< <
7 / total: 11

Bab 5: Kearifan Sejati Datang Keimanan

"Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus."
(QS. Al Maidah, 5: 15-16)

Selanjutnya dalam buku ini, kita akan mengkaji dampak romantisisme dalam kehidupan kita sehari-hari. Tetapi sebelum kita mendalami topik ini, perlu dijelaskan secara terperinci makna "kearifan" yang sering disebutkan dalam buku ini.

Perbedaan penting antara orang yang arif dengan orang yang cerdas sering tidak dipahami. Ini merupakan kesalahan besar. Kata "kecerdasan" umumnya digunakan dalam masyarakat untuk menunjukkan kualitas ketajaman mental saja, dan ini sangat berbeda dengan kearifan.

Kearifan adalah kualitas orang beriman yang memiliki kemampuan untuk mengenali tanda-tanda samar dari Allah dalam segala sesuatu yang diciptakan-Nya, yang membuat dia memahami dunia sekitarnya. Tetapi, upaya apa pun untuk memikirkan hal-hal ini, yang hanya mengandalkan kemampuan otak untuk memperhitungkan sebab dan akibat, akan berujung pada persepsi realitas yang sempit dan mekanistik. Kecerdasan adalah kualitas orang beriman yang mempunyai keimanan teguh kepada Allah, dan yang menjalani kehidupannya berdasarkan ajaran ayat-ayat Al Quran. Kecerdasan adalah karakteristik fisik yang dimiliki semua individu dalam pelbagai tingkatan, sedangkan kearifan adalah kualitas yang hanya dimiliki oleh orang-orang beriman. Mereka yang tidak mempunyai keimanan berarti tidak memiliki "kebajikan" dari kearifan.

Kearifan memungkinkan seorang beriman mengerahkan kemampuan mental, penilaian, dan logika, yang berarti memanfaatkan kebajikannya. Seseorang tanpa kearifan, setinggi apa pun kecerdasan-nya, pada satu saat akan tersesat ke dalam cara berpikir yang salah atau pengambilan keputusan yang buruk. Jika kita mencermati para filosof yang tidak beriman sepanjang sejarah, kita akan menyadari bahwa mereka menyatakan pandangan yang berbeda dan bahkan terkadang saling bertolak belakang untuk permasalahan yang sama. Meskipun mereka adalah orang-orang dengan kecerdasan tinggi, mereka tidak beriman, dan karena tidak beriman, mereka juga tidak cukup arif sehingga tidak mampu mencapai kebenaran. Bahkan sebagian dari mereka menarik manusia ke dalam kesalahan tak terhitung banyaknya. Kita bisa menemukan beberapa contoh demikian dalam sejarah sekarang ini: Banyak filosof, ideologis dan negarawan, seperti Marx, Engels, Lenin, Trotsky, walaupun mereka sangat cerdas, telah menye-babkan bencana bagi jutaan orang, karena mereka tidak mampu menggunakan pikiran mereka secara efektif. Sebaliknya, kearifan menjamin perdamaian, kesejahteraan, dan kebahagian, dan menunjuk-kan cara untuk mencapai semua itu.

Kecerdasan memungkinkan kita, antara lain, untuk berpikir, mem-bentuk persepsi, memusatkan perhatian, dan melakukan aktivitas praktis. Tetapi, lebih dari semua ini, seorang yang arif juga mempunyai pemahaman mendalam yang tidak bisa diperoleh dengan kecerdasan saja, dan dengan kearifan itu dia bisa membedakan antara kebenaran dan kesalahan. Oleh karena itu, seorang yang arif memiliki wawasan jauh lebih luas dibandingkan seorang yang cerdas.

Sumber kearifan, seperti yang disebutkan sebelumnya, adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah yang tertanam dalam. Mereka yang bertakwa kepada Allah, benar-benar memperhatikan semua perintah dan larangan-Nya, sehingga memiliki wawasan luas sebagai berkah dari Allah. Tetapi, meskipun kebajikan ini mudah diperoleh, hanya sedikit orang yang dianugerahi kearifan. Kondisi ini, yang disampaikan Allah melalui firman-Nya dalam Al Quran, "Kebanyakan mereka tidak menggunakan akalnya". (QS. Al Maidah, 5: 103), timbul dari kenyataan bahwa kebanyakan orang tidak mem-punyai keimanan yang benar, karena tidak menyisakan ruang dalam kehidupannya bagi Al Quran.

Kearifan yang Allah anugerahkan kepada siapa saja yang bertakwa kepada-Nya, dan yang menjalani kehidupannya sesuai tuntunan Al Quran, membuat orang beriman lebih unggul daripada orang tidak beriman dalam banyak hal. Komponen dasar kearifan adalah pengetahuan orang beriman bahwa Allah mengendalikan segalanya sepanjang masa, kesadarannya akan fakta bahwa segala sesuatu dalam setiap detailnya terjadi menurut ketentuan yang telah ditetapkan Allah, dan kesadarannya bahwa dia bersama Allah setiap saat. Kearifan juga memungkinkan seorang beriman untuk menyesuaikan diri dengan mudah dalam kondisi dan situasi yang berubah-ubah.

Ketajaman wawasan dan pemahaman orang-orang beriman, perhatian dan kesadaran mereka, kemampuan analitis mereka yang tinggi, moral yang baik, karakter yang kuat, dan kearifan dalam kata dan perbuatan, semuanya merupakan produk alami kearifan mereka. (untuk informasi yang lebih terperinci lihat buku True Wisdom According to the Quran, oleh Harun Yahya)

Bayangkan jika karakteristik luar biasa yang dimiliki perorangan itu dimiliki oleh masyarakat secara keseluruhan. Pikirkan keuntungan bagi masyarakat yang terdiri dari individu-individu yang menggunakan akal dalam segala yang mereka ucapkan, dalam setiap tindakan yang mereka ambil, dalam setiap keputusan yang mereka buat, dan dalam setiap masalah yang mereka hadapi; pikirkan lingkungan yang akan tercipta dalam masyarakat yang terbentuk oleh individu-individu arif… Sungguh, kita memerlukan kehadiran orang-orang arif untuk menjamin kenyamanan, kesehatan, keamanan dan ketenangan pikiran kita. Lebih jauh lagi, keberadaan orang-orang arif ini tak tergantikan untuk mencegah kekacauan, kebingungan dan anarki, dan untuk menemukan solusi atas masalah yang timbul. Dengan mempertimbangkan ini, jelaslah bahwa kunci setiap masalah adalah pengenalan kebutuhan yang dilengkapi kearifan.

Tidak diragukan lagi, kearifan adalah kualitas terpenting yang dapat dimiliki seseorang. Dengan kearifan, dia memberikan manfaat kepada orang lain lebih daripada yang lain, karena, dengan moralitas yang ditanamkan oleh keimanan, tidak ada lagi tujuan lebih besar baginya selain untuk memperoleh ridha Allah. Sepanjang hidupnya, orang seperti itu menunjukkan kualitas-kualitas mukmin sejati seperti yang digambarkan dalam Al Quran: dia melindungi mereka yang tertindas, dia peduli kepada tuna wisma, mereka yang kesepian, dan mereka yang membutuhkan, dia merasa bertanggung-jawab atas penerapan hukum yang adil dan tidak akan membiarkan siapa pun kelaparan. Kearifan-Nya membuatnya menerapkan apa yang dia pelajari dari Al Quran dalam kehidupannya, dan mengembangkan rasa tanggung jawab sosial. Kita semua mencari orang seperti itu, yang menggunakan pikirannya untuk mengatasi masalah, menerapkan langkah-langkah yang tepat, dalam memberikan nasihat dan saran, dan yang menunjukkan kearifan dalam perkataan dan tulisannya. Oleh karena itu, terdapat banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kata-kata dan perbuatan orang seperti itu.

Setelah kita mengetahui pentingnya kearifan, tidak akan sulit menyadari keseriusan ancaman bahaya yang ditimbulkan oleh sebaliknya. Bahaya ini merupakan ancaman baik bagi individu maupun masyarakat pada umumnya, dan kita akan terbantu dengan mengkaji masalah-masalah yang diakibatkan oleh ketiadaan kearifan.

Salah satu rintangan terbesar menuju kearifan adalah korupsi spiritual yang sudah dibicarakan pada bagian terdahulu buku ini: romantisisme, yang disebut juga sentimentalitas.

Sentimentalitas Umum

crying woman

Perasaan sedih, pesimistis, atau berpikir bahwa dirinya korban nasib buruk, merupakan karakteristik khas orang-orang yang tidak menyandarkan keyakinannya kepada Allah. Tetapi, apa pun keadaannya, seseorang seharusnya memercayai Allah, tetap berharap, dan bertindak sesuai tuntunan-Nya.

Kita sudah mendefinisikan sentimentalitas sebagai perbuatan seseorang yang tidak sesuai dengan kebenaran yang diperoleh dengan kearifan dan akal sehat, tetapi menurutkan emosi. Sentimentalitas merupakan penyakit spiritual laten pada setiap anggota masyarakat ateistik atau pagan, walaupun secara umum cenderung mempengaruhi orang-orang secara berbeda; sebagian orang lebih emosional daripada lainnya. Orang yang tidak tertarik dengan Al Quran, atau tidak menjalani hidup dengan tuntunan agama, tidak mungkin menye-lamatkan diri dari cengkeraman romantisisme. Sentimen-talitas hanya bisa diberantas dengan perbuatan bijaksana, yaitu dengan bertindak menurut ajaran moral Al Quran. Sebab seperti yang sudah dibicarakan tadi, seseorang yang tidak menjalani hidupnya sesuai dengan Al Quran, tidak mungkin dapat menggunakan akalnya dengan efektif.

Meskipun nyata-nyata sebuah penyakit spiritual, sentimentalitas tetap menjadi ukuran umum di dalam masyarakat yang tak acuh untuk menentukan apakah seseorang termasuk "orang baik" atau tidak. Sentimentalitas telah mempengaruhi mayoritas masyarakat yang tidak berpengetahuan, hingga sampai pada tahap bahwa seseorang yang tidak mudah tergerak oleh perasaan romantik segera dianggap tidak berhati dan tidak berperasaan.

Dapatkah sentimentalitas begitu tidak bersalah dan tidak berbahaya seperti anggapan umum? Apabila kita mencermati pertanyaan ini dan menjawabnya secara realistis, kita akan menemu-kan kenyataan bahwa sentimen-talitas menimbulkan suatu dampak menyedihkan. Di bagian awal buku ini, kita telah melihat efek nyata sentimentalitas dalam bidang sosial, tetapi ia juga mempunyai dampak merusak dalam kehidupan sehari-hari. Sentimentalitas menjadi salah satu alasan utama untuk keluhan-keluhan yang disuarakan banyak orang relatif terhadap banyak masalah yang mereka tak mampu temukan solusinya.

Namun, karena solusi atas setiap permasalahan, dan jalan keluar dari setiap kesulitan, sudah disajikan dalam Al-Quran, individu atau masyarakat yang menggunakan Al-Quran sebagai petunjuk, mendapatkan segala manfaat dari kearifan. Dengan kata lain, mereka merasakan manfaat-manfaat kearifan.

emotionalwoman

Orang-orang sentimental tidak bisa membebaskan diri dari ketidakberdayaan dan kesedihan. Mereka menyakiti diri sendiri.

"Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (QS. Al Maidah, 5: 15-16)

Sejak kanak-kanak, kita terbiasa melihat orang-orang bisa menangisi apa saja, dari kesewenang-wenangan yang mereka baca di koran, hingga pemandangan orang kelaparan di televisi. Ketika kita melihat mereka mengekspresikan duka atas penderitaan orang lain, kita mengganggap mereka memiliki nurani yang baik, padahal reaksi emosional demikian, jika hanya berkisar pada menumpahkan air mata dan menyalahkan orang lain, tidak ada gunanya. Apa yang tidak ditunjukkan oleh reaksi emosional demikian adalah minat aktif dan terlibat dalam kesejahteraan orang-orang yang menderita. Orang tipe ini merasakan kesenangan dengan menangis dan menyesali penderitaan seseorang, tetapi tidak melakukan apa-apa untuk menyelesaikan masalah. Di bawah sadar, mereka memilih hidup dalam keadaan sentimentalitas yang abstrak. Menariknya lagi, orang seperti itu juga terpuruk dalam pesimisme, keputusasaan, penyesalan, ketidakberdayaan, depresi dan semua perasaan negatif lainnya. Perasaan-perasaan itulah yang dikehendaki setan dalam menyesatkan dunia dengan sentimentalitas.

Masih ada aspek penting lainnya yang perlu diper-timbangkan dalam hal ini: Jika seseorang memberikan saran bahwa alih-alih menumpahkan air mata di depan televisi, sebaiknya mereka bangkit dan melakukan sesuatu, maka saran itu tidak akan menghasilkan apa-apa. Mereka akan mencoba mengelak dengan membuat alasan, seperti, "Apa lagi yang bisa dilakukan?", "Apa yang bisa aku lakukan seorang diri?"

Orang-orang emosional menambah pesimisme dengan menga-takan bahwa sebuah masalah terlalu kompleks untuk diatasi; dan ini membuat orang lain merasakan keputusasaan yang sama.

Banyak kualitas moral yang baik kehilangan kebajikannya karena terafiliasi dengan sentimentalitas, sampai pada tahapan berbahaya. Misalnya, kasih sayang adalah sentimen moral yang dianjurkan oleh Allah dalam Al Quran, tetapi disalahgunakan oleh orang emosional yang bersimpati kepada penindas, memuji perbuatannya, dan menerima kekejamannya. Sebaliknya, orang arif tidak mungkin bisa melihat pembenaran dalam sikap, perilaku atau pemikiran yang diasosiasikan dengan sentimentalitas. Karena selama temperamen emosional dipupuk di dalam jiwa, maka aspek-aspeknya yang lebih berbahaya bisa muncul kapan saja tergantung pada keadaan dan lingkungan.

sad boy crying

Menarik sekali bahwa orang-orang yang telah disesatkan setan dengan sentimentalisme, tampak terpuruk dalam perasaan-perasaan negatif seperti pesimisme, keputusasaan, penyesalan, dan depresi. Alih-alih hidup dalam kedamaian pikiran yang timbul dari kpercayaan kepada Allah, orang-orang itu lebih suka menghanyutkan diri dalam duka berkepanjangan.

Sekarang, penting sekali untuk menunjukkan perbedan antara bersikap sensitif dan empatik dan bersikap emosional. Di dalam Al-Quran, Allah menjelaskan bahwa "sensitif, empatik dan lembut" adalah kualitas yang ditampilkan terbaik pada seorang nabi. Sentimentalitas sama sekali berlawanan denga sikap moral yang dianjurkan dalam Al-Quran. Orang-orang beriman tidak sentimental, tetapi empatik dan penuh kasih sayang. Dengan kata lain, mereka adalah individu-individu yang jernih, sangat arif, yang memiliki kualitas moral sangat kuat. Di dalam Al Quran, Allah berfirman tentang karakter moral Nabi Ibrahim yang baik: "Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah". (QS. Huud,11: 75)

Tidak boleh dilupakan bahwa orang-orang emosional hanya merasa kasihan kepada orang lain; mereka tidak mencoba membantu mereka keluar dari situasi sulit, atau menemukan solusi atas masalah mereka. Namun, seseorang yang memiliki empati yang dikehendaki Allah, akan melakukan apa pun agar dia bisa membantu orang lain menemukan solusi atas masalahnya, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengeluarkannya dari kesulitan. Ini adalah kasih sayang dan cinta sejati.

Bagaimana Sentimentalitas Mengaburkan Kearifan?

angryman angry man

Seseorang dengan benak kosong dari akal sehat dan hanyut oleh emosinya, bisa dengan mudah menjadi marah, mendendam, dan bahkan melakukan kekerasan. Sedankan, orang arif yang mempunyai keimanan, ''mengendalikan amarahnya'', seperti yang diperintahkan Allah, dan selalu menunjukkan sikap moderat.

Setiap orang diciptakan dengan perasaan seperti cinta, kasih sayang, kemurahan hati dan ketakutan. Memiliki semua perasaan itu berarti manusiawi. Apa yang ingin ditekankan di sini adalah, supaya seseorang mempunyai kehidupan spiritual yang sehat dan seimbang, dia perlu menjaga emosi agar tetap terkendali, dan mengarahkannya sesuai dengan keimanan dan kearifannya. Sebagai contoh, cinta sudah diberikan kepada manusia agar perasaan ini ditujukan terutama kepada Allah, yang telah menciptakan kita dari ketiadaan, yang menyediakan segalanya untuk kita, memberi kita berkah, dan yang menjanjikan kita kehidupan abadi yang penuh dengan kebahagiaan. Cinta juga merupakan emosi yang harus ditujukan kepada orang-orang yang mencintai Allah dan dicintai Allah, yaitu orang-orang yang beriman. Seseorang dicintai karena kedekatan-nya dengan Allah, ketakutannya kepada Allah, dan kepeduliannya untuk melindungi hak-hak Allah. Semua bentuk cinta ini ditujukan kepada Allah, dan kepada objek-objek yang mengandung perwujudan sifat-sifat Allah. Bahkan di dalam Al Quran terlarang bagi orang beriman untuk mencintai musuh-musuh Allah dan agama-Nya.

Allah juga memerintahkan orang-orang beriman untuk tidak takut pada apa pun atau siapa pun selain kepada-Nya, karena segala sesuatu dan setiap orang berada dalam kekuasaannya. Selain dari Allah, tidak ada kekuatan atau kekuasaan, karenanya, tidak satu pun layak ditakuti selain dari Allah.

Kita akan mengambil perasaan marah sebagai contoh selanjutnya. Kemarahan merupakan emosi yang membang-kitkan tanggungjawab orang beriman terhadap saudaranya, dan memicunya melakukan tindakan melawan ketidak-adilan, melawan musuh-musuh Allah dan agama, dan melawan penindasan. Namun, ketika orang beriman bertindak karena rasa tanggungjawabnya, tentunya disertai kecerdasan, pertimbangan dan nilai moral yang baik. Orang beriman tidak pernah bertindak tidak adil atau sewenang-wenang, juga tidak berdasarkan dendam, atau seperti yang diperintahkan Al Quran, dia tidak pernah membalas ketidakadilan dengan ketidakadilan, atau kekejaman dengan kekejaman.

crying woman crying man

Kita adalah saksi atas fakta bahwa mayoritas orang emosional hanya duduk berdiam diri, seolah tangan mereka terikat; mereka puas hanya dengan menangis dan mengeluh, tetapi tidak berbuat apa pun untuk menolong diri keluar dari situasi tersebut. Orang-orang ini merasa iba pada diri sendiri begitu kuat sehingga mereka akan mencari-cari masalah hanya agar mereka bisa menangisinya.

Akan tetapi, seseorang yang bertindak berdasarkan perasaannya dapat mudah menjadi kesal jika ada hal kecil yang tidak berjalan seperti kemauannya, dan jika segalanya tidak terjadi menurut keinginannya, atau jika seseorang tidak melakukan apa yang dikehendakinya, dan bisa meledak dalam kemarahan. Disebabkan oleh kemarahan dalam dirinya, penilaian dan pandangannya bisa tiba-tiba menjadi gelap, dan setiap saat dia dapat melakukan tindakan impulsif.

Seperti yang telah kita lihat, manusia harus mengendali-kan emosi yang telah diciptakan Allah dalam dirinya sesuai dengan kehendak Allah. Dengan kata lain, dia tidak boleh menyimpan dalam dirinya rasa takut, marah, atau segala jenis rasa cinta, yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Jika dia berbuat demikian, dia tidak akan mengikuti jalan yang telah Allah tentukan, tetapi mengikuti jalan yang diarahkan oleh emosinya. Ini tidak lain merupakan kemusyrikan.

Apabila perasaan bawaan dalam diri manusia tidak dituntun dengan kearifan, penyakit sentimentalitas merasukinya dan mulai mengambil alih perilaku, percakapan, perbuatan, pikiran, dan pendekatan mereka pada segalanya secara umum. Jika sudah demikian, maka orang itu sudah jauh dari alam kearifan dan memasuki tirani emosi. Pada orang seperti ini, emosi menghalangi kecerdasan dan mengaburkan pikiran.

crying

Dengan mengabaikan aturan-aturan Al Quran, mereka menyukai secara berlebihan orang yang mereka cintai, mereka bisa sangat takut kepada atasan, pasangan atau orang lain, atau mereka dipenuhi kemarahan. Tentu saja, kita tidak bisa mengharapkan orang dalam keadaan spiritual seperti itu bisa bersikap bijaksana dalam perilakunya, karena dalam diri orang seperti itu kearifan telah digantikan emosi tak terbatas.

Sentimentalitas merampok rasa realitas seseorang. Salah satu tanda yang paling jelas dari pribadi emosional adalah keinginannya untuk menjalani kehidupan di dunia yang terpisah dari realita; dia seperti orang yang hidup di dunia mimpi, hubungannya dengan realita sangat tipis. Dia lebih memilih emosi daripada akal sehat dan logika; dan dia lebih memilih impian dan fantasi daripada realita. Karena itu, tidak mungkin melakukan percakapan atau diskusi dengannya; dia tidak bisa memberi ataupun mene-rima petunjuk dan nasihat. Dalam kenyataan, senti-mentalitas adalah bentuk ringan kerusakan mental yang oleh psikiater disebut "skizofrenia." (Orang-orang yang mende-rita skizofrenia terputus dari realita dan hidup dalam dunia-nya sendiri)

Orang emosional bisa disamakan dengan seseorang yang menangis ketika menonton film di televisi: Penonton itu begitu jauh dari realita sehingga dia bisa merasa sedih dan bahkan menangisi seorang aktor yang menderita dalam film itu, walaupun, si aktor menerima uang untuk memainkan perannya, dan kehidupannya yang nyata mungkin diliputi kebejatan moral. Ini suatu keadaan yang tidak mungkin orang arif jatuh ke dalamnya, dan secara jelas menunjukkan seberapa jauh mentalitas sentimental dapat memutuskan sesorang dari realita, dan seberapa jauh ia bisa memaksanya ke dalam pemikiran tidak sehat, yang pada gilirannya tecermin dalam kehidupannya sehari -hari.

sensuality romanticism

Karakteristik khas dari orang sentimental adalah bahwa mereka tidak dapat menemukan solusi untuk masalah yang dihadapi, tetapi memilih menjadi pesimistis. Sebaliknya, mereka yang bertindak dengan akal sehat dan yakin kepada Allah, mampu menghasilkan banyak solusi unik, apa pun situasinya.

Kita adalah saksi atas fakta bahwa mayoritas orang emosional hanya duduk berdiam diri, seolah tangan mereka terikat. Mereka puas hanya dengan menangis dan mengeluh, tetapi tidak berbuat apa pun untuk mengatasi perasaan tidak suka terhadap situasi tersebut. Misalnya, datang berita bahwa seorang saudara mengalami kecelakaan; alih-alih berpikir pasti ada hikmah di balik itu, dan memutuskan bagaimana dia akan membantu, orang emosional biasanya menjadi pingsan dan mulai menangis. Dia tidak akan bertanya apa yang sudah dilakukan bagi si korban, apakah dokter sudah dipanggil atau apakah tersedia cukup obat. Dia tidak akan mencoba mengetahui apa yang bisa dia bantu, tetapi akan mencari cara menghibur diri seakan dialah yang memerlukan dukungan.

Atau, seseorang di dekatnya tiba-tiba jatuh sakit; alih-alih melakukan pertolongan pertama dan memanggil ambulan, dia akan mulai berlarian ke sana kemari mencipta-kan kepanikan dengan kebodohannya. Jika seseorang bertanya padanya apa yang terjadi, dia tidak akan bisa menjawab karena emosionalisme mencegahnya mengguna-kan akal, dan memisahkannya dari orang lain.

Atau, dia sendiri menderita sakit; dia tahu ada yang tidak beres dengan dirinya, tetapi jika dia pergi ke dokter, dia takut penyakitnya terbukti serius. Dia tidak mau menjadi sedih, karenanya dia tidak tertarik mendapatkan diagnosis akhir. Karena tidak mendapatkan perawatan yang seharus-nya bisa diperolehnya jika dia bertin-dak arif, dia kehilangan kesempatan disembuhkan dari sakitnya.

Kita dapat menggandakan contoh-contoh perilaku emosional yang tidak arif itu untuk menunjuk-kan bagaimana irasionalitas seperti itu membawa dampak sangat me-rusak, dan yang terkadang bisa men-jadi masalah hidup atau mati. Orang-orang ini begitu terganggu, melalui pengaruh setan, oleh segala hal yang mereka lihat terjadi di sekitar mereka, sehingga menjadi lemah, dan mereka sendiri akhirnya memerlukan bantu-an dan penenangan. Namun, jika me-reka menggunakan kearifan dan me-ngambil keputusan yang tepat dalam kaitannya dengan peristiwa-peristiwa yang mereka alami, mereka pasti bisa menemukan solusi untuk masalah mereka.

Seperti yang bisa kita lihat, individu emosional bukanlah orang yang dapat menggunakan pikiran untuk menghasil-kan solusi permasalahan; mereka tidak bisa memimpin orang. Sebaliknya, karena mereka sendiri perlu dipimpin atau dijaga, mereka menjadi beban bagi orang lain. Sebagai contoh, jika orang emosional melihat seseorang dalam kesulitan, alih-alih menawarkan bantuan, dia akan berpikir untuk tidak melakukan apa pun kecuali mengeluh dan berkata "Oh, kasihan!", atau ungkapan iba lainnya. Dalam hal ini, kearifan sepenuhnya telah dikebelakangkan, dan meru-pakan suatu kesalahan mengharapkan manfaat positif dari orang seperti ini.

Di dalam Al Quran, Allah menunjukkan perbedaan antara orang demikian dengan orang-orang beriman.

romantic

"Dan Allah membuat (pula) perumpamaan: dua orang lelaki, yang seorang bisu tidak dapat berbuat sesuatupun dan dia menjadi beban atas penanggungnya, ke mana saja dia disuruh oleh penanggungnya itu, dia tidak dapat mendatangkan suatu kebajikanpun. Sama-kah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan, dan dia berada pula di atas jalan yang lurus?" (QS. An-Nahl, 16: 76)

Orang-orang beriman tidak bereaksi atas segala hal menuruti emosi, tetapi dibimbing dengan kearifan, dan dalam setiap situasi, seperti disebutkan dalam ayat di atas, mereka "menyuruh berbuat keadilan", yaitu, mereka memastikan bahwa hal yang benar dan pantas telah dikerjakan. Karena mereka meyakini bahwa segala sesuatu yang mereka alami dalam hidup atas sepengetahuan Allah, dan selain dari apa yang dikehendaki Allah untuk mereka, mereka tidak berdaya melakukan apa pun. Jadi, mereka tidak pernah kehilangan ketenangan yang muncul dari kepatuhan dan keyakinan kepada Allah. Mereka tidak pernah bereaksi terburu-buru dan mereka tidak pernah menyerah pada pesimisme atau keputusasaan. Mereka tahu Allah membawakan kebaikan untuk mereka bahkan dari kemalangan.

Jika Anda ingin memberitahu seseorang tentang bahaya yang terkandung dalam sentimentalitas bagi kehidupan spiritualnya, dia tidak akan mendengarkan Anda; sejak semula dia akan menolak untuk mempertimbangkan kemungkinan itu. Pikiran orang emosional begitu tertutup terhadap setiap saran yang bertentangan sehingga dia merasa diperlakukan tidak adil, merasa tersinggung dan mulai menangis, atau marah dan menarik diri. Jadi, Anda tidak dapat mengkritisi orang emo-sional, apalagi membe-rikan saran atau nasihat.

Emosionalisme me-nyebabkan orang men-jadi mudah tersinggung. Akibatnya, orang-orang ini takut ada maksud ter-sembunyi dalam segala yang dikatakan kepada mereka; mereka mudah salah paham atau melebih-lebihkan. Kemudian, sebagai protes tanpa penjelasan apa pun, mereka berhenti berbicara, menarik diri dan merajuk seperti anak kecil. Karena mereka tidak mampu berpikir rasional, atau takut menghadapi realita, tidak mungkin bagi mereka untuk melakukan introspeksi, atau memperbaiki kesalahan diri me-reka. Seperti yang disebutkan tadi, orang-orang dengan kea-daan psikologis seperti ini menginterpretasikan setiap kata yang diucapkan kepada mereka sebagai ketidakadilan dan menjadi jengkel, sebagai akibatnya mereka putus asa dan menyendiri. Allah berfirman dalam Al Quran tentang orang yang memilih ketidakbahagiaan bagi dirinya seperti ini:

"Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran, orang-orang yang celaka (kafir) akan men-jauhinya." (QS. Al A'laa, 87: 10-11)

sad woman

Dengan tidak menggunakan akal sehat dan mengikuti dikte emosinya, orang ini membiarkan kearifan semakin tertutup dari hari ke hari. Jika mereka tidak memperbaiki keadaan mereka, mereka tidak mungkin bisa menerima hakikat agama, atau menjalani kehidupan sesuai dengan prinsip-prinsipnya. Orang emosional tanpa kearifan tidak memiliki penilaian sehat atau pikiran yang koheren dan stabil. Dalam hal yang jelas bagi orang beriman, orang emosional mendapati kontradiksi dan kebingungan. Dia bergulat dengan kekhawatiran. Orang emosional tidak bisa memahami Al Quran, yang merupakan petunjuk bagi orang-orang arif; dia tidak bisa menerima nasihat darinya. Dia tidak dapat mempertimbangkan Allah menurut pertimbangan sejati dan memahami kearifan yang tersirat di balik apa yang terjadi di alam semesta; dia tidak dapat memahami alasan-alasan untuk keberadaan dunia, surga dan neraka. Dia tidak mengetahui apa artinya berkata tiada tuhan selain Allah. Setiap ide dalam benak orang seperti ini, setiap pikiran, perhatian dan tujuannya, setiap perbuatannya, menuntun-nya dari satu perbuatan musyrik ke perbuatan musyrik lainnya.

Ini adalah salah satu metode yang digunakan setan untuk menyesatkan manusia dari jalah Allah. Di dalam Al Quran, Allah memperingatkan bahwa setan akan menggunakan segala cara untuk menjerumuskan manusia ke dalam neraka:

"Aku benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untukku), dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan nenyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka." (QS. An-Nisaa', 4: 118-120)

Orang yang memahami ayat-ayat ini tidak membiarkan setan menuntunnya ke dalam angan-angan. Dia tidak terjebak dalam emosi, tetapi menggunakan kearifannya untuk melihat realita dengan jernih, dan kemudian bertindak tepat sesuai dengan apa yang dia lihat. Yang bagi orang dengan pikiran tertutup emosi merupakan kebingungan, kontradiksi dan kesulitan, bagi orang beriman merupakan sesuatu yang jelas, terang dan sederhana. Di lain pihak, mereka yang telah jatuh diperbudak sentimentalitas, mengantarkan diri mereka pada keinginan dan gagasan setan, dan terus dituntun menuju kesengsaraan abadi melalui lumpur suram kemusyrikan.

depression woman

Setan dengan mudah menyesatkan orang dengan memberikan rasa takut. Setan membuat mereka pesimis dan menderita.

 

7 / total 11
Anda dapat membaca buku Harun Yahya Ancaman Di Balik Romantisisme secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top
iddialaracevap.com adnanoktarhaber.com adnanoktarhukuk.com adnanoktargercekleri.net
ARKADAŞIMIZ AYŞE KOÇ'UN, 13 KASIM 2020 TARİHİNDE KATILDIĞI BİR TV...
MİLLİYET GAZETESİ MAGAZİN YAZARI SN. ALİ EYÜBOĞLU’NA AÇIK MEKTUP–2
KUMPAS ÇETESİ SON ÇAREYİ KASET İMASI YALANINA SARILMAKTA ARIYOR
SAYIN ADNAN OKTAR VE ARKADAŞLARININ SİVİL DİPLOMASİ FAALİYETLERİNİN...
HALK TV, MEDYA MAHALLESİ PROGRAMINDA ORTAYA ATILAN İDDİALARA CEVAPLARIMIZ
ESKİ SAĞLIK BAKANIMIZ SAYIN OSMAN DURMUŞ’UN VEFATI ÜZERİNE ÇIKAN HABERLERE...
MAVİ MARMARA FACİASINDA, İSRAİL'İN TÜRKİYE'DEN ÖZÜR DİLEYİP TAZMİNAT...
FOSİLLERİN ARTIK DEVLETİMİZ ELİYLE MÜZELERDE SERGİLENECEK OLMASI...
FETÖ BAĞLANTISI YALANI
ŞEREF MALKOÇ AĞABEYİMİZDEN RİCAMIZDIR
MEDYAMIZ ÖZKAN MAMATİ İSİMLİ KİŞİNİN GERÇEK YÜZÜNÜ MUTLAKA BİLMELİDİR
HAKLARINDA HİÇBİR KESİN YARGI KARARI OLMAYAN SN. ADNAN OKTAR VE...
MERVE BÜYÜKBAYRAK AKIL HASTANESİNE SEVK TALEBİ GEREKTİRECEK NE YAPTI?
BASINA ÖZEL HAZIRLANAN SENARYOLARLA HAKKIMIZDA ALGI OLUŞTURULMAYA...
MİLLİYET GAZETESİ MAGAZİN YAZARI SAYIN ALİ EYÜBOĞLU’NA AÇIK MEKTUP
AYRILIP DAĞILMA GİBİ BİR NİYETİMİZ ASLA YOK!
YENİ ŞAFAK GAZETESİ YAZARI SAYIN HASAN ÖZTÜRK’E AÇIK MEKTUP
SAYIN ÖZLEM GÜRSES'E AÇIK MEKTUP
SAYIN MİNE UZUN'A AÇIK MEKTUP
DAVA DOSYASI BOMBOŞ ÇIKINCA MEDET UMULAN ESKİ BİR İFTİRA: "GİZLİ TÜNELDEN...
KONUNUN TARAFLARINA SÖZ HAKKI VERMEDEN TEK TARAFLI YAYIN YAPMASI HABERTÜRK...
SAYIN AHMET HAKAN'A AÇIK MEKTUP
HALK TV'YE AÇIK MEKTUP
OZAN SÜER ARKADAŞIMIZIN TUTUKLANMASIYLA İLGİLİ OLARAK AV. SENA AKKAYA...
TÜRK İNSANI ADİL, TARAFSIZ, DÜRÜST, İLKELİ VE SEVGİ DOLU BİR BASIN ÖZLEMİ...
İFTİRA ÜZERİNE KURULAN DAVAMIZIN TEMELİNDEKİ SEBEP: "HUSUMET"
HÜRRİYET GAZETESİ VE YAZARLARINA CESARETLE VE ISRARLA DOĞRUDAN YANA OLMAK...
SEVGİ, KARDEŞLİK VE SELAM GÖNDERME İDDİALARI TUTUKLAMA GEREKÇESİ OLAMAZ
MEHDİYET İNANCI SEBEBİYLE SAYIN ADNAN OKTAR’IN YANINDAN AYRILMADIĞIMIZ...
TOPLU BİR AKIL TUTULMASI: "GALEYAN"
ELVAN KOÇAK BEY’İN YANLIŞ BİLGİLENDİRİLDİĞİ HUSUSLAR
AV. CELAL ÜLGEN'E AÇIK MEKTUP–3
İNGİLİZ DERİN DEVLETİNİN ÜLKEMİZDEKİ ALÇAK, HAİN VE AŞAĞILIK KRİPTO...
SAYIN MİNE KIRIKKANAT HANIMEFENDİ’YE BİR KEZ DAHA DOSTLUK VE SEVGİ...
MÜŞTEKİ İFADELERİ HAKKINDA BASINDA YER ALAN GERÇEK DIŞI HABERLER
SEVGİDEN VAZGEÇMEK ZULÜM OLUR, TEK İSTEĞİMİZ SEVGİ TOPLUMU OLUŞMASI
2 YILDAN BU YANA CAMİAMIZA KARŞI YAPILAN HAK VE HUKUK İHLALLERİ, ZULÜM VE...
ALİ İHSAN KARAHASANOĞLU KARDEŞİMİZ MASUMİYET KARİNESİNE VE SAVUNMA HAKKINA...
ATV KAHVALTI HABERLERİNDEKİ ASILSIZ İTHAMLARA CEVABIMIZDIR
MİLLİ ÇÖZÜM DERGİSİ BAŞYAZARI AHMET AKGÜL’ÜN İFTİRALARA DAYANARAK YAPTIĞI...
SEVGİYE DAİR HER DAVRANIŞIN SUÇ KAPSAMINA SOKULMA GAYRETİNDEN ENDİŞE...
AV. SN. CELAL ÜLGEN'E AÇIK MEKTUP
CÜBBELİ AHMET HOCAMIZ’DAN MÜSLÜMANLAR HAKKINDA KONUŞURKEN ADİL, DÜRÜST VE...
İSTİKLAL İNTERNET HABER SİTESİ YAZARLARINDAN SAYIN ÖMER AKDAĞ’A...
MADDİ GELİR ELDE ETMEK UĞRUNA TERTEMİZ, NUR GİBİ İNSANLARI ACIMASIZCA YOK...
DOSYAMIZDA ETKİN PİŞMANLIK İFADELERİ DEĞİL, CAN HAVLİYLE KENDİNİ...
SAYIN MİNE KIRIKKANAT HANIMIN SAVUNMA HAKKINI VE DEĞERLİ AVUKATLARI HEDEF...
BASIN KORKU DEĞİL ADALET, DÜRÜSTLÜK VE TARAFSIZLIK ÜZERİNE KURULU YAYIN...
AKİT'TEKİ KARDEŞLERİMİZ YAYINLARINDAKİ HAKARETAMİZ ÜSLUBA KARŞI MUTLAKA...
SN. ADNAN OKTAR DURUŞMALAR BOYUNCA MASKE KULLANMIŞ, GENEL SAĞLIĞIN...
MÜMİN ALLAH’TAN GELEN İŞARETLERİ GÖRÜR VE HAYRA YORAR
KANAL D ANA HABER PROGRAMINI HUKUK VE VİCDAN SINIRLARI İÇİNDE YAYIN...
ARKADAŞIMIZ BÜLENT SEZGİN'DEN SAYIN AYŞENUR ARSLAN HANIMEFENDİ’YE AÇIK...
SAYIN ADNAN OKTAR VE ARKADAŞLARINI GÜYA TEHLİKELİYMİŞ GİBİ GÖSTERME OYUNU
ARKADAŞIMIZ SERDAR SUPHİ TOGAY'IN MAHKEME İFADESİNDEN BASINA YANSIYAN...
SÖZDE ETKİN PİŞMAN OLMAK ZORUNDA BIRAKILAN ARKADAŞIMIZ ALİ ŞEREF GİDER’İN...
TURNİKE İFTİRASINA İTİBAR EDİP DİLE GETİRENLERİN ASIL ÖNCELİĞİ...
AKİT CAMİASINDAKİ KARDEŞLERİMİZ BİZİM İYİ NİYETİMİZİ YAKINDAN BİLİR VE...
GERÇEKLER SAYIN DOĞAN KASADOLU'NUN HAYAL DÜNYASINDA YAŞADIĞINDAN VE...
ALİ İHSAN KARAHASANOĞLU KARDEŞİMİZE HANIMLAR HAKKINDA SAYGILI VE NEZAKETLİ...
MUHAFAZAKAR CAMİADA HAKKIMIZDA MERAK EDİLEN BAZI SORULARA CEVAPLAR
DURUŞMADA YÖNELTİLEN SORULAR İDDİANAMEDE YER ALAN SUÇLAMALARIN ASILSIZ...
ARKADAŞIMIZ SEDAT ALTAN'DAN DEĞERLİ GAZETECİMİZ SAYIN AHMET HAKAN'A AÇIK...
ARKADAŞIMIZ MERVE BÜYÜKBAYRAK'IN MİNE KIRIKKANAT HANIMEFENDİ'YE AÇIK...
ARKADAŞIMIZ KARTAL İŞ'TEN SAYIN DOĞU PERİNÇEK’E AÇIK MEKTUP
AV. SN. KEREM ALTIPARMAK’IN “İNTERNET ERİŞİM ENGELLERİ VE İFADE ÖZGÜRLÜĞÜ”...
"NİHAYET DERGİSİ"NDE, CAMİAMIZ HAKKINDA YAPILMIŞ GERÇEK DIŞI, ÇİRKİN BİR...
HALKI, HALKA EZDİREN SİSTEM SON BULMALI
KONU DEKOLTE DEĞİL, SEVGİMİZE VE DOSTLUĞUMUZA DUYULAN ÖFKE
INDEPENDENT-TÜRKÇE'NİN MÜSLÜMANLARA EVRİM TEORİSİNİ KABUL ETTİRME TAKTİĞİ
BUGÜN BAZI GAZETECİLERİN TUTUKLANMASINI ELEŞTİREN CNN TÜRK GECE GÖRÜŞÜ...
DEKOLTE GİYDİLER DİYE MASUM İNSANLARA YÜZLERCE YIL HAPİS CEZASI İSTEYİP...
SN. ADNAN OKTAR’IN MEHDİLİK İLAN EDEREK DEVLETİ ELE GEÇİRECEĞİ İTHAMI AKLA...
ARKADAŞIMIZ EMRE BUKAĞILI'NIN SN. FAZIL SAYIN AÇIKLAMALARINA CEVABI
SÜLEYMAN ÖZIŞIK KARDEŞİMİZİN DE CEMAATLERİN MİLLETİMİZ İÇİN DEĞERİNİ ÇOK...
ADNAN OKTAR OLMASAYDI...
SAYIN ERGUN YILDIRIM’IN “YENİ MEHDİLER” BAŞLIKLI KÖŞE YAZISINA...
NORMAL VE LEGAL BİR YAŞAMDAN YAPAY SUÇLAR ÜRETİLEREK "HAYALİ BİR SUÇ...
SAYIN ADNAN OKTAR’IN TUTUKLANMASININ ARDINDAN...
CÜBBELİ AHMET HOCAMIZ MÜSLÜMANLARA ATILAN İFTİRALARA İTİBAR ETMEMELİDİR
ODATV GENEL YAYIN YÖNETMENİ SN. BARIŞ PEHLİVAN'A AÇIK MEKTUP
KOMPLOCULAR, KORKUTARAK "SÖZDE" İTİRAFÇI YAPTIKLARI ARKADAŞLARIMIZ...
CUMHURİYET GAZETESİNE AÇIK MEKTUP
GENİŞ HAYAL GÜCÜ İLE KURGULANAN DAVA DOSYASI
MODERNLİK İSLAM’IN GELİŞİP YAYILMASINDA EN ETKİLİ YÖNTEMDİR
SN. ENVER AYSEVER’İN PROGRAMINDA GÜNDEME GELEN İTHAMLARIN CEVAPLARI
SN. ADNAN OKTAR: "ALLAH'IN VERECEĞİ KARARI TALEP EDİYORUM"
MİNE KIRIKKANAT GİBİ AYDIN VE DEMOKRAT BİR HANIMA HUKUKUN TEMEL İLKELERİNE...
Adnan Oktar: "Allah’ın vereceği kararı talep ediyorum."
Adnan Oktar: "Allah’ın vereceği kararı talep ediyorum."
YENİ AKİT GAZETESİ VE ODA TV’DE YER ALAN “UYAP’TAN SANIĞIN ADI SİLİNDİ”...
SAYIN BİRCAN BALİ'YE CEVAP
SAYIN AVUKAT CELAL ÜLGEN'E AÇIK MEKTUP
SAYIN ALİ İHSAN KARAHASANOĞLU'NA CEVAP
SAYIN ADNAN OKTAR VE CAMİAMIZA YÖNELİK MANEVİ LİNÇ
SN. DOĞU PERİNÇEK VE SN. PROF. DR. ALİ DEMİRSOY'UN ÖNEMLİ OLDUĞUNU...
SAYIN PROF. DR. NURAN YILDIZ'A AÇIK MEKTUP
SN. ADNAN OKTAR VE ARKADAŞLARININ İSRAİL VE MUSEVİLERLE OLAN...
CAMİAMIZA YÖNELİK "YURTDIŞI LOBİ FAALİYETLERİ" İSNADI İLE İLGİLİ...
FETÖ'YE KARŞI EN GÜÇLÜ ELEŞTİRİLERİ SN. ADNAN OKTAR YAPMIŞTIR
DELİL VE ŞAHİT OLMADAN SUÇSUZ İNSANLARI CEZALANDIRMAK KUR’AN’A UYGUN...
ARKADAŞLARIMIZ MUAZZEZ VE YILDIZ ARIK’IN DURUŞMADAKİ GERÇEK DIŞI...
İNSANLARA NEREDE VE KİMLERLE YAŞAYACAKLARINA DAİR BASKI VE DAYATMADA...
ARKADAŞIMIZ BERİL KONCAGÜL’ÜN DURUŞMADAKİ GERÇEK DIŞI İDDİALARINA...
KANAL D'NİN UYDURMA HABERİ
MERVE BOZYİĞİT'İN DURUŞMADAKİ AÇIKLAMALARI KUMPASI GÖZLER ÖNÜNE SERDİ !!!
ARKADAŞLARIMIZ ALTUĞ ETİ, BURAK ABACI VE CEYHUN GÖKDOĞAN'IN...
KUMPASÇILARIN ARKADAŞLARIMIZA BASKI VE TEHDİTLE DAYATTIĞI GERÇEK DIŞI...
"NORMAL HAYATIN SUÇMUŞ GİBİ GÖSTERİLMESİ" ANORMALLİĞİ
ARKADAŞIMIZ ÇAĞLA ÇELENLİOĞLU'NUN DURUŞMADAKİ İDDİALARINA CEVABIMIZ
YENİ ŞAFAK VE GÜNEŞ GAZETELERİNDEKİ GERÇEK DIŞI İDDİALARA CEVAP
SAVUNMA HAKKIMIZ NASIL ENGELLENDİ?
ARKADAŞIMIZ ECE KOÇ'UN DURUŞMADAKİ İDDİALARINA CEVABIMIZ
ARKADAŞLARIMIZ MUSTAFA ARULAR VE EMRE TEKER'İN DURUŞMALARINDAKİ...
ARKADAŞIMIZ AYÇA PARS'IN DURUŞMADAKİ İDDİALARINA CEVABIMIZ
KAMU VİCDANI YALANI
DEVLETİMİZİN VERDİĞİ SİLAH RUHSATLARI CAMİAMIZA DUYDUĞU GÜVENİN AÇIK BİR...
ASIL HEDEF İSLAM ALEMİ, TÜRKİYE, SAYIN ERDOĞAN VE AK PARTİ HÜKÜMETİ
GERÇEK MODERNLİK İSLAM DİNİNDEDİR
TV PROGRAMLARINDA SEVGİ DİLİ ESAS ALINMALIDIR
"Allah'tan tahliyemizi istirham ediyorum"
AKİT GRUBUNA AÇIK MEKTUP
"....Allahvar.com sitesi kapatıldı, düşmanım bu siteyi yapmış olsa...
GARDIROP YALANI
SAYIN DOĞU PERİNÇEK'E AÇIK MEKTUP
'CRACKED.COM' SİTESİNDEKİ İDDİALARA CEVAP
1999 KAN KAMPANYASI TAMAMEN MEŞRU VE LEGAL BİR ORGANİZASYONDUR
HAKİM VE SAVCILARIMIZ YALNIZCA KANUN, HUKUK VE VİCDANI ESAS ALMALIDIR
HARUN YAHYA KÜLLİYATININ İMHASI ÇOK VAHİM VE TARİHİ BİR HATA OLUR
DİYANET İŞLERİ BAŞKANLIĞI RAPORUNA CEVAP
İLERİ DERECEDE MODERN GÖRÜNÜM VE DEKOLTE GİYİM TARZININ NEDENLERİ
"Adnan Bey’in çevresindeki her insan hayat dolu, mutlu, cıvıl cıvıl.”
SUÇSUZ BİR GENÇ KIZ DAHA HUKUKSUZ OLARAK TUTUKLANDI
SÖZDE İTİRAFÇI VEYA MÜŞTEKİ OLMAYA ZORLANMIŞ KARDEŞLERİMİZE ACİL KURTULUŞ...
YENİ BİR SAFSATA DAHA
"Müslümanlar Kardeştir..."
"Biz silahlı suç örgütü değiliz"
MEHDİYETİ GÜNDEME GETİRMEK LİNÇ KONUSU OLMAMALI
"Zorla alıkonma, İzole bir hayat yaşama iddialarını asla kabul etiyorum"
"Adnan Bey bizi çok sever, hep onore eder"
MEDYANIN ZORAKİ "BENZERLİK KURMA" TAKTİĞİ
"Ortada silahlı suç örgütü değil sadece birbirini çok seven arkadaş...
ÇOK DEĞERLİ BİR SİYASİ BÜYÜĞÜMÜZE AÇIK MEKTUP
AYÇA PARS CANIMIZ GİBİ SEVDİĞİMİZ, MELEK HUYLU, MÜMİNE KARDEŞİMİZDİR
"ALIKONMA" SAFSATASI
KUMPASÇILARIN KORKUTARAK İFTİRACI DEVŞİRME YÖNTEMLERİ
BERİL KONCAGÜL TEHDİT ALTINDADIR, CAMİAMIZA İFTİRAYA ZORLANMAKTADIR!
TAHLİYE OLAN ARKADAŞLARIMIZ HİÇ KİMSE İÇİN HİÇBİR ZAMAN BİR BASKI UNSURU...
AV. CELAL ÜLGEN ADİL VE DÜRÜST OLMALI
AKİT TV SUNUCUSU CANER KARAER HAKKINDA ÖNEMLİ BİLGİLENDİRME
MASUM İNSANLARIN TAHLİYESİ TAMER KORKMAZ'I DA SEVİNDİRMELİDİR
"Adnan Bey için ailelerimizle arasının iyi olmadığına dair iftiralar...
"Türkiye ve İslam Dünyasını zayıflatmak istiyorlar.."
"Adnan Bey`den ASLA ŞİDDET VE BASKI GÖRMEDİM..."
"Allah rızası için 40 yıldır Türk-İslam Birliği için çabalıyoruz"
"...En ufak bir suça dahi şahit olmadım..."
"Hakkımızda çok fazla SAHTE DELİLLER ÜRETTİLER..."
"Biz FETÖNÜN ANTİSİYİZ...."
“Bu dava sürecinde.... sözde dijital delillerin ibraz edilmemesi gibi pek...
"Zaten biz birbirimizi bu kadar çok sevdiğimiz için buradayız..."
"Biz bir arkadaş grubuyuz..."
"...Biz Vakıf faaliyetlerimiz ile her zaman Devletimizin yanında olduk"
"Biz kimseyle ilgili karalama faaliyeti yapmadık..."
"...Sözde tecavüz için mi buradaki arkadaşlarımla biraraya geleceğim?!"
"...Faaliyetlerimiz herkese hitap ediyor ..."
"Bizim amacımız şatafat içinde yaşamak değil, hiç kimsenin hitap edemediği...
"İnancım gereği ben insanlara yardım ederim"
"Ne yapsa "zorla" diyorlar. Zorla Gülümsüyor, Zorla, Zorla olur mu?"
"Bizim bir arada olma amacımız örgüt kurmak değil. ilmi mücadele...
"Biz birbirimizi Allah için seven.. arkadaşlarız"
"Polisler geldi, hangi eve operasyon yapacağız derlerken, balkona çıkıp...
"Biz örgüt değiliz"
"Devletimizi desteklediğimiz çok hayırlı faaliyetlerimiz var, Bunlar...
"Biz Allah`tan Razıyız Allah da Bizlerden Razı olur inşaAllah"
"İddia edildiği gibi katı bir ortam olsa 40-50 yıl niye kalalım?"
"Neden cömertsin?" diye soruyorlar
"İngiliz Derin Devleti bunu duyunca çıldırdı..."
"Biz Milli değerler etrafında birleşmiş bir sivil toplum kuruluşuyuz"
"Bir imza atıp dışarı çıkmayı ben de bilirim. Ama iftira büyük suçtur."
"Ben varlıklı bir aileden geliyorum, Saat koleksiyonum var"
"Silahlı suç örgütü iddiası tamamen asılsızdır, yalandır, iftiradır."
"Bizim yaptığımız tek şey Allah'ın yaratışını anlatmaktır."
"Almanya'da İslamofobi var, İslam düşmanları var..."
Bir örgüt olsak devlet bizimle faaliyette bulunur mu?
DAVAMIZ METAFİZİKTİR – 2. BÖLÜM
DAVAMIZ METAFİZİKTİR – 1. BÖLÜM
MAHKEME SÜRECİNDE SİLİVRİ CEZAEVİNDE YAŞANAN EZİYET VE ZULÜMLER
"Ben Sayın Adnan Oktar `dan hiçbir zaman Şiddet, Eziyet, Baskı görmedim."
DAVA DOSYASINDAKİ CİNSELLİK KONULU İDDİALAR TÜMÜYLE GEÇERSİZDİR
DURUŞMALARIN İLK HAFTASI
"İNFAK" SUÇ DEĞİL, KURAN'IN FARZ KILDIĞI BİR İBADETTİR
GERÇEK TURNİKE SİSTEMİ GENELEVLERDE
Adnan Oktar davasının ilk duruşması bugün yapıldı.
AVK. UĞUR POYRAZ: "MEDYADA FIRTINA ESTİRİLEREK KAMUOYU ŞARTLANDIRILDI,...
Adnan Oktar'ın itirafçılığa zorlanan arkadaşlarına sosyal medyadan destek...
Adnan Oktar suç örgütü değildir açıklaması.
Adnan Oktar'ın cezaevinden Odatv'ye yazdığı mektubu
Adnan Oktar'dan Cumhurbaşkanı Sayın Recep Tayyip Erdoğan'a mektup
Casuslukla suçlanmışlardı, milli çıktılar.
TBAV çevresinden "Bizler suç örgütü değiliz,kardeşiz" açıklaması
Bu sitelerin ne zararı var!
Adnan Oktar ve arkadaşları 15 Temmuz'da ne yaptılar?
Sibel Yılmaztürk'ün cezaevinden mektubu
İğrenç ve münasebsiz iftiraya ağabey Kenan Oktar'dan açıklama geldi.
Adnan Oktar ve arkadaşlarına Emniyet Müdürlüğü önünde destek ve açıklama...
Adnan Oktar hakkında yapılan sokak röportajında vatandaşların görüşü
Karar gazetesi yazarı Yıldıray Oğur'dan Adnan Oktar operasyonu...
Cumhurbaşkanı Sayın Recep Tayyip Erdoğan'dan Adnan Oktar ile ilgili...
Ahmet Hakan'nın Ceylan Özgül şüphesi.
HarunYahya eserlerinin engellenmesi, yaratılış inancının etkisini kırmayı...
Kedicikler 50bin liraya itirafçı oldu.
Adnan Oktar ve arkadaşlarına yönelik operasyonda silahlar ruhsatlı ve...
FETÖ'cü savcının davayı kapattığı haberi asılsız çıktı.
Adnan Oktar ve arkadaşlarının davasında mali suç yok...
Cemaat ve Vakıfları tedirgin eden haksız operasyon: Adnan Oktar operasyonu...
Tutukluluk süreleri baskı ve zorluk ile işkenceye dönüşüyor.
Adnan Oktar’ın Cezaevi Fotoğrafları Ortaya Çıktı!
"Milyar tane evladım olsa, milyarını ve kendi canımı Adnan Oktar'a feda...
Adnan Oktar davasında baskı ve zorla itirafçılık konusu tartışıldı.
Adnan Oktar ve arkadaşlarının davasında iftiracılık müessesesine dikkat...
Adnan Oktar davasında hukuki açıklama
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının Masak Raporlarında Komik rakamlar
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının tutukluluk süresi hukuku zedeledi.
Adnan Oktar'ın Museviler ile görüşmesi...
Adnan Oktar ve arkadaşlarına yönelik suçlamalara cevap verilen web sitesi...
Adnan Oktar ve arkadaşlarına karşı İngiliz Derin Devleti hareketi!
Adnan Oktar iddianamesinde yer alan şikayetçi ve mağdurlar baskı altında...
Adnan Oktar iddianamesi hazırlandı.
SAYIN NEDİM ŞENER'E AÇIK MEKTUP
Adnan Oktar ve Nazarbayev gerçeği!
En kolay isnat edilen suç cinsel suçlar Adnan Oktar ve Arkadaşlarına...
Adnan Oktar kaçmamış!
BİR KISIM MEDYA KURULUŞLARINA ÇAĞRI !!!
FİŞLEME SAFSATASI
İSA TATLICAN: BİR HUSUMETLİ PORTRESİ
SİLİVRİ CEZAEVİNDE YAŞANAN İNSAN HAKLARI İHLALLERİ
MÜMİNLERİN YARDIMLAŞMASI VE DAYANIŞMASI ALLAH'IN EMRİDİR
GÜLÜNÇ VE ASILSIZ "KAÇIŞ" YALANI
ABDURRAHMAN DİLİPAK BİLMELİDİR Kİ KURAN’A GÖRE, ZİNA İFTİRASI ATANIN...
YALANLAR BİTMİYOR
SAÇ MODELİ ÜZERİNDEN KARA PROPAGANDA
TAHLİYE EDİLENLERE LİNÇ KAMPANYASI ÇOK YANLIŞ
MEDYA MASALLARI ASPARAGAS ÇIKMAYA DEVAM EDİYOR
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının ilk duruşma tarihi belli oldu.
AKİT TV VE YENİ AKİT GAZETESİNE ÖNEMLİ NASİHAT
YAŞAR OKUYAN AĞABEYİMİZE AÇIK MEKTUP
KARA PARA AKLAMA İDDİALARINA CEVAP
Adnan Oktar ve FETÖ bağlantısı olmadığı ortaya çıktı.
TAKVİM GAZETESİNİN ALGI OPERASYONU
Adnan Oktar ve Arkadaşlarına yönelik suçlamaların iftira olduğu anlaşıldı.
"Bizler Suç Örgütü Değiliz..."