .

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/148937/waktu--yang-semakin-singkathttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/148937/waktu--yang-semakin-singkathttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/23-guncel-yorumlar/guller.jpgMon, 20 Aug 2012 22:59:24 +0300
ISTANBUL  

Istanbul merupakan kota penting yang diungkapkan dalam hadist tentang Akhir Zaman oleh Nabi (SAW) dalam dua hal terkait peranannya di dunia dan kepentingan sejarahnya. Bulan ini merupakan ulang tahun ke 554-nya dari penaklukan Istanbul, dan kita akan mempelajari informasi mengenai Istanbul lebih dekat.

1. Istanbul, yang dianggap sebagai salah satu kota paling penting di dunia saat ini, telah menjadi target banyak Negara terkait status penting sejarahnya. Hingga 1453, Istanbul dikuasai oleh bangsa Avars, Arab, Eropa dan beberapa kali oleh Dinasti Utsmaniyah. Akan tetapi Yunani (senjata pertahanan Grejuva yang digunakan oleh Bizantium untuk pertama kalinya dalam sejarah) dan dinding kota yang dianggap tak dapat ditembus pada masa tersebut membuat usaha penaklukan ini berjalan kurang  sukses.

2. Fondasi dari Istanbul saat ini dimulai pada abad ke-7 SM. Di abad ke-4 M, dibangun kembali oleh Kekaisaran Konstantinopel dan menjadikannya sebagai ibu kota; setelahnya, digunakan sebagai ibu kota Romawi, Bizantium, dan Dinasti Ustmaniyah di era abad ke-16. Lebih lanjut, Istanbul kemudian menjadi pusat agama Kristen di bawah Kekaisaran Konstantinopel, menjadi salah satu kota yang penting bagi umat Muslim setelah dikuasai oleh Dinasti Utsmaniyah di tahun 1453.

3.Setelah Fatih Sultan Mehmed menjadi padishah, tujuan terbesarnya adalah menguasai Istanbul. Dalam periode tersebut, Kekaisaran Bizantium yang akan menghadapi masa kejatuhan dari seribu tahun sejarahnya, sudah  mengalami kejatuhan besar-besaran berupa statusnya yang lebih kecil dan lebih terbatas dari ibukota negara dalam tembok kota Istanbul, dan semakin kecil sepanjang waktu. Namun, meskipun begitu, keberadaan Kekaisaran Bizantium telah menjadi sebuah rintangan untuk kedaulatan Turki di wilayah Balkan dan dalam hal penyebaran Islam.

4. Fatih Sultan Mehmed memutuskan utuk mendaratkan beberapa kapal dari armada kapal Bani Utsmaniyah di Halic dengan tujuan untuk menaklukan Istanbul. Fatih Sultan Mehmed, yang bertekad merampas Istanbul bagaimanapun juga, mengumumkan keputusan bahwa penyerangan pertama akan terjadi di tangal 29 Mei, setelah ia mengatur pertemuan yang dihadiri oleh pemimpin dan para cendikiawan dan memberikan pidato dukungan.

5. Setelah empat penyerbuan besar, di tanggal 19 April,  6 Mei, dan 12 Mei dan 29 Mei, Istanbul jatuh setelah 53 hari. Sultan Mehmed II dijuluki dengan nama “Penakluk’ dan mulai dipanggil sebagai Fatih Sultan Mehmed. Sehingga mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, yang merupakan salah satu Negara terpenting di masa lalu.

 

 

7. Penaklukan Istanbul merupakan perkembangan yang sangat penting bagi  Turki dan sejarah dunia. Dengan ditaklukannya Istanbul, tak ada lagi paksaan untuk mencegah perkembangan Bani Ustmaniyah di wilayah Balkan; dan Dinasti Ustmaniyah menyatakan bahwa meneruskan perkembangannya di Eropa telah menjadi satu Kekaisaran yang besar. Pentingnya penaklukan Istanbul kepada dunia adalah bahwa Abad Pertengahan telah berakhir dan era modern telah dimulai.

8. Setelah penaklukan Istanbul, menjadi mungkin untuk mengatur semua ekspedisi militer ke Eropa dengan tujuan untuk memperkuat dominasi Dinasti Utsmaniyah di wilayah Barat, memperluas batas wilayah dan menyebarkan Islam sekalipun ke wilayah yang sangat jauh.

9. Benda yang merupakan milik nabi Muhammad SAW dan Ka’bah , dan juga Sultan Selim Steran, salah satu padhishah Dinasti Ustmaniyah, dibawa ke Istanbul setelah penaklukan Mesir di tahun 1517; semua dilindungi dan ditampilkan sebagai “Peninggalan Suci” di Ruang Mantel Suci di Istana Topkapi, Istanbul.

10. Mantel Suci merupakan jas yang dibuat dari bulu kambing dengan lengan yang besar, yang merupakan milik dari nabi Muhammad SAW. Kunci dari busur perak dan rak emas dimana mantel Suci disembunyikan, hanya diketahui oleh padishah itu sendiri. Kunjungan ke mantel Suci, yang menjadi tradisi,  terus dilakukan sejak Selim I dan Khalifah Abdulmacid, dilakukan setiap hari ke-15 bulan Ramadan dan ditentukan oleh Padhishah, Perdana Menteri Agung, Syaikh al-Islamand yang merupakan salah satu pejabat negara lainnya.

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/148643/istanbulhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/148643/istanbulhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/istanbul33.jpegMon, 13 Aug 2012 19:35:48 +0300
Kekuatan Do’a  

Berdo’a merupakan hubungan yang penting dengan Allah Yang Maha Besar, hal diperlukan guna menunjukkan kelemahan kita di hadapan Allah. Tuhan kita menunjukkan bahwa do’a merupakan tindakan yang penting atas bentuk penyembahan kepada-Nya berdasarkan ayat “Katakanlah: Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya, padahal kamu sungguh mendustakan-Nya “(Surat al-Furqan, 77).

Sebenarnya, kebutuhan untuk menjalin hubungan dengan Allah ada pada setiap karakter manusia, merupakan syarat penciptaan. Akan tetapi, di lain hal berdo’a merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan bagi orang beriman, namun untuk beberapa orang hal itu merupakan bentuk tindakan penyembahan yang hanya perlu diingat di waktu mereka berhadapan dengan kesulitan atau situasi yang membahayakan kehidupan mereka. Hal ini merupakan kesalahan besar karena yang paling baik adalah memohon kepada Allah Yang Maha Besar pada kedua kondisi tersebut, baik dalam kesulitan dan kemudahan untuk memohon ampunan-Nya.

Bersungguh-sungguh dalam Berdo’a.

Allah telah mempermudah hambanya untuk menemukan apapun yang ia lihat sebagai hal yang baik dan indah. Akan tetapi, fokus dalam berdo’a yang dilakukannya adalah sepenting do’a itu sendiri. Berdo’a dengan kesabaran seperti suatu kebutuhan dan harapan untuk berdoa, ketidaknyamanan akan hal tersebut dan yang paling penting dalam berdoa; bahwa kedekatan kepada Allah semakin meningkat. Semakin bersungguh-sungguh dalam berdoa membuat hamba yang berdo’a tersebut memiliki karakter dan keinginan yang semakin kuat. Orang beriman yang menunjukkan kesungguhan dalam berdoa mendapatkan banyak keuntungan seperti keyakinan yang semakin dalam, ini jauh lebih bernilai dibandingkan dengan apa yang ia inginkan/ minta. Hal ini tertulis dalam Al-Qur’an bahwa diperlukan kesungguhan dalam do’a seperti:

 “ Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh  berat, kecuali bagi orang –orang yang khusyu “ (Surat Al-Baqarah:45).

Rasulullah (SAW) telah menyatakan betapa Ia membutuhkan Allah terkadang dengan terus berdo’a bertahun-tahun dan Tuhan kita, Allah Yang Maha Pengasih,  telah memberikan apa yang ia inginkan pada di saat yang terbaik. Fakta bahwa Allah menerima semua do’a, baik itu yang terang-terangan maupun yang tersembunyi, merupakan bentuk ke-agungan-Nya dan Kerahiman-Nya. Allah tidak pernah meninggalkan sebersit apapun pemikiran yang terlintas di kepala hamba-Nya tanpa kembali lagi kepadanya, Akan tetapi “ menerima do’a” tidak berarti sesuatu terjadi seperti yang diminta karena terkadang seseorang mungkin saja meminta sesuatu yang membahayakan dirinya sendiri. Allah SWT mengungkapkan hal tersebut sebagai berikut:

“Dan manusia mendo’a untuk kejahatan sebagaimana ia mendo’a untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.”
(Surat Al-Isra:11).

Allah mengetahui yang terbaik dan apa yang terburuk untuk orang tersebut karena Ia lah yang memiliki segalanya. Atas segala ciptaan-Nya, ada banyak sekali hal-hal yang tersembunyi dalam cara Ia menerima do’a. Sebagai contoh, Nabi Yakub (as) bergabung kembali dengan anaknya nabi Yusuf (as) setelah menunggu dalam waktu tahunan yang panjang, Nabi Yusuf mendapatkan kekuatan dan kekuasaan setelah dipenjara selama beberapa waktu. Nabi Ayub (as), diselamatkan dari syetan, semua ini terjadi setelah mendapat kesabaran dan do’a yang berkelanjutan. Allah Yang Maha Besar, telah menerima do’a dari kepatuhan yang tulus dari waktu terbaik-Nya. Allah  SWT, telah menerima do’a hamba yang tulus untuk waktu terbaiknya, dan telah membuat mereka matang, mendidik, meningkatkan kesetiaan dan ketulusan dan mengubah mereka menjadi hamba yang bernilai dan memiliki derajat yang tinggi di surga.

Bagaimana Allah menerima do’a

Ketika orang  beriman berdoa,  ia tahu bahwa Allah mendengarnya dan akan selalu menerima do’anya kapan pun. Ini karena ia menyadari bahwa sesuatu tidak terjadi secara kebetulan, tapi berdasarkan atas ketentuan yang ditentukan oleh Allah dan sebagaimana yang diinginkan-Nya. Untuk itu, ia tak memiliki keraguan bahwa ia tidak akan mendapatkan kembali do’anya. Berdo’a dengan jiwa yang tulus menghasilkan kebaikan. Dalam satu ayat, hal itu diperlihatkan bahwa Tuhan kami akan selalu menerima do’a sebagai manifestasi dari nama “Al-Mujib” (Ia yang menerima permintaan dari mereka yang meminta pada-Nya).

“ Dan apabila  hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. Maka (jawablah) bahwasannya  Aku adalah  dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yangberdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran..” (Surat al-Baqarah, 186).

Alasan bahwa sesuatu yang diminta dalam do’a ditunda, atau diterima dengan cara yang berbeda, dapat juga merupakan ujian Tuhan kepada hamba-Nya. Allah memberikan berkah-Nya setelah beberapa periode untuk  kemudian diuji kesabaran hamba-Nya dan untuk membuat mereka matang dengan alasan tertentu.

Berdasarkan alasan serupa, ia tak dapat diduga bahwa setiap do’a terwujud seperti saat ia diminta dan sesegera mungkin. Seperti apa yang diutarakan oleh cendikiawan Islam Bediuzzaman, Allah mungkin memberikan sedikit dari sesuatu yang diminta dalam do’a atau sesuatu yang lebih dari yang dihadiahkan karena alasan tersebut yang disebut di atas. Ia mungkin tidak mengabulkannya sama sekali. Akan tetapi, pada setiap kondisi, Allah menerima do’a dari mereka yang berdo’a kepada-Nya.


Bagaimana Para Nabi  berdo’a?

Berdo’a merupakan bentuk kepatuhan kepada Allah dan semua orang membutuhkan do’a. Hal yang merupakan contoh paling rasional dalam hal ini adalah bahwa semua Nabi yang berdo’a kepada Allah dengan menyerahkan diri kepada-Nya dalam segala hal yang terdapat di Al-Qur;an. Dalam do’a nabi Muhammda SAW, dan para nabi-nabi, kita melihat penyerahan diri mereka kepada Allah, fakta bahwa mereka melihat Allah, dan sebagai teman sejati mereka serta pihak yang membantu mereka dan bahwa mereka dan berdo’a memuja Tuhan kita dengan nama-Nya yang indah.

Do’a dari Nabi Muhammad (SAW)

Dalam do’a dari Nabi Muhammad SAW, hal yang terindah dari mengutip Allah dengan nama-Nya disebutkan. Salah satu do’a dari nabi kita (SAW) disebutkan sebagai berikut:

Katakanlah “ Wahai Tuhan Yang Maha mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Egkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan otang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Surah Al ‘Imran, 26).

Dalam narasinya, terlihat bahwa nabi Muhammd (SAW) berdo’a kepada Tuhan untuk diberikan moral yang baik dan perilaku yang baik.

O Allah! perteballah kebaikan dan etika! Wahai Yang Maha Agung! Pindahkanlah moral yang buruk (Tirmidhi, Imam Ahmad dan Haqim; Hujjat al-Islam Imam Gadhali, Ihyau Ulum id-din, volume 2, Terjemahan : Dr. Sitki Gulle, Huzur Publishing, Istanbul 1998, p.789)

Do’a dari nabi Nuh (as),

Kesabaran dari nabi Nuh (as) yang menyerukan umatnya kepada agama yang baik selama beberapa tahun dengan kesungguhan, dipuji dalam Al-Qur’an. Nabi Nuh (as) berjuang melawan umatnya yang bertindak dengan memusuhinya  dan orang-orang  beriman yang bersamanya. Faktanya adalah nabi Nuh kembali kepada Allah WT dalam berbagai situasi, dan  berdo’a dengan mengharapkan bantuan-Nya secara tulus merupakan contoh yang baik bagi orang beriman. Dalam satu ayat, terlihat bahwa Allah mengetahui kondisi dari Nabi nuh (as), bahwa ia berdo’a sebagai berikut:

Maka ia Mengadu kepada Tuhannya: “bahwasannya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah (aku)”
(Q.S Al-Qamar : 10).

Allah menerima do’a nabi Nuh (as) dan memerintahkannya agar bersiap-siap menghadapi banjir, yang akan terjadi di masa depan. Nabi Nuh (as) mulai membangun kapal yang sangat besar atas perintah Allah, meskipun tidak ada laut ataupun danau di sekitarnya. Dalam masa pembangunan kapal tersebut, ia secara terus-menerus menjadi pihak yang dicemooh oleh  umatnya. Pada saat tiba waktunya, janji Allah SWT terwujud dan banjir tersebut terjadi.

Do’a dari nabi Yunus (as):

Dalam Al-Qur’an, disebutkan bahwa Nabi yang mulia ini memisahkan diri dari umatnya, karena mereka tak merespon seruannya (Surat As-Safaat: 139-142). Seperti yang tertulis pada ayat berikut ini, terdapat gambar di kapal tersebut di mana nabi Yunus (as) berkelana dan akibat dari gambar tersebut nabi Yunus (as) dilemparkan ke laut. Puncak dari kejadian tersebut, nabi Yunus (as) berserah diri kepada Allah dan berdo’a kepada-Nya. Allah mencatat peristiwa ini dalam Al-Qur’an :

Dan ingatlah kisah Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu  ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah ) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”. Maka Kami telah memperkenankan do’anya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.(Surat al-Anbiya’,ayat: 87–88).

Seperti yang tertulis pada ayat Nabi Yunus (as) bersaksi/ mengaku kondisinya secara tulus dalam do’anya. Ia berdo’a kepada Allah dan menantikan bantuan-Nya. Tuhan kita, yang Maha Pengampun, menerima penebusan dan menyelamatkannya dari perut ikan dengan menerima do’anya.

Do’a Nabi Yakub (as)

Dalam Al-Qur’an, kesabaran nabi Yakub (as) disebutkan sebagai salah satu contoh bagi orang beriman. Nabi Yakub (as) yang menerima wahu dari Allah dan merupakan hamba terpilih (Q.S An-Nisa :163), merasakan permasalahan yang serius  dan melewati masa sulit. Akan tetapi, meskipun segala penderitaan yang dialaminya, Ia selalu menjadikan hal tersebut sebagai contoh bagi orang beriman dengan kesabaran dan penyerahan diri kepada Allah (Q.S Sad, 44). Do’a yang tulus dari nabi suci kita tersebut dinyatakan dalam salah satu ayatnya sebagai berikut:

dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru kepada Tuhannya: (Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang (Surat al-Anbiya’, 83)

Hal ini tercatat dalam Al-Qur’an bahwa Allah Yang Maha Besar menerima semua do’a dari Nabi Yakub (as) sebagai salah satu hambanya yang tulus”

Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan utuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. (Surat al-Anbiya’, 84)

Do’a, merupakan alat terpenting dalam mencapai ke agungan Allah, Yang Maha Mengetahui dan Maha Mendengar, yang lebih dekat dari urat nadi manusia ( Surah Qaf, ayat 16), merupakan bentuk penghambaan bagi orang beriman di segala kondisi dan kesempatan. Akan tetapi, setiap orang beriman melakukan ini, seperti yang ditulis dalam ayat :  Dan kamu tidak mampu kecuali bila dikehendaki Allah(Surat al-Insan, 30). Mereka berperilaku dalam kesadaran bahwa faktanya segala sesuatu selalu di bawah kontrol Tuhan kita dan semuanya terwujud karena kehendak-Nya.

Akan selalu ada jawaban dari do’a yang tulus di dunia dan di akhrat.

Do’a membimbing seseorang atas apa yang akan terjadi dalam nasibnya” Allah adalah satu-satunya yang menentukan nasib dan menciptakan do’a. Akan tetapi berkah yang datang dari do’a mengandung kemakmuran di dunia ini dan sekembalinya ke akhirat. Seluruh kehidupan sesorang merupakan hasil dari do’a yang diucapkan dari do’a yang sebelumnya diminta, apakah ia merasa sadar atau tidak. Do’a aktif  berupa tindakan dan usaha yang diajukan dari doa dan kehendak Allah. Ketika usaha tersebut ridha Allah hal tersebut masih menjadi cara  bagi tiap pribadi untuk meraih harapannya, sesuai dengan ridha Allah.

Manusia yang tidak beriman namun membawa  do’a aktif mereka dengan ambisi yang besar, sebagai contoh, mereka yang bekerja dan mendapatkan banyak keuntungan, menjadi kaya atau menjadi pakar tentang sesuatu hal dan menjadi terkenal, telah mencapai derajat tersebut melalui perjuangan aktif mereka dengan berpedoman pada akibat, dan lagi lagi kehendak Allah. Akan tetapi, do’a yang aktif yang tidak digunakan untuk ridha Allah tak akan memberikan keuntungan terhadap orang tersebut di akhirat meskipun orang tersebut mencapai tujuan tujuannya dari waktu ke  waktu di dunia ini.

Tak ada selain Allah yang kita Mohon Do’a

Dengan ayat yang tertulis dalam Al-Qur’an:

”Hai Nabi! cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang orang mu’min yang mengikutimu,  (Q.S Al-Anfaal, 64)

Allah merupakan yang paling sempurna, Pemilik kekal Kekuasaan. Semua kekuatan di dunia ini ada di tangan_nya. Jadi permohonan bantuan dan permohonan maaf harusnya ditujukan hanya kepada Allah, di mana semua orang butuh dan Allah tidak memerlukan sesuatu pun. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwasannya salah apabila berdo’a selain kepada Allah dan Allah merupakan satu-satunya pemilik do’a :

Maka jangalah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang di’azab (Surat  ash-Syu‘araa’, 213)

Kesimpulan

Do’a merupakan contoh dari kemurahan Allah dan kasih sayang-Nya terhadap hamba-Nya, Orang-orang beriman dapat berdo’a kepada Allah setiap saat dan di setiap kondisi apapun dan mereka merasa damai karena Allah akan menerima do’a-do’a mereka di saat yang tepat. Dalam hal ini, mereka dapat menceritakan rahasia terpendam mereka dan keinginan terdalam mereka kepada Allah, dan hidup dalam kebaikan, kesejahteraan dan keindahan yang datang dari pemahaman bahwa Allah-lah satu-satunya teman, petunjuk dan yang akan membantu mereka.

Kita dapat melihat bahwa rahasia terbesar dalam Allah mewujudkan do’a dalam kehidupan para Nabi seperti yang telah dikisahkan dalam beberapa contoh. Terdapat hubungan dalam berdo’a dan menjalankan perintah Allah. Usaha nyata yang ditunjukkan untuk ridha Allah, belas kasihan dan surga-Nya merupakan bentuk  pengambaan sepenting seperti berdo’a. Allah menunjukkan dalam Al-Qur’an mengenai pentingnya usaha tersebut:

“Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang dia adalah mu’min, maka mereka adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik” (Surat al-Isra’, 19)

Ulama Imam Rabbani menjelaskan hal ini sebagai berikut :

Menginginkan sesuatu berarti mencapai hal tersebut,  Memang, Allah yang Maha Kuasa tidak membuat hambanya berdo’a untuk sesuatu yang tidak diterima-Nya. Hambanya yang beriman tahu bahwa usahanya juga merupakan sebuah do’a tidak hanya berdoa pada saat kesulitan tetapi pada setiap saat oleh perasaan keberadaan dan ke-Agungan Allah. Mereka memelihara kedekatan hubungan  dengan Allah Yang Maha Kuasa di setiap saat hidup mereka.

]]>
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/146254/kekuatan--doahttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/146254/kekuatan--doahttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/14-harun-yahya-etkiler/13538_terorun_tek_cozumu_kuran_ahlakidir.jpgMon, 06 Aug 2012 10:59:43 +0300
PENGLIHATAN KUCING YANG TAJAM DI MALAM HARI
  • Bagaimana kucing hidup di dunia?
  • Kenapa cara mereka melihat dan hidup di dunia beda dengan manusia?
  • Mata kucing merupakan salah satu bukti kesempurnaan Allah dalam penciptaan. Allah telah menciptakan mata kucing dengan pengaturan dan letak yang sesuai dengan makhluknya. Di salah satu ayat, Allah berfirman tentang kesempurnaan ciptaannya ;

    Dia – lah Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa, Dia memiliki nama – nama yang indah, apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada – Nya. Dan Dialah yang Maha perkasa lagi Maha bijaksana. ( QS. Al – Hasyr 24 )

    Penglihatan malam kucing sangat kuat

    Kucing dapat dengan mudah membedakan warna hijau, biru dan merah. Walaupun begitu, kelebihan sebenarnya dari mata kucing adalah agar dapat melihat di malam hari. Kelopak mata kucing terbuka di malam hari, ketika terkena sedikit cahaya, lapisan mata yang disebut iris membuat pupil mata membesar ( hamper 90% mata ) sehingga mereka lebih mudah melihat cahaya. Di saat mendapat cahaya yang lebih terang, system bekerja berlawanan untuk melindungi retina, pupil mengecil dan berubah menjadi garis tipis.

    Ada sebuah lapisan yang tidak terdapat pada mata manusia. Lapisan ini berada di belakang retina, berfungsi sebagai penerima cahaya. Ketika cahaya jatuh di lapisan ini langsung di pantulkan kembali, cahaya lewat dua kali melalui retina. Oleh karena itu, kucing dapat melihat dengan mudah di saat cahaya hanya sedikit. Bahkan di saat gelap, di saat mata manusia tidak dapat melihat. Lapisan ini juga lah yang menyebabkan kenapa mata kucing bersinar di malam hari. Lapisan ini disebut Kristal tapetum lucidum yang dapat memantulkan cahaya. Berkat kistal ini, cahaya yang jatuh di belakang mata di pantulkan kembali ke retina. Beberapa cahaya yang di pantulkan kembali ke lensa, sehingga mata bersinar. Berkat struktur ini, jumlah cahaya yang diterima mata meningkat sehingga bisa melihat dalam kegelapan. Oleh Karena itu, kucing bias melihat lebih baik dalam gelap.  Ini bukanlah bentuk dari bio-luminescence, sebab binatang tidak menghasilkan cahanya, melainkan hasil dari pemantulan.

    Alasan lain kenapa kucing bisa melihat dalam gelap juga karena adanya sel – sel batang yang lebih banyak di bandingkang sel – sel kerucut di retina mereka. Sebagaimana kita ketahui, sel – sel batang hanya sensitive pada cahaya. Mereka membentuk bayangan hitam atau putih tergantung dari cahaya yang datang dari objek, tetapi mereka sangat sensitive walau hanya dengan sedikit cahaya.

    Berkat sel – sel batang ini, kucing dapat berburu dengan mudah di malam hari. Seperti kita lihat, Allah menciptakan struktur mata yang sesuai dengan kondisi dan nutrisi yang mereka butuhkan. Mata kucing memiliki struktur dan karakteristik yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini adalah salah satu contoh dari hasil ciptaan Allah. Hasil ciptaan Allah yang unik ini terbukti dalam salah satu ayat ;

    Pencipta langit dan bumi, ketika Dia ingin menciptakan sesuatu, maka Dia hanya berkata “jadilah”, maka jadilah ia. ( QS. Al – Baqara 117 )

    Bola mata kucing lebih besar

    Selain kemampuan melihat di malam hari, bola mata kucing juga lebih besar di bandingkan yang dimiliki manusia. Jika bidang penglihatan manusia hanya sampai 160 derajat, kucing dapat dengan mudah hingga 187 derajat. Dengan karakteristik ini, mereka dapat dengan mudah melihat ancaman yang ada. Ini adalah contoh karakteistik lain dari hasil ciptaan Allah dengan bentuk yang berbeda. Sebagaimana di katakana di dalam Al – Qur’an, kaakteristik ini adalah pelajaran bagi orang – orang yang beriman ;

    Dan sungguh, pada hewan ternak itu terdapat pelajaran bagimu…( QS. An – Nahl 66 )

    Struktur mata kucing berbeda dengan manusia

    Pada mata kucing, terdapat membran ketiga yang disebut “nictitating  membrane”. Membran ini transparan, dan bergerak dari satu bagian mata ke bagian yang lainnya. Sebagai contoh, kucing dapat mengedipkan mata mereka tanpa harus menutup semuanya. Membran ketiga ini memungkinkan mata kucing terlindungi ketika berburu. Selain itu, benda – benda lain seperti debu tidak mengenai mata mereka, sehingga mata mereka tetap bersih dan lembab; sehingga kucing tidak perlu sering mengedipkan matanya seperti manusia. Jika kucing mengedipkan mata mereka sepanjang waktu seperti manusia agar matanya tetap bersih dan lembab, hal ini akan menimbulkan kesulitan bagi mereka di saat berburu. Tidak mengedipkan mata merupakan salah satu kesempurnaan ciptaan Allah untuk makhluk ini.

    Apakah mata kucing sensitive pada gerakan

    Kucing tidak dapat melihat dalam jarak dekat dengan baik sebagaimana halnya manusia dan tidak bisa focus pada objek yang dekat dengan mereka. Tetapi Allah telah menciptakan rambut sensoris dengan mekanisme sensoris yang kuat buat kucing. Berkat penciuman dan rambut sensoris, kucing dapat dengan mudah mendeteksi dalam jarak dekat. Walau makhluk indah ini sulit melihat dalam jarak dekat, mereka dapat dengan mudah merasakan dengan jarak dua sampai enam meter. Jarak ini cukup bagi kucing agar dapat berburu.

    Karakteristik lain pada mata kucing adalah mereka sensitive pada gerakan, keindahan dan yang sesuai dengan jarak penglihatan mereka. Mata kucing dan otaknya memisahkan setiap gerakan bingkai demi bingkai. Otak kucing bisa merasakan lebih banyak gambar daripada kita. Sebagai contoh, mereka dapat dengan mudah melihat tanda – tanda elektronika pada layar televise di bandingkan manusia. Ini adalah bakat khusus yang di berikan oleh Allah yang Mahakuasa kepada semua kucing. Hal ini dikarenakan  kucing menangkap mangsa mereka berdasarkan objek yang bergerak.

    Detil dan ragam yang mengagumkan di ciptakan Allah bagi kucing

    Mata kucing di ciptakan dengan kaakteristik luar biasa seperti makhluk lainnya. Ketika struktur dan karakteristik mata di uji secara individual, maka akan di lihat fungsi yang berbeda dan ini merupakan bukti dari beragamnya hasil penciptaan Allah. Variasi ini tidak dapat di katakana sebagai hasil dari mutasi ataupun seleksi alam. Allah telah memberikan mata yang sesuai dengan kebutuhan hidup dan nutrisi makhluknya.

    Memiliki pengetahuan tentang system yang menakjubkan ini merupakan kesempatan bagi setiap orang untuk melihat kekuasaan dan pengetahuan Allah yang telah menciptakan makhluknya. Kita harus berterima kasih kepada Allah yang telah menciptakan alam semesta ini. Adapun bagi orang – orang yang yang menolak ayat – Nya, Allah menjulukinya “pendusta”, seperti di dalam ayat ;

    Siapakah yang lebih zhalim daripada orang – orang yang telah di peringatkan dengan ayat – ayat Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah di kerjakan oleh kedua tangannya? ( QS. Al – Kahfi 57 )

    Kucing di ciptakan dalam bentuk yang ideal sesuai dengan lingkungan mereka, mereka perlu bernafas, makan, berburu dan mempertahankan diri agar tetap hidup. Oleh karena itu, mereka harus mengenal dunia mereka, dan membedakan antara musuh dan mangsa mereka. Dengan demikian, mereka memerlukan penglihatan khusus untuk melihat lingkungan mereka. Bagaimanapun, Allah yang Mahakuasa, Tuhan dari semua dunia, telah memberikan karakteristik yang mengagumkan seperti mata yang memiliki struktur khusus, bentuk dan ketajaman penglihatan untuk kucing. Penciptaan mata yang memiliki kekhususan bagi kucing merupakan pelajaran bagi orang – orang yang beriman sebagaimana di sebutkan di dalam Al – Qur’an ;

    Dan disana terdapat pelajaran bagimu…( QS. Al – Mu’miniin 21 )

    Karakteristik mata kucing berfungsi sesuai dengan hukum yang di tetapkan Allah. Allah menciptakan mata ini dan setiap detilnya tanpa contoh sama sekali. Hal ini terungkap dalam ayat – ayat bahwa Allah adalah pencipta semuanya ;

    Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian lagi berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. ( QS. An – Nuur 45 )

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/115126/penglihatan-kucing-yang-tajam-dihttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/115126/penglihatan-kucing-yang-tajam-dihttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/Cute-Kitten-kittens-16122946-1280-800.jpgMon, 21 May 2012 10:19:11 +0300
    SEBUAH NEGARA MISKIN DI TENGAH KONFLIK SOSIAL Berdasarkan laporan pusat penelitian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat pada tanggal 5 agustus 2011, 29.000 orang anak – anak di bawah usia 5tahun meninggal di Somalia akibat kelaparan dan kekurangan nutrisi selama lebih dari 90 hari. Sehingga di bentuklah penggalangan bantuan secara global.

    Seruan untuk membantu Somalia telah di suarakan sejak beberapa tahun terakhir, penggalangan bantuan telah di kumpulkan, makanan telah di kirimkandan seminar – seminar serta pertemuan  besar telahdiadakan.Tetapi bantuan ini di lakukan hanya untuk waktu yang sementara.Situasi tidak berubah, dan bencana kelaparan kembali terjadi.

    Semua permasalahanyang terjadi, kelaparan dan berkurangnya rasa saling mengasihi di dunia, termasuk di Somalia di akibatkan karena keengganan untuk hidup dengan tatanan yang di atur Islam dan perpecahan yang terjadi di dalam Islam.

    Dengan izin Allah, solusi dari semua permasalahan tersebut akan dating dengan di bentuknya persatuan masyakat Islam Turki.

    Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang tekutuk ;

    Kenapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan ( membela ) orang yang lemah, baik laki – laki, perempuan dananak – anak yang senantiasa berdo’a “yaTuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang penduduknya zhalim, berilah kami pelindung dari sisi –Mu, dan berilah kami penolongdarisisi – Mu ( QS. An – Nisaa’ 75 )

    Alasan dari semua permasalahan yang terjadi di dunia adalah karena manusia tidak hidup dengan  moral yang di ajarkan Islam sebagaimana seharusnya, bahkan mereka menganut pemahaman darwinisme.

    Pemahaman Darwin telah mendominasi hampir 90% di dunia sehingga manusia menjadi egois, bukan altruistic dan saling menolong.

    Di saat yang sama, ajaran agama paganism telah menghasilkan kekayaan dan kemiskinan di pihak tertentu, sehingga menghasilkan kesenjangan sosial hampir di seluruh dunia.

    Allah berfirman di dalam Al – Qur’an bahwa barang siapa yang menelantarkan orang miskin dan yang membutuhkan maka dia termasuk golongan“ orang – orang yang mendustakan agama”.

    Aku berlindung kepada Allah darigodaan syaitan yang terkutuk ;

    Tahukah kamu ( orang ) yang mendustakan agama? Mereka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menolong member makan orang miskin( QS. Al – Ma’un 1 – 3 )

    Oleh karena itu, kedamaian di dunia akan dating dari kebajikan moral orang – orang yang percaya pada agama yang lurus, mencintai dan takut hanya kepada Allah, bukan moral orang – orang yang mendustakan agama.

    Olehkarenaitu, dengan melemahnyadunia Islam, akan membuat semakin bertambahnya orang – orang yang berbuat jahat, bukan hanya umat Islam.

    Solusinya terletak pada tatanan moral Islam yang berlaku di seluruh dunia.Dengan di bentuknya persatuan masyarakat Islam Turki, umat Islam akan menyebarkan moral – moral dan nilai – nilai Islamic, insha Allah.

    Allah telah mengisyaratkan bahwa penderitaan dan gangguan yang di alami umat Islam tidak akan berakhir kecuali mereka bersatu.

    Aku berlindung kepada Allah darigodaan syaitan yang terkutuk ;

    dan orang – orang kafir adalah teman dan mereka saling membantu sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang di perintahkan Allah, niscaya  akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di bumi. ( QS. Al – Anfal 73 )

    Allah mengatakan dalam ayat ini bahwa agar perselisihan di bumi ini berakhir, umat Islam harus bersatu, saling membantu dan bersekutu dengan sesama umat Islam.Semua umat Islam wajib mematuhi perintah ini.

    Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk ;

    Berpegang teguhlah dengan tali ( agama ) Allah dan jangan berpecah belah. Ingatlah akan nikmat Allah…. ( QS. Al – Imran 103 )

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/114410/sebuah-negara-miskin-di-tengahhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/114410/sebuah-negara-miskin-di-tengahhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/pirates-hut.jpgWed, 02 May 2012 11:01:23 +0300
    PENTINGNYA MEMILIKI NIAT UNTUK BERBUAT BAIK SETIAP HARI Seorang yang beriman menjalani seluruh hidupnya berdasarkan Al Qur'an, dan berusaha menerapkan secara hati-hati dari hari ke hari apa yang telah ia baca dan pelajari dalam ayat-ayatnya. Dalam segala perbuatannya, sejak saat dia bangun di pagi hari sampai waktu dia tertidur di malam hari, dia memiliki niat bahwa dalam berpikir, berbicara dan bertindak itu harus sesuai dengan apa yang diajarkan dalam Al-Qur'an

    Allah Menyatakan kepada kita dalam Al Qur'an bahwa pengabdian seperti ini yang mendominasi seluruh kehidupan orang yang beriman.

    Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.(Surat Al-An’am: 162)

    Sejak saat seorang muslim memiliki iman, ia telah membuat keputusan untuk menghabiskan setiap saat dalam hidupnya untuk mendapatkan ridha Allah. Sejak saat itu, ia menunjukkan semangat rohani dan usaha yang besar baik dalam segi material maupun spiritual. Namun, karena kecenderungan yang melekat, seorang Muslim tidak pernah merasa bahwa imannya sudah berada pada tingkat yang cukup, sehingga selama belum sampai pada napas terakhirnya, ia selalu memiliki kesempatan untuk meningkatkan keimanannya di setiap saat dalam hidupnya.

    Dengan demikian, maka setiap hari, setiap jam, setiap saat, dia harus sekali lagi membuat niat dalam hatinya untuk memperdalam imannya, memperbaharuinya dan berkomitmen untuk menghabiskan setiap saat dalam hidupnya dalam mengerjakan amal saleh sehingga mendapatkan ridhlo Allah.

    Orang Yang Beriman Harus Memperbaharui Niatnya Setiap Hari

    Pada saat ini, seperti saat kita sedang membaca artikel ini, kitapun dapat memperbaharui niat kita. Sejak saat ini, kita dapat berniat untuk menghabiskan waktu kita, menggunakan kesempatan kita, dan mengerahkan segenap kekuatan spiritual dan fisik kita untuk digunakan pada hal-hal yang jauh lebih berguna, penuh perhatian dan tulus

    Kita bisa menilai setiap kesempatan dalam melaksanakan segala macam ibadah dengan penuh semangat. Kita bisa mengamati setiap kesempatan yang dapat menjadikan kita mendapatkan ridha Allah dan berlomba untuk melakukan amal saleh.

    Kita bisa mengalami kemajuan dalam rangka mendapatkan ridha Allah jika tidak memiliki pemikiran seperti "Saya sudah membuat perbuatan yang baik ini, dan ini sudah cukup untuk hari ini," atau "Dibandingkan dengan orang lain di sekitar saya, saya sudah melakukan banyak usaha yang lebih besar, dan dalam hal apapun, saya lebih baik dari mereka",.

    Apa yang dimaksud di sini adalah keadaan yang sangat berbeda dan khas dari pikiran. Tidak diragukan lagi, seorang Muslim menghabiskan setiap waktunya sesuai dengan moralitas Al-Qur'an. Namun, sikap seseorang yang membuat keputusan secara sadar dan tegas mengenai hal ini sangat jauh berbeda, untuk hati nurani seseorang yang seperti itu, hal ini sangat sensitif.

    Dia sangat peduli terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Dia lebih waspada terhadap pekerjaan yang sulit, dibandingkan dengan orang yang lain. Dia adalah orang yang selalu berbicara dengan kata-kata terbaik. Dia lebih baik, lebih damai dan lebih positif dibandingkan dengan orang yang lain.

    Dia adalah orang yang penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang. Dia lebih memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan berusaha untuk memenuhinya, sebelum orang lain melakukannya. Dia selalu berpenampilan dengan gaya yang damai dan sesuai. Suasana hatinya sangat berbeda dan positif, dimana orang lain langsung bisa mengetahuinya.

    Orang beriman Berniat untuk Hidup dengan Nilai Moral Yang Diajarkan oleh Allah dalam Al Qur'an dengan Cara Terbaik selama 24 Jam Sehari.

    Apapun kondisinya, orang beriman tidak akan berkompromi dalam menunjukkan akhlak yang tinggi. Nilai-nilai mereka tidak berubah, mereka selalu menyesuaikan dengan apa yang Allah Perintah dan Ridhoi.

    Mereka mengambil Muhammad Rasulullah (saw) sebagai suri tauladan mereka yang Allah Puji dalam Al Qur'an dalam kata-kata ini:

    Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung (Surat Al-Qalam: 4)

    Hanya ada satu cara untuk selamat dari hancur dalam siksaan kekal api neraka, yaitu hidup menurut Al-Qur'an dan Sunnah, dimana dengan cara ini, Alloh Menghadiahkan kepada manusia "suatu kemenangan"

    Hidup dalam Al-Qur’an dan Sunnah lah yang menyelamatkan manusia dari kebodohan, di mana mereka tenggelam, cara berpikir mereka yang primitif, lingkungan yang penuh dengan stres, karakter negatif, ketakutan yang tak berdasar, keyakinan yang sesat, dimana kesemuanya inilah yang merupakan penyebab dari disiksanya dalam neraka.

    Dengan menerapkan hidup berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, mereka memperoleh pemahaman dan kebijaksanaan, nilai yang lebih tinggi, lingkungan yang wajar, penuh dengan ketenangan pikiran, dan yang terpenting adalah hidup di Surga yang penuh dengan berkah tiada akhir.

    Hanya ada satu cara untuk menghapus semua kecemasan, pertempuran, perang, permusuhan, kemiskinan, kemelaratan dan kemarahan yang mengisi dunia: yaitu dengan hidup sesuai dengan ajaran Al Qur'an dan Sunnah Muhammad (saw). Tidak ada cara lain bagi seseorang untuk mendapatkan kebahagiaan, kesejahteraan, keadilan, kasih dan damai yang dia inginkan

    Hidup menurut Al-Qur'an dan Sunnah adalah semacam sebuah tameng terhadap ketidakadilan, konflik, ketidaksetaraan, iri hati, perang, ketidakseimbangan, kotoran, ketakutan, kefanatikan, kekejaman, kekerasan, amoral, dan hal lain seperti itu adalah solusi yang paling dasar bagi manusia agar mereka dapat hidup dengan nyaman, damai, penuh kebahagiaan dan keadilan.

    Meskipun demikian, dan karena mereka telah berpaling dari moralitas agama yang benar demi keuntungan kecil, keuntungan duniawi dan kelemahan manusia itu sendiri, sebagian orang menimbulkan kerusakan besar pada diri mereka sendiri. Bagi manusia, dengan berpaling dari moralitas Al-Qur'an dan Sunnah, ini berarti bahwa ia akan tetap tidak sadar akan kebenaran yang merupakan hal yang sangat penting untuk diketahuinya.

    Namun, sumber daya yang telah dikumpulkan oleh dia dan manusia fana seperti dia, tidak akan cukup untuk bertahan hidup dalam situasi dan masalah yang mereka hadapi di dunia. Orang-orang seperti mereka akan menghabiskan seluruh hidup mereka didalam kecemasan, kekhawatiran, stres, ketakutan dan kesulitan, dan tidak ada solusi untuk masalah mereka. Dan pada akhirnya, mereka akan menerima situasi ini sebagai suatu yang normal dan akan menghabiskan sisa hidup mereka dalam keadaan tertipu, dan mereka berpikir bahwa penderitaan mereka adalah "sebuah kenyataan hidup", padahal keadaan seperti itu sebenarnya merupakan hukuman karena tidak menjalani hidup dengan prinsip-prinsip moralitas agama.

    Orang-orang beriman yang mengikuti nilai-nilai yang ditetapkan oleh Allah dalam Al Qur'an dan membuat mereka menang atas setiap saat dalam hidup mereka, akan hidup dalam keadaan terbaik

    Allah mengumumkan kabar baik untuk orang beriman dalam kata-kata berikut:

    Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga). (Surat Saba: 37)

    Orang beriman mengalami efek positif dari "memperbaharui niatnya" setiap hari. Tujuan seorang beriman yang memiliki sikap moral seperti ini (selalu memperbaharui niat) adalah agar menjadi salah seorang diantara "para hamba yang paling dicintai Allah." Untuk alasan seperti ini, saat dia bisa sepenuhnya mengadopsi sikap moralitas ini, ia sekali lagi berkeinginan untuk menjadi lebih tulus, lebih sensitif terhadap ridha Allah, dan lebih teliti, hal ini akan memperdalam moralitasnya dan bahkan lebih.

    Hal ini berlanjut hingga akhir hidupnya, ia tidak pernah merasa bahwa usaha dan perbuatannya yang baik ini sudah mencukupi. Akibatnya, iman, moralitas, kepribadian dan sikapnya,  mengalami kemajuan terus menerus dan pada akhirnya mencapai kesempurnaan.

    Dalam Qur'an, Allah Memberi tahu kepada kita tentang karakter Muslim seperti itu, berikut ini:

    Orang-orang seperti itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. (Surat Al-Mu’minun: 61)

    Dengan kehendak Allah, hidup sesuai dengan ajaran Al Qur'an dan Sunnah akan menjadikan orang untuk mampu mengembangkan suatu wawasan yang luas dari pemahaman, kecerdasan yang unggul, kemampuan untuk membedakan mana yang benar dan salah, serta kemampuan untuk mempertimbangkan suatu hal secara mendalam.

    Karakter-karakter seperti ini akan memastikan bahwa orang yang memiliki karakter-karakter tersebut, akan menjalani hidup setiap saat dalam kehidupannya dalam kemudahan yang berasal dari keuntungan-keuntungan ini.

    Seseorang yang menjalani hidupnya dengan tunduk pada Allah dan sesuai dengan ajaran agama akan sangat berbeda dari orang lain dalam cara dia berperilaku, duduk dan berjalan, dalam sudut pandangnya dan bagaimana ia menjelaskan dan menafsirkan sesuatu hal, dan dalam solusi yang ia temukan untuk masalah-masalah yang menghadapinya.

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/107955/pentingnya-memiliki-niat-untuk-berbuathttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/107955/pentingnya-memiliki-niat-untuk-berbuathttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/17497_hz_hudun_cagrisi.jpgFri, 13 Apr 2012 16:45:04 +0300
    TIDAK ADA PERUBAHAN DALAM AL-QUR'AN Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah? Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian (Surat Nuh: 13-14).

    Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? (Surat Al-Insan: 1)

    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur(1536) yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. (Surat Al-Insan: 2)

    Kawannya (yang mu'min) berkata kepadanya sedang dia bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? (Surat Al-Kahfi: 37)

    Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (Surat Al-Hajj: 5)

    Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (Surat Al-Ghafir atau Surat Al-Mu’min: 67)

    dari air mani, apabila dipancarkan.(Surat An-Najm: 46)

     (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah". (Surat Shaad: 71)

    Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Surat Al-Baqarah: 30)

    Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu binatang ternak…” (Surat Az-Zumar: 6) 

    Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. (Surat Al-Mulk: 6) 

    Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? (Surat Nuh: 16)

    Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan (Surat Nuh: 19),

    Dia (Musa) berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".(Surat Asy-Syuara: 26)

    Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu. (Surat Ad-Dukhan: 8)

    Adakah kamu hadir ketika Ya'qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".(Surat Al-Baqarah: 133)

    Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya, kemudian Dia mengambalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya. (Surat Nuh: 17-18)

    Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). (Surat Al-Qashash: 68)

    Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Surat Al-Fathiir: 1)

    Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina". Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.(Surat Al-Baqarah: 65-66)

    Katakanlah: "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi [424] dan (orang yang) menyembah thaghut ?". Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.(Surat Al-Maaidah: 60)

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/107561/tidak-ada-perubahan-dalam-alhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/107561/tidak-ada-perubahan-dalam-alhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/9369_Bitkiler_dunyasina_acilan_kapi_bizi_Allahin_kusursuz_yaratisina_goturuyor.jpgThu, 05 Apr 2012 10:57:36 +0300
    DUNIA ELEKTRON YANG MENAKJUBAN Sebuah atom, terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, terdiri dari inti dan elektron yang berputar di sekitar inti.

    Proton merupakan inti bermuatan positif dan neutron tidak bermuatan, inti itu sendiri selalu bermuatan positif. Sedangkan elektron yang berputar di sekitar inti sebanyak satu juta kali putaran per detik SELALU bermuatan negatif.

    Salah satu karakteristik terpenting yang membuat atom begitu menakjubkan adalah putaran dari electron yang tanpa henti.

    Elektron dalam atom, yang tidak pernah berhenti berputar sejak saat penciptaan mereka, TERUS BERPUTAR TANPA TERPUTUS DENGAN KECEPATAN YANG SAMA, tidak peduli berapa banyak waktu berlalu atau dari bagian apa substansi mereka.

    Setiap atom memiliki jumlah elektron yang berbeda. Misalnya, hanya ada 1 elektron dalam atom hidrogen, 2 elektron dalam atom helium dan 92 elektron dalam atom uranium.

    Elektron-elektron tersebut berputar pada tujuh orbit yang terpisah. Dalam atom yang berat, sekitar 100 elektron didistribusikan di antara tujuh orbit tersebut. Sejumlah elektron berputar dengan kecepatan luar biasa pada orbit yang sama, atau bahkan ada elektron yang menyeberang antar orbit. TETAPI MEREKA TIDAK PERNAH bertabrakan.

    Hal Ini adalah salah satu aspek yang paling menakjubkan dari elektron. Tak ada satupun dari seratus atau lebih elektron pada tujuh orbit berbeda, yang berputar satu juta kali tiap detiknya, yang pernah bertabrakan dengan elektron yang lain, berhenti berputar atau putarannya menjadi lambat. Setiap elektron masing-masing mengontrol gerakannya yang menakjubkan itu agar tetap pada jalannya sendiri, dalam harmoni yang menakjubkan, dan telah melakukannya sejak penciptaan alam semesta.

    Ada hal lain yang menakjubkan di sini. Agar elektron dapat berputar pada orbit yang berbeda mereka harus memiliki massa yang berbeda, seperti planet-planet. Tapi anehnya semua elektron MEMILIKI MASSA DAN UKURAN YANG SAMA. Hal inilah yang hingga saat ini belum diketahui mengapa tingkat energi dari partikel-partikel identik ini berbeda dan mengapa mereka berputar dalam orbit yang berbeda (padahal massa dan ukurannya sama).

    Elektron menempati tempat mereka di orbitnya dengan suatu perintah khusus dan berpindah tempat bila perlu, juga dengan cara yang sama. Mereka terlindungi secara special, maka dengan demikian mereka tidak pernah berbenturan, karena pada hakikatnya mereka berada di bawah kendali tunggal dari Alloh Yang Maha Kuasa, yang Menciptakan dan Selalu Mengawasi mereka setiap saat.

    Setiap atom telah diciptakan lebih dari 15 miliar tahun yang lalu dan sampai saat ini masih tetap patuh menjalankan aturan sama yang menakjubkan tersebut.

    Selama 15 miliar tahun, tidak ada satupun elektron berputar pada orbit yang salah, tak ada satupun yang merubah kecepatan atau bertabrakan dengan elektron yang lain, karena setiap elektron berada dalam pengetahuan Tuhan kita dan setiap elektron bergerak atas perintah-Nya.

    Itu sebabnya, jika dikaji dari sisi pengetahuan dan penciptaan, mulai dari galaksi raksasa hingga ke dunia yang tak terlihat di dalam atom, semuanya adalah satu dan sama. Mereka semua ada karena Tuhan kita Allah memerintahkan mereka untuk  "Jadilah!"

    Aku berlindung kepada Alloh dari godaan syetan yang terkutuk

    Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia. (Surat An-Nahl: 40)

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/107560/dunia-elektron-yang-menakjubanhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/107560/dunia-elektron-yang-menakjubanhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/electron.jpgThu, 05 Apr 2012 10:53:53 +0300
    LIAM NEESON, SEORANG BINTANG FILM TERKENAL, MEMUTUSKAN UNTUK MENJADI SEORANG MUSLIM Berdasarkan wawancara dari Mr. Adnan Oktar pada tanggal 26 Januari 2012 di A9 TV

    ADNAN OKTAR: Apakah Liam Neeson, sang actor hebat itu sudah menjadi seorang Muslim atau apakah dia mengatakan bahwa dia ingin menjadi seorang Muslim?

    TIM PRODUKSI : Dia mengatkan bahwa dia ingin menjadi seorang Muslim

    ADNAN OKTAR: Masya’ Allah, Semoga Alloh Memberikan dia petunjuk. Seluruh saudara muslim sebaiknya harus berdo’a kepada Alloh Agar Alloh Membuka hatinya. Hal ini, tentu merupakan suatu kejadian luar biasa dan hal ini adalah suatu karunia baginya, walau dia baru sekedar mengatakannya. Hal yang demikian akan meningkatkan solidaritas antara Kristen dan Muslim dan dapat juga meningkatkan kecintaan terhadap Islam. Hal ini artinya dia memiliki hati dan nurani yang tulus. Semoga Alloh Mengaruniakan kepadanya umur panjang. Semoga Alloh Memberikan dia kesehatan, kesejahteraan dan kebaikan. Semoga Alloh Memberikan dia petunjuk. Semoga Alloh Melimpahkan dia keteguhan  hati. Karena dibutuhkan keteguhan hati untuk menjadi seorang Muslim. Karena akan ada beberapa orang yang akan membuat hidupnya jadi sulit, dengan berkata “Apa yang kau cari?” Hal ini membutuhkan keteguhan hati. Semoga Alloh Melimpahkan banyak petunjuk kepada para artis yang memiliki hati yang baik dan halus, dan juga untuk orang-orang yang terkenal lainnya. Semoga orang-orang tersebut menjadi salah satu penolong Islam dalam menyebarkan ajaran Islam kepada banyak orang, insya’ Alloh. Dan orang-orang tersebut yang berasal dari kelas tinggi yang dipenuhi rasa cinta, akan memberikan dampak yang besar untuk menghilangkan sikap fanatik dan pola pikir jahat terhadap Islam . Hal ini juga merupakan suatu hal yang sangat baik dalam maksud tersebut, insha’ Alloh. Tetapi tentunya akan jauh lebih baik jika kita telah bertemu dengannya, insya’ Allah.

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/107559/liam-neeson-seorang-bintang-filmhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/107559/liam-neeson-seorang-bintang-filmhttp://imgaws1.fmanager.net/Image/objects/6-makaleler/Story.jpgThu, 05 Apr 2012 10:49:44 +0300
    SADARLAH BAHWA ALLAH-LAH YANG MENGATUR SEGALA SESUATU DALAM SETIAP DETAIL NYA Kebanyakan orangsenang ketika hal-hal terjadi sesuai dengan keinginan mereka, tetapi mudah kesal ketika hal-hal kecil tidak sesuai dengan keinginan mereka.Tetapi, seseorang memercayai Allah (khususnya muslim) tidak boleh memiliki sifat seperti itu. Dalam Al-Qur'an, Allah mengungkapkan kabar baik bahwa Ia telah menentukan setiap peristiwa yang terjadi hanyalah demi kebaikan hamba-Nya yang benar, dan tidak ada yang harus menjadi kesedihan atau kesulitan bagi mereka.

    Seseorang yang mengetahui kebenaran ini didalam hatinya, dapat menyenangi hal apapun yang ia jalani dan berkah yang terdapat di balik hal itu.

    Banyak orang tidak memikirkan bagaimana mereka tercipta ataupun mengapa mereka ada. Meskipun hati nurani mereka membimbing mereka agar sadar tentang keajaiban dan sempurnanya dunia yang dimiliki oleh Sang Pencipta, banyak sekali cinta yang mereka rasakan untuk kehidupan dunia ini, atau keengganan mereka untuk menghadapi kebenaran, membawa mereka untuk menyangkal realitas mengenai keberadaan-Nya. Mereka menolak bukti bahwa setiap kejadian dari hidup mereka telah ditentukan sesuai dengan rencana dan tujuan, tetapi perilaku mereka menunjukkan aksi yang salah, yakni menganggap hal-hal yang terjadi hanyalah kebetulan ataupun keberuntungan. Bagaimanapun, itu hanyalah pandangan sekilas dari manusia yang menghalangi mereka untuk melihat kebaikan/sisi positif dari suatu kejadian dan mengambil pelajaran dari kejadian tersebut.

    Adajuga mereka, yang sadar akan keberadaan Tuhan, dan memahami bahwa Dialah yang telah menciptakan seluruh alam semesta. Mereka mengakui bukti bahwa Allah-lah yang menurunkan hujan atau mengatur terbit dan terbenamnya matahari. Mereka mengakui bahwa selain karena kuasa Allah, tidak ada satupun kejadian yang dapat terjadi. Namun, ketika terjadi sedikit insiden kecil dalam hidup mereka, mereka tidak dapat berpikir mengenai kekuasaan Allah. Namun demikian, Dialah yang mentakdirkan seorang maling untuk mencuri ke rumah seseorang saat malam, menjadikan suatu halangan yang membuat seseorang jatuh, sebidang tanah yang subur untuk menghasilkan tanaman menjadi gersang, perdagangan agar menguntungkan, ataupun panci masakan yang terlupakan di kompor. Setiap kejadian termasuk dalam hikmah Allah yang tak terbatas dan sesuai dengan rencana-Nya yang luhur. Setetes noda lumpur pada celana kita, sebuah tusukan pada ban, jerawat muncul di wajah seseorang, penyakit, atau hal yang tidak diinginkan, semuanya dimasukkan kedalam kehidupan seseorang dengan rencana tertentu.

    Tidak ada seseorang yang mengalami—mulai dari ia membuka matanya—dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan terpisah dari Allah. Semua kehidupan, secara keseluruhan diciptakan oleh Allah, satu-satunya yang memegang kendali atas alam semesta. Ciptaan Allah adalah sempurna, tanpa cacat, dan penuh dengan tujuan. Ini adalah bagian dari takdir yang diciptakan oleh Allah, seseorang tidak boleh mendiskriminasi suatu kejadian dengan menetapkan suatu kejadian buruk dan jahat. Apa yang menjadi kewajiban pada seseorang adalah untuk mengenali dan menghargai kesempurnaan dari semua kejadian, dan untuk percaya dengan semua kepastian yang terletak didalamnya, terlebih dari itu kita juga harus sadar mengenai kebijakan Allah yang tak terbatas, semua dirancang untuk mengarah kepada tujuan yang luar biasa. Memang, bagi mereka yang percaya dan mengenali kebaikan dalam segala hal yang menimpa mereka, baik di dunia ini dan dunia luar merupakan bagian dari suatu kebaikan yang kekal.

    Dalam Al-Qur’an, Allah menarik perhatian kita kepada fakta tersebut, hampir di setiap halaman. Inilah sebabnya mengapa kegagalan untuk mengingat bahwa segala sesuatu menurut takdir tertentu merupakan kegagalan bagi seseorang yanb beriman. Takdir yang sudah ditentukan oleh Allah itu unik, dan dialami oleh seseorang persis seperti yang telah Allah tetapkan. Orang awam bisa merasakan keyakinan pada takdir hanya sebagaicara untuk “menghibur saat terjadi bencana.”

    Takdirditahbiskan oleh Allah adalah unik, dan dialami oleh seseorang dalam persis cara Allah telah ditakdirkan. Orang biasa merasakan keyakinan pada takdir hanya sebagai cara untuk "menghibur saat terjadi bencana". Seorang mukmin, di sisi lain, mencapai pemahaman yang benar terhadap takdirnya, sepenuhnya menangkap bahwa itu adalah program yang sempurna satu-satunya yang dirancang khusus untuknya.

    Takdir adalah agenda sempurna yang seluruhnya dikembangkan untuk seseorang untuk masuk surga. Hal ini penuh dengan berkat dan untuk tujuan ilahi. Setiap kesulitan yang ditemui seseorang di dalam dunia ini akan menjadi sumber kebahagiaan tak terbatas, suka cita, dan damai di akhirat. Ayat “Karena seseungguhnya sesudah kesulitan datang kemudahan.” (Q.S. Al-Insyirah : 5) menarik perhatian kita pada fakta ini, dalam takdir seseorang, kesabaran, dan keberanian dari seseorang yang beriman adalah ditakdirkan bersama dengan imbalannya masing-masing di akhirat.

    Ini mungkin terjadi selama hari itu, bahwa orang beriman akan menjadi jengkel atau khawatir tentang hal-hal tertentu yang telah terjadi. Alasan utama dari rasa jengkel tersebut adalah kegagalannya untuk mengingat bahwa kegagalan dalam hidupnya adalah bagian dari takdir yang khusus diciptakan oleh Allah. Padahal, ia akan dihibur dan tenang ketika ia diingatkan tentag tujuan penciptaan Allah.

    Inilah sebabnya mengapaorang beriman harus belajar untuk terus diingat bahwa semuanya sudah ditakdirkan, serta mengingatkan orang lain mengenai fakta ini. Dia harus menunjukkan kesabaran dalam menghadapi kejadian tersebut bahwa Allah telah ditakdirkan untuknya, di relung tanpa batas waktu, menaruh kepercayaan kepada-Nya, dan berusaha untuk mengenali alasan-alasan di balik itu. Mereka yang berusaha memahami alasan ini akan—dengan izin Allah—sukses. Meskipun mereka mungkin tidak selalu bisa mendeteksi tujuan mereka yang sebenarnya, mereka harus tetap diyakinkan bahwa, ketika sesuatu terjadi, tentu saja untuk beberapa yang baik dan untuk tujuan.

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/40201/sadarlah-bahwa-allah-lah-yanghttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/40201/sadarlah-bahwa-allah-lah-yangMon, 28 Mar 2011 16:34:57 +0300
    KESEDERHANAAN ORANG-ORANG MU’MIN Seperti yang kita pahami dari ayat, “ orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, dan mereka tidak menyombongkan diri” (al-Sajdah: 15), bahwa salah satu keadaan keimanan terpenting adalah kesederhanaan. Oleh karena itu, seperti yang dijelaskan ayat tersebut, mu’min itu selalu sederhana, menyadari bahwa Allah tidak akan mencintai siapapun yang sombong (al-Nisâ: 36).

    “Adapun hamba-hamba Tuhan (Allah) yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, Salam.”(al-Furqan: 63)

    Moralitas (akhlâq) Islam menuntut ketundukkan pada Allah, dan ketundukkan menuntut pengakuan atas kelemahan seseorang. Orang-orang mu’min, yang mengakui bahwa segalanya milik Allah dan bahwa dirinya lemah dan membutuhkanNya, juga akan bersikap sederhana terhadap hamba Allah yang beriman lainnya. Bersikap sombong bertentangan dengan keyakinan, dan Rasulullah saw.menyuruh orang-orang mu’min agar rendah hati dan memperlakukan sesama layaknya saudara, sebagaimana dalam hadits:

    Janganlah saling iri, menaikkan harga sesuau kepada orang lain, saling membenci, saling berpaling, dan janganlah saling merendahkan harga jual, tetapi jadilah dirimu. Hai hamba-hamba Allah, bersaudaralah. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak menindas maupun menjatuhkanya, membohongi atau mencelanya. Kesalehan ada di sini–Nabi saw. menunjuk dadanya tiga kali. Cukup jahat bagi seseorang yang memandang rendah (hina) saudaranya sesame Muslim.(H.R. Muslim)

    Kesombongan dan kesederhanaan terlihat terutama pada hubungan manusia. Sikap iblis, sebagaimana diceritakan dalam Qur’ân, menjelaskannya dengan sangat baik. Iblis menolak bersujud pada Nabi Adam. Menyadari akan kemahabesaran Allah, tidak masuk akal baginya secara terang-terangan mengakui kebesaran Adam di atas Allah. Tetapi, menyakiti adalah kebanggannya. Kepada Nabi Adamlah iblis menunjukkan keangkuhan, dan dengan demikian menampakkan sikap pembangkangannya kepada Allah.

    Oleh sebab itu, kesombongan yang merupakan dosa terhadap Allah, terlihat pada hubungan seseorang dengan yang lain, demikian pula dengan kesederhanaan. Orang-orang mu’min menunjukkan ketundukkan mereka pada Allah dengan bersikap sederhana terhadap hambaNya yang lain. Menyadari bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas sifat-sifat mereka, mereka bersyukur pada Allah, dan tidak pernah lupa bahwa Allah mungkin akan menariknya kembali kapanpun. Takut akan hukuman dari sang Pencipta dan Pemilik kekuasaan, mereka berlindung pada tak satupun selainNya. Ketundukan dan ketakutan orang-orang mu’min kepada Allah ini, diceritakan dalam ayat sebagai berikut:

    “Katakanlah (Muhammad), “sesungguhnya tidak ada sesuatupun yang dapat melindungimu dari (azab) Allah dan aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain diriNya.”(al-Jinn: 22)

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/40200/kesederhanaan-orang-orang-muminhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/40200/kesederhanaan-orang-orang-muminMon, 28 Mar 2011 16:30:13 +0300
    GUNTUR BERTASBIH MEMUJINYA Tiga juta guntur dalam setahun

    Sumber energi yang bergerak pada kecepatn 96.000 km/jam dan melepaskan panas 30.000o.

    Pernahkah anda berpikir bagaimana guntur–sebagai salah satu peristiwa atmosfir terhebat yang Allah ciptakan–itu tebentuk dan bagaimana ia mampu melepaskan sejumlah energi yang demikian besar?

    Selama hujan, guntur dan kilat yang tersusun dari pembentukan cahaya-cahaya terang akibat pelepasan energi listrik di ruang atmosfir, sesungguhnya merupakan sumber energi yang menghasilkan listrik lebih besar dari pada ribuan pembangkit listrik–di samping sebagai fenomena iklim. Jawaban atas pertanyaan bagaimana sumber-sumber energi alam ini terbentuk dan betapa besarnya sumber-sumber tersebut melepaskan cahaya dan panas adalah sebuah keajaiban penciptaan yang mengungkapkan kebesaran dan keagungan Allah swt. yang abadi.

     

    Kehebatan pembentukan dalam sekejap: keajaiban kilat dan petir

    -          energi yang dilepas oleh sekali kilatan petir lebih besar dari pada energi yang dihasilkan seluruh pembangkit listrik di Amerika.

    -          Satu kilatan petir dapat menyalakan 100 watt bola lampu selama lebih dari tiga bulan.

    -          Pada titik sentuh petir ke bumi, cuaca memanas hingga 25.000o C. kecepatan kilatan petir 150.000 km/detik dan rata-rata ketebalannya 2,5-5 cm.

    -          Petir menghasilkan molekul nitrogen yang dibutuhkan bagi tumbuh-tumbuhan di Bumi utuk menunjang kehidupanya.

    -          Setiap petir rata-rata memiliki 20.000 amper daya listrik. Seorang tukang las hanya menggunakan 250-400 amper untuk mengelas baja.

    -          Petir bergerak pada kecepatan 150.000 km/detik, hampir setengah kecepatan cahaya dan 100.000 kali lebih cepat dari kecepatan suara.

    Suara yang dilepaskan oleh satu kilatan lebih besar dari pada cahaya 10 juta bola lampu berdaya 100 watt. Ini menerangkan; apabila setiap rumah di Istanbul menyalakan satu bola lampu, pancaran cahaya dari satu kilatan petir akan lebih besar. Allah menyatakan fenomena kilat yang menakjubkan ini seperti “…kilauan kilatnya hampir membutakan pandangan.” (al-Nûr: 43)

     

    Bagaimanakah kilat terbentuk?

     Udara–yang dipanaskan oleh cahaya matahari–naik membawa molekul-molekul air yang menguap di dalamnya. Ketika udara yang naik ini mencapai ketinggian 2-3 km, udara tesebut bersentuhan dengan lapisan udara dingin. Saat kenaikan udara, kristal-kristal es yang terbentuk di dalam awan melepaskan energi listrik statis yang terbentuk karena pergesekan. Energi listrik ini mengandung unsur positif (+) pada lapisan atas awan dan unsur negatif (-) pada lapisan bawahnya. Ketika awan cukup terisi untuk mengionisasi udara; maka petir terbentuk.

     

    Mengapa bisa bergemuruh?

    Petir memanaskan udara di sekitarnya hingga 30.000o C dalam sepersejuta detik. Udara yang dipanskan meluas, dan menyebarkan gelombang suara yang lebih cepat dari kecepatan suara; dengan tekanan 100 kali lebih besar dari tekanan atmosfir normal. Sama halnya dengan pesawat yang melintas dengan kecepatan suara, ini menyebabkan ledakan suara (gemuruh) di udara, sehingga dinamakan gemuruh/guntur.

     

    Mengapa cahaya dan suara guntur tidak bersamaan mencapai bumi?

    Ini dikarenakan suara guntur mencapai pendengaran kita dengan kecepatan suara (340 m/detik di udara); sedangkan petir mencapai visual (penglihatan ) kita dengan kecepatan cahaya (99, 793 km/detik). Ini menyebabkan perbedaan waktu antara dua peristiwa, dan dengan demikian membuat kilatan (petir) mencapai bumi lebih sebelum guntur.

     

    Apa perbedaan antara kilat dan petir?

    Ketika perbedaan muatan listrik menjadi lebih besar antara bumi dan awan, udara menjadi lebih mudah ditembus dari bumi ke awan; pelepasan energi listrik dimulai melalui saluran penghantar yang dibentuk oleh udara yang ditembus itu. Pelepasan energi listrik dari awan disebut dengan kilat, dan pelepasan energi listrik dari bumi disebut petir atau sambaran balik.

     

    Kebenaran kilat yang dinyatakan dalam Qur’ân

    Suratal-Ra’d–yang artinya “Guruh” atau “Guntur”–merupakan salah satu surat dalam Qur’ân. Allah memberitahukan bahwa guntur dibentuk oleh kilat yang bertasbih memujiNya: “Dan guruh bertasbih memujiNya (demikian pula) para malaikat karena takut kepadaNya…” (al-Ra’d: 13)

    Sambaran kilat yang mengingatkan kita pada kematian

    Pengalaman mereka yang selamat dari sambaran kilat yang dapat menyebabkan kematian ratusan orang setiap tahunnya, mengingatkan kita pada kematian dan juga pengungkapan ketakberdayaan seseorang di hadapan Allah. Kemungkinan seseorang tesambar petir adalah 1:700.000; akan tetapi tidak seharusnya seseorang meremehkan kemungkinan tersebut dan juga dampak yang dihasilkan. Menurut pengakuan mereka yang pernah tersambar petir, aliran listriknya–bahkan–dapat meledakkan kancing dan sleting baju dan seseorang dapat jatuh pingsan. Karena kerusakan otak yang dialaminya, seseorang yang dirawat secara intensif di rumah sakit harus belajar kembali bagaimana caranya berjalan, menelan makanan/minuman, atau dengan kata lain bagaimana caranya hidup kembali. Mereka relah menggambarkan bagaimana yang dirsakannya, dan ketika itu seola-olah mereka “hidup merana dan kemudian dihidupkan kembali.” Dalam Qur’ân, peristiwa yang sangat serupa terjadi ketika Allah tunjukkan pda kaum Nabi Musa as. Dengan keberanian yang keliru dan memalukan, bani Israel menuntut pada Nabi Musa as. agar mereka dapat melihat Allah dengan mata mereka, dan sementara menuntut, mereka ditunjukkan dampak kilat yang serupa. Pernyataan dalam ayat berikut “maka kilat menyambarmu hingga kamu mati” dan “kemudian kami membawamu kembali ke kehidupan setelah kamu mati,” menjadi petunjuk dari kenyataan bahwa mereka –ketika itu –merasa hidup kembali setelah jantungnya terhenti, akibat kejutan dan juga hilangnya kesadaran dan ingatan yang mereka alami. (Allah mengetahui yang terbaik) Berikut ini adalah ayat-ayat yang berhubungan dalam Qur’ân:

    “Dan ingatlah ketika kamu berkata, “wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu seebelum kami melihat Allah dengan jelas,” maka petir menyambarmu, sedang kamu menyaksikan. Kemudian, kami membangkitkan kamu setelah kamu mati, agar kamu bersyukur.” (al-Baqarah: 55-56)

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/40199/guntur-bertasbih-memujinyahttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/40199/guntur-bertasbih-memujinyaMon, 28 Mar 2011 16:24:45 +0300
    MENGAPA PARA DARWINIS BUNGKAM BEGITU LAMA? Saat ini, telah lama kita tidak mendengar berita apapun dari para Darwinis dan medianya,yangselama puluhan tahun terus menerus mengabarkan kisah-kisah palsu tentang evolusi, tak henti-hentinya menciptakan fosil khayalan dan mengumumkan bahwa “mata rantai yang hilang telah ditemukan”, dan yang menggembar-gemborkan teori-teori yang tak terhitung jumlahnya yang menyatakan bahwa sebuah sel dapat muncul secara tiba-tiba dan mengkait-kaitkan kisah-kisah berlebihan tersebut seolah-olah mereka benar-benar terjadi. Desas-desus mengenai mata rantai yang hilang telah tiada, pernyataan panjang mengenai evolusi yang diberikan kepada media cetak telah berakhir dan para Darwinis yang biasanya tampil di berbagai acara televisi setiap minggunya tak lagi terlihat. Apa yang menjadi alasan perubahan besar tersebut?

    Alasannya adalahkekalahan besar yang diDERITA PARA Darwinis

    Darwinis telah mempraktekkan hipnose massa yang sitematis selama kurang lebih 150 tahun, sejak hari Darwin. Mereka telah membungkam semua suara yang menentang mereka. Mereka berhasil mencari cara untuk mempengaruhi banyak sekolah dan universitas. Sejumlah besar media pun berada di bawah kendali mereka. Media bertindak seketika itu juga disaat propaganda Darwinis membutuhkannya, dan dengan demikian, kemunculan “mata rantai khayalan” yang serba tiba-tiba pun diyakini.

    Sistem tersebut dijalankan dengan sangat sistematis dan berhasil. Hipnose massa terus berlangsung sebagaimana yang direncanakan. Para anti Kristus telah bekerja selama 150 tahun. Mereka melanjutkannya dengan hipnose yang sangat mendalam hingga terciptalah penganut paham Darwinisme, Materialisme, bahkan Anti Agama. Ia memberikan bermacam-macam mantra kepada masyarakat dengan mengatakan “Anda adalah Darwinis, dan Anda ada secara tiba-tiba.” Di bawah pengaruh mantra Anti Kristus ini, orang-orang percaya bahwa bertahun-tahun lalu mereka ada secara tiba-tiba, dan percaya begitu saja bahwa Darwinisme memang benar.

    Namun, pembongkaran hipnose massa ini merupakan sesuatu yang tak pernah diharapkan Darwinis.

    Atlas Penciptaan merupakan Keruntuhan Terburuk bagi Kaum Darwinis

    Atlas Penciptaan memberikan pukulan besar kepada kaum Darwinis. Mereka bingung mengenai apa yang harus dilakukan setelah Atlas Penciptaan dan tidak pernah mengira akan mendapat pukulan telak secara mendadak. Mereka melihat bahwa mantra yang telah disebarkan kepada masyarakat selama bertahun-tahun mulai berakhir. Mereka berada dalam guncangan atas terbongkarnya keberadaan lebih dari 300 juta fosil. Bukti Penciptaan yang dengan sangat hati-hati telah begitu lama mereka sembunyikan, dengan jelas diperlihatkan kepada dunia. Orang-orang merasa heran mengetahui bahwa tak ada satupun yang merupakan fosil trasnsisi. Selain itu, terbukanya fakta bahwa kehidupan tidak bisa terjadi secara kebetulan (sebagaimana dugaan kosong para darwinis) dan bahwa tak satu pun protein bahkan yang paling sederhana sekalipun dapat terbentuk secara spontan, menyiapkan keruntuhan terbesar bagi Darwinis.

    Darwinis, yang mampu melakukan segala macam penipuan dan tanpa rasa malu melakukannya selama bertahun-tahun, dan tanpa ragu-ragu menerbitkan laporan palsu dan penuh dusta di manapun dan kapanpun mereka inginkan dan kemudian dengan semaunya memaksakan hal tersebut pada semua orang, sekarang merasa malu karena dikenal sebagai penipu. Mereka terbiasa bertindak sebebas-bebasnya merasa bahwa kerajaan dusta mereka tak akan pernah terungkap, namun sekarang dihantui ketakutan bahwa orang lain akan menyadari bahwa mereka adalah penipu di mana pun mereka berada. Saat ini mereka benar-benar menyadari bahwa berita kebohongan dalam koran dan majalah tak terelakkan lagi pasti akan digugat (sebagaimana kasus penipuan IDA dan ARDI) dan mereka harus menarik semua pernyataan mereka dan mengeluarkan pernyataan maaf. Mereka menyadari bahwa laporan evolusi yang pernah dimanfaatkan untuk menyebarkan mantra evolusi sekarang hanya akan mempermalukan dan menjadikan mereka sebagai bahan tertawaan.

    Itulah sebabnya Darwinis menjadi bungkam. Mereka tak bisa lagi berbohong. Teknik propaganda Darwinis tak lagi bermanfaat bagi mereka. Gerakan Anti Kristus yang menyebarkan Darwinisme kepada banyak orang, kini telah menjadi salah satu pukulan terberat bagi mereka. Darwinis tak bisa lagi menggunakan pers, yang dulunya merupakan senjata pamungkas mereka dalam melaporkan kebohonganya. Mengulang kebohongan tak lagi mampu menampung tujuan apapun.

    Tentu saja para Darwinis tak pernah membayangkan hal ini akan terjadi. Namun, hal ini merupakan hasil yang telah lama diketahui dan dinantikan oleh umat Islam. Karena hal ini merupakan janji Allah di dalam Al Qur'an. Sebagaimana Allah berfirman dalam ayat "Sebenarnya Kami lemparkan yang hak  (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya," (QS. Al-Anbiya', (21):18), Dia akan memberlakukan kekalahan yang hebat pada semua pendapat-pendapat sesat dan agama-agama yang berkembang melawanan keyakinan yang haq, dan semua kepercaan takhayul inipun akan lenyap. Darwinis akan melihat kemenangan yang semata-mata milik Allah dan orang-orang yang telah mengagungkan-Nya. Allah, Tuhan semesta alam, kekal dan abadi, Maha Besar, Maha Kuasa.

    Sebagaimana disebutkan dalam sebuah ayat:

    Katakanlah, 'Ya Allah! Penguasa Kerajaan! Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Engkau maha kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Imr'an, (3):26)

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/39703/mengapa-para-darwinis-bungkam-begituhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/39703/mengapa-para-darwinis-bungkam-begituSun, 13 Mar 2011 10:14:43 +0200
    MENGHINDARI KESIA-SIAAN  

    Lalai menghargai berkah atau pemberian dari Allah, menghabiskan atau menghambur-hamburkan sesuatu adalah bentuk kesia-siaan, bertentangan dengan  yang Allah peringatkan dalam A-Qur’ân:

    “Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isrâ’, (17):26-27)

    Kelalaian atas limpahan berkah yang diberikan Allah menunjukkan kurangnya bersyukur padaNya. Seperti yang ditetapkan dalam Qur’ân, mengingkari syukur adalah sifat setan; oleh karena itu, mereka yang tidak bersyukur pada Allah dengan mengabaikan ketetapanNya, menjadi “saudara iblis” atau pengikut setan.

    Sementara keberkahanssemestinyasecara logisdapat meningkatkan rasa bersyukur seseorang kepada Allah, maka menyia-nyiakannya menunjukkan sikap pengingkaran, sebuah sikap yang mungkin akan mencabut rahmat dan berkah Allah pada seseorang di hari akhirat.

    Surga adalah tempatnya kemuliaan yang dihiasi oleh nikmat Allah yang sempurna dan tak terbatas. Akan tetapi, tak mungkin bagi seseorang yang tetap tidak peka terhadap limpahan berkah di dunia, dapat–dengan pantas–menghargai berkah Allah di surga dan memujiNya.

    Agar layak mendapatkan surga, seseorang pertama-tama harus menghargai apa yang telah Allah berikan padanya ketika masih di dunia.

    Meskipun seseorang mungkin menghindari pemborosan yang besar, tetapi ketidakpedulian, penyalahgunaan serta lalai atau salah dalam menjaga perkara-perkara yang kecil, dianggap sebagai bentuk pengingkaran syukur juga.

    Seorang mu’min–terutama–harus cermat dalam persoalan-persoalan demikian karena takut menjadi ingkar atau lalai dalam menghormati Allah.

    Dalam Al-Qur’ân, Allah menginginkan hamba-hambaNya memperoleh manfaat dari berkahNya menurut cara yang terbaik, sekalipun mereka dapat menghindari kesia-siaan:

    “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang bagus setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A`râaf, (7):31)

    ]]>
    http://id.harunyahya.com/id/Artikel/39655/menghindari-kesia-siaanhttp://id.harunyahya.com/id/Artikel/39655/menghindari-kesia-siaanFri, 11 Mar 2011 22:21:07 +0200