< <
7 / total: 10

Sebuah  Karakteristik Penting Masyarakat Jahiliah: Tidak Mungkin Mereka  Tidak Diyakinkan

Tak peuli apa pun sikap asalnya, berdasarkan semua bukti yang ada, sese-orang yang waras akalnya dan jernih nalarnya akan menerima kebenaran asalkan dia mendapati bukti-bukti yang meyakinkan. Hal ini karena dia menyadari bahwa, sebagai seorang insan, dia memiliki sifat bawaan yaitu dapat berbuat salah dan keliru. Lebih jauh lagi dia pun mengakui bahwa proses belajar adalah penting guna memperluas wawasan seseorang. Dengan demikian, seseorang yang jernih pemahamannya, sama sekali tidak merasa malu untuk belajar sehingga dengan itu pikirannya pun bisa berubah.

Namun demikian, ada beberapa orang yang berpegang teguh pada praduga yang hampirhampir tak mungkin untuk dihilangkan. Orang-orang ini eenderung untuk menyikapi dan mengevaluasi bukti-bukti yang valid dengan praduga. Pengalaman pribadi yang mereka peroleh selama ini terbentuk di dalam sistem jahiliah, dan sangat penting bagi mereka. Dengan demikian, maka hampir tidak mungkin untuk mengubah eara pandang mereka. Mereka ini dikenal sebagai orang-orang yang keras kepala. Bukannya bersikap terbuka atas ide-ide baru, dan dengan demikian menemukan kebenaran, mereka justru berkeras untuk bertahan pada keyakinan-keyakinan tradisional. Mereka tidak pernah berpikir bahwa diri mereka bisa saja keliru. Lebih jauh lagi, mereka pikir mereka adalah orang-orang yang bijak. Kadangkadang bahkan bukti-bukti yang konkret pun tidak dapat m engubah pikiran m ereka. Meskipun demikian, hal ini bukanlah karena mereka tak mampu melihat perbedaan yang tajam antara kebenaran dan kekeliruan, namun karena mereka berpura-pura tidak memahami kebenaran itu. Di dalam al-Qur'an, Allah menyinggung kekurangan di kalangan orang-orang jahiliah ini dalam ayat berikut:

"Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, kemudian mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui."
(Q.s. al-Baqarah: 75).

Tidaklah mungkin untuk meyakinkan orang-orang ini akan kebenaran. Semua upaya dan bukti guna membuat mereka melihat kebenaran akan terbukti siasia. Ketidakpekaan ini bahkan menjadi makin parah lagi tatkala pokok persoalannya adalah masalah keimanan. Allah melukiskan ini di dalam ayat berikut:

"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka,
kamu peringatkan atau tidak kamu peringatkan,
mereka tidak akan beriman."
(Q.s. al-Baqarah: 6).

Bagaimana bisa bahwa bukti-bukti itu membuat sebagian orang melihat kebenaran, sementara sebagian yang lain tidak dapat diyakinkan dengannya? Apa yang membuat mereka begitu keras kepala dan tidak peka?

Pada awal-awal buku ini, kami telah berulangkali menyebutkan betapa kuatnya keeintaan orang-orang jahiliah atas kehidupan dunia ini. Keeintaan inilah yang tentu saja menjelaskan motif-motif di balik sikap yang tidak masuk akal ini. Sekalipun mereka melihat kebenaran itu dengan jelas, mereka tetap saja mengikuti hawa nafsu mereka yang siasia, karena mereka tahu bahwa bila tidak demikian maka mereka harus meninggalkan ambisi-ambisi dan menjadikan usaha untuk meneapai keridhaan Allah sebagai tujuan mendasar kehidupannya. Hal ini sesungguhnya adalah hal terakhir yang ingin mereka lakukan sehingga dengan demikian mereka menahannya dengan menekan kuat-kuat suara hati nuraninya sendiri. Orang-orang ini mengikuti hawa nafsu mereka: sikap-sikap yang merugikan manusia, sebagaimana dinyatakan dengan terang dalam ayat berikut ini:

"Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Q.s. Yusuf: 53).

Demi alasan inilah nafsu memainkan peran yang penting dalam membuat manusia menolak kebenaran.

Makhluk lain yang menyesatkan mereka yang punya ambisi-ambisi yang kuat di dalam hidup ini adalah setan. Allah menunjukkan tentang hal ini pada ayat berikut:

"lblis menjawab: 'Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan dari mereka bersyukur (taat)'."
(Q.s. al-A'raf: 16-17).

Guna meyakinkan orang-orang yang telah disesatkan oleh setan dan nafsu mereka adalah perjuangan utama dari para rasul sepanjang sejarah. Semua rasul senantiasa menyeru manusia ke jalan yang benar, jalan Allah, namun umat-umat mereka enggan keeuali hanya segelintir orang saja. Sebuah eontoh yang menarik di dalam al-Qur'an mengenai hal ini adalah Nabi Nuh a.s. beserta umatnya. Sekalipun Nabi Nuh a.s. telah melakukan segala eara untuk mengajak umatnya ke jalan yang benar, mereka tetap saja kafir:

"Nuh berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang; maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat. Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan; kemudian sesungguh-nya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam."
(Q.s. Nuh: 5-9).

"Nuh berkata,
'Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anakanaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka'."
(Q.s. Nuh: 21).

Sikap orang-orang jahiliah yang tidak tulus ini diungkapkan di dalam al-Qur 'an. Tak peduli betapapun kuatnya bukti-bukti yang diberikan, m ereka m em alingkan w ajah mereka dari kebenaran dan memperlihatkan keeintaan yang kuat terhadap kehidupan dunia ini. Dan mereka pun membuat-buat banyak alasan guna membenarkan sikap mereka yang menyimpang ini. Di dalam al-Qur'an, Allah menerangkan mengenai pokokpokok persoalan dan situasi-situasi di mana orang-orang jahiliah berpura-pura tidak memahaminya. Sesungguhnya ini adalah pokok-pokok persoalan dimana dengannya mereka tidak pernah mengubah pendirian mereka. Allah pun menyebutkan alasan-alasan yang mereka buat dan ketidaktulusan yang mereka pertontonkan kepada orang-orang beriman.

Sebelum m elanjutkan dengan p okok persoalan ini, salah satu metode prinsip yang digunakan oleh orang-orang jahiliah guna membenarkan ketidakjujuran mereka akan diterangkan lebih jauh lagi.

Salah Satu Ajaran Setan: Membantah

Orang-orang jahiliah seringkali menggunakan bantahan untuk membenarkan diri mereka. Ini adalah sebuah metode yang dengannya mereka mempertahankan hak-hak atau prestise mereka, dengan eara menggunakan argumen-argumen yang emosional, tidak jujur, atau miring daripada akal. Lepas dari eara-eara ini, bagaimana eara berperilaku orang-orang juga menjadi sebuah unsur bantahan yang efisien. Memutus pembiearaan, berteriak-teriak dan berkata bohong adalah metode -metode membantah yang sudah umum. Orang-orang kafir mempertontonkan kemampuan yang luar biasa dalam hal ini. Untuk membenarkan pandangannya atau untuk membangun keunggulan di atas orang lain, mereka bersandar pada metode-metode yang tak terbayangkan. Tujuan utama dari semua upaya ini adalah untuk menentang kebenaran. Mereka membuat semua upaya ini untuk membenarkan diri mereka dan oleh karenanya untuk mendapatkan dalih guna meringankan rasa bersalah mereka.

Bagaimanapun, ini bukanlah sebuah metode yang dikembangkan oleh individu-individu itu sendiri. Sebagaimana dalam sekian banyak pokok persoalan lainnya, setanlah yang membimbing mereka. Pernyataan setan pada ayat-ayat berikut ini menunjukkan betapa setan adalah pembantah pertama dalam sejarah.

"Allah berfirman, 'Hai lblis, apakah yang menghalangimu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?' lblis menjawab,
'Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.' Allah berfirman,
'Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk'."
(Q.s. Shaad: 75-77).

Ketika dia diperintahkan untuk bersujud kepada Adam, setan dengan sombongnya menolak, dan memberikan penjelasan yang menantang. Inilah eiri khas bantahan; dalih yang dipakainya untuk tidak mematuhi perintah Allah dinyatakan dalam pernyataan setan berikut ini: "Engkau telah menc ptakan aku dar ap , sedangkan d a telah Engkau c ptakan dar tanah l at." Namun demikian, tujuan utamanya adalah memberontak kepada Allah. Perbandingan antara api dan tanah liat hanyalah suatu dalih saja.

Sikap orang-orang jahiliah benar-benar persis seperti itu. Mula-mula mereka memutuskan untuk tidak taat dan kemudian meneari alasan atas ketidaktaatan itu. Pada titik ini, mereka pun berbuat seperti apa yang telah dilakukan setan dulu dan menggunakan berbagai eara bantahan guna menutup-nutupi ketidakjujuran mereka dan guna menghibur diri mereka sendiri.

Setan mengindoktrinasi mereka dengan bisikan-bisikan halus dan terus-menerus mengenai eara-eara membantah ke dalam nafsu mereka. Sementara itu, orang tersebut berjuang untuk memilih antara suara akal sehatnya yang membisikkan kebenaran dan suara nafsunya yang mengajak untuk memilih setan. Dengan eara inilah setan mendekati manusia dalam segala keadaan dan menggodanya.

Inilah sebabnya mengapa selama berabadabad orang-orang di seluruh penjuru dunia menggunakan eara-eara dan taktik-taktik yang benar-benar sama terhadap agama. Fakta ini digarisbawahi di dalam al-Qur'an:

"Sebenarnya mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan perkataan yang diucapkan oleh orang-orang dahulu kala."
(Q.s. al-Mu'minun: 81).

Akan tetapi, satu hal perlu disebut di sini: setan adalah makhluk yang sepenuhnya berada di bawah kekuasaan Allah sebagaimana semua makhluk lainnya, seperti jin, malaikat dan manusia. Berlawanan dengan pandangan yang dianut seeara umum, setan bukanlah makhluk yang terpisah, lepas dari dan bebas dari Allah. Dia melaksanakan tugas dari Allah untuk menguji manusia di dunia ini. Fakta ini diterangkan pada ayat berikut ini:

"Allah berfirman: '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan.' lblis berkata, 'Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara mereka.' Allah berfirman, 'lni adalah jalan yang lurus; kewajiban Akulah (menjaganya). Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat'."
(Q.s. al-Hijr: 37-42).

Di sepanjang sejarah, banyak umat yang menggunakan eara-eara klasik bantahan ini ketika mereka diingatkan akan perintahperintah Allah. Dengan eara ini, mereka pikir mereka dapat mengelak dari kebenaran. Di dalam al-Qur'an, Allah memberikan keterangan mengenai kejiwaan orang-orang kafir dan tipe bantahan yang mereka pakai, sehingga tidak yakin dengan kebenaran-kebenaran tertentu.

Mereka Tidak Yakin Akan Dekatnya Kematian

Tidaklah mungkin untuk meyakinkan orang-orang jahiliah bahwa kematian sangat dekat. Sekalipun ini adalah kenyataan yang mengerikan, sebagian besar orang berjuang untuk melupakan tentang kematian yang segera menjelang. Maut mau tak mau mengakhiri hidup ini yang begitu mereka eintai. Maut juga mengingatkan orang-orang akan akhirat dan tanggung jawab mereka terhadap Allah dan realitas neraka. Dengan demikian, mereka sekadar menghindar untuk memikirkannya dengan "tidak berpikir".

Orang-orang jahiliah, yang dengan mantap menjauhkan pikiran mereka dari kematian, seeara terang-terangan menyatakan ketidaksukaan mereka tentang hal ini. Dengan melupakan bahwa hal ini juga suatu perintah Allah, mereka tidak mampu melihat bahwa hal ini adalah kejadian yang sudah ditakdirkan. "Tidak memikirkan" sekadar meneegah mereka dari melihat bahwa sikap semaeam itu adalah penentangan terbuka atas kehendak Allah.

Orang-orang jahiliah juga menyembunyikan banyak keyakinan tidak rasional lainnya tentang kematian. Misalnya, menurut mereka, kematian seseorang yang sudah tua dan sakitsakitan adalah hal yang masuk akal. Lagi pula, mereka menganggap bahwa mati di atas ranjang tanpa mengalami penderitaan adalah hal terbaik yang dapat dialami oleh seorang yang sudah lanjut usia. Akan tetapi, mereka tidak dapat menerima kenyataan mengenai orang muda yang mati seeara mendadak. Pada titik ini mereka tak mampu memahami bahwasanya kematiannya pun telah ditakdirkan.

Kepereayaan tidak rasional lainnya mengenai kematian menyatakan bahwa kematian terjadi sebagai sebuah konsekuensi dari peristiwa-peristiwa tertentu. Misalnya, mengenai seseorang yang tewas pada suatu keeelakaan, mereka mengatakan bahwa seandainya tadi dia tidak mengemudi di jalan raya yang ramai itu tentu dia tidak akan mati. Di dalam al-Qur'an mentalitas yang sama digarisbawahi di dalam ayat, "Kalau mereka tetap bersamasama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh" (Q.s. Ali Imran: 156), dan orang-orang beriman mendapat peringatan yang serius atas mentalitas yang rusak ini. Ini karena disebabkan oleh fakta bahwa tidak ada kematian yang terjadi seeara kebetulan. Bahkan sejak seseorang belum lahir, tempat dan waktu kematiannya telah ditakdirkan. Fakta ini dinyatakan di dalam ayat berikut:

"Kami telah menentukan kematian di antara kalian dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan."
(Q.s. al-Waqi'ah: 60).

Bagi orang-orang jahiliah, kematian seseorang, khususnya seorang anggota dari keluarga dekatnya, adalah insiden yang sangat tidak diharapkan. Lagi pula ini adalah peristiwa yang menakutkan. Melihat tubuh dari seseorang yang beberapa hari lalu masih makan malam bersamanya, telah remuk di dalam sebuah mobil, tentu adalah sebuah pemandangan yang tak terlupakan oleh seseorang seumur hidupnya. Menyaksikan para petugas meletakkan jenazahnya di dalam kantong jenazah mau tak mau mengingatkan kepada seseorang sekian banyak fakta yang olehnya selalu saja berusaha untuk dilupakannya karena dorongan mentalitas jahiliah.

Orang yang kini sedang dibawa di dalam kantong plastik menuju ke kamar mayat barangkali beberapa jam yang lalu dengan antusiasnya masih berbieara tentang perusahaan barunya atau reneana-reneana barunya untuk berakhir pekan. Sementara menguraikan reneana-reneana ini, hal terakhir yang terlintas di benaknya kemungkinan besar adalah perkara kematian. Namun kini, tubuhnya yang hanya tinggal tulang-tulang dan daging sedang menghadapi sebuah proses pembusukan yang eepat sedang digotong dengan tergesa-gesa ke kamar jenazah. Di dalam kamar jenazah, dia akan diletakkan di dalam ruang pendingin di antara jenazahjenazah lainnya. Dalam beberapa hari, akan dibungkus di dalam kain kafan, lalu jenazahnya itu akan dimasukkan ke dalam kubur.

Orang yang mengamatinya jatuh dalam keputusasaan, karena pemandangan seperti itu mengingatkannya akan hari di mana dia akan menemui ajalnya sendiri.

Meskipun demikian, pengaruh dari kejadian semaeam itu atas jiwa manusia hanya bertahan untuk sementara waktu saja. Belum begitu lama, orang-orang jahiliah pun kembali lagi ke eara hidupnya yang lama dan mulai melihat kematian sebagai suatu insiden yang eukup tak dapat dipereaya. Segera setelah itu mereka pun sibuk kembali dengan hirukpikuk sehari-hari dalam menghadapi realitas hidup mereka segera kembali lagi pada kebiasaan-kebiasaan lama mereka seakanakan mereka bukan orang yang baru beberapa hari lalu menyaksikan kematian dari dekat. Mereka bahkan membuat bantahan-bantahan tentang masalah kematian sehingga berupaya mengurangi keseriusan perkara ini. Mereka berulangkali menyebutkan singkatnya hidup ini, namun tak pernah sungguhsungguh memikirkannya. Lagi pula, mereka saling mendorong satu sama lain agar tidak memikirkan hal ini.

Segera setelah kesedihan mereda, kematian anggota keluarga yang dekat pun sudah dapat diatasi, sanak kerabatnya mulai berpikir soal kekayaan yang akan mereka warisi darinya. Beginilah, eara mereka melekatkan diri mereka dengan kehidupan dunia ini, bahkan sekalipun pokok persoalannya adalah kematian.

Mereka Tidak Yakin bahwai al-Qur'an adalah Firman Allah

Fakta bahwa masyarakat jahiliah tidak pereaya bahwa kitab-kitab suei diturunkan oleh Allah adalah salah satu eiri mereka lainnya di sepanjang sejarah. Maksud utama yang terletak di balik sikap ini adalah keengganan mereka untuk mengikuti perintah-perintah Allah. Mereka hanya sekadar ingin melupakan tentang Hari Pengadilan, dan fakta bahwa kelak mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas segala tingkah lakunya, oleh karena mereka ingin hidup sesuka hati mereka. Dengan demikian, sekalipun mereka melihat kebenaran, mereka pun meremehkannya.

Sikap khas masyarakat jahiliah terhadap Alkitab (Bibel) dan kitab-kitab suei lainnya juga diasumsikan terhadap al-Qur'an. Nabi kita telah mengajak orang-orang ke jalan yang benar dengan berbagai eara, namun mereka tetap saja bertahan dalam kekafiran. Sementara itu, dalam rangka mengatasi rasa bersalahnya, mereka memakai banyak eara. Salah satu dari eara ini, yang berupa bantahan, dinyatakan di dalam ayat-ayat berikut ini:

"Dan orang-orang kafir berkata, 'al-Qur'an ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain.' maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar. Dan mereka berkata, 'Cerita-cerita legenda orang-orang terdahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang'."
(Q.s. al-Furqan: 4-5).

"Bahkan mereka berkata (pula), '(al-Qur'an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya dia mendatangkan kepada kita suatu mukjizat, sebagaimana rasul-rasul yang telah lalu diutus'."
(Q.s. al-Anbiya': 5).

Tampak jelas bahwa, sekalipun menyadari keunggulan Nabi saw., masyarakat jahiliah tetap menuduhnya sebagai tukang sihir. Lagi pula, sebagian besar dari mereka mengklaim bahwa al-Qur'an telah beliau tulis. Meskipun demikian, mereka eukup tahu bahwa al-Qur'an adalah wahyu dari Allah. Demikian pula, mereka tahu pasti bahwa Nabi saw. bukanlah seorang penyair maupun tukang sihir. Namun, sebagaimana berulangkali dinyatakan di dalam seksi ini, orang-orang jahiliah menggunakan dalih-dalih ini semata-mata guna menarik orang-orang agar lebih banyak lagi yang mau mengikuti eara hidup mereka.

Di dalam al-Qur'an Allah menjawab dengan tegas bualan orang-orang jahiliah:

"Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat; dan dengan apa yang tidak kalian lihat; sesungguhnya al-Qur'an itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia, Dan al-Qur'an itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya. Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya! Dia adalah wahyu yang diturunkan oleh Tuhan semesta alam."
(Q.s. al-Haqqah: 38-43).

"Ataukah mereka mengatakan: 'Dia (Muhammad) membuat-buatnya.' Sebenarnya mereka tidak beriman. Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal al-Qur'an itu jika mereka orang-orang yang benar."
(Q.s. ath-Thur: 33-34).

"Tidaklah mungkin al-Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (al-Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam. Atau (patutkah) mereka mengatakan, 'Muhammad membuat-buatnya.' Katakanlah, '(Kalau benar yang kalian katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kalian panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.' Yang sebenarnya, mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna padahal belum datang kepada mereka penjelasannya. Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim itu."
(Q.s. Yunus: 37-39).

 

7 / total 10
Anda dapat membaca buku Harun Yahya Kedangkalan Pemahaman Orang-orang Kafir secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top
iddialaracevap.com adnanoktarhaber.com adnanoktarhukuk.com adnanoktargercekleri.net
ARKADAŞIMIZ EMRE BUKAĞILI'NIN SN. FAZIL SAYIN AÇIKLAMALARINA CEVABI
SÜLEYMAN ÖZIŞIK KARDEŞİMİZİN DE CEMAATLERİN MİLLETİMİZ İÇİN DEĞERİNİ ÇOK...
ADNAN OKTAR OLMASAYDI...
SAYIN ERGUN YILDIRIM’IN “YENİ MEHDİLER” BAŞLIKLI KÖŞE YAZISINA...
NORMAL VE LEGAL BİR YAŞAMDAN YAPAY SUÇLAR ÜRETİLEREK "HAYALİ BİR SUÇ...
SAYIN ADNAN OKTAR’IN TUTUKLANMASININ ARDINDAN...
CÜBBELİ AHMET HOCAMIZ MÜSLÜMANLARA ATILAN İFTİRALARA İTİBAR ETMEMELİDİR
ODATV GENEL YAYIN YÖNETMENİ SN. BARIŞ PEHLİVAN'A AÇIK MEKTUP
KOMPLOCULAR, KORKUTARAK "SÖZDE" İTİRAFÇI YAPTIKLARI ARKADAŞLARIMIZ...
CUMHURİYET GAZETESİNE AÇIK MEKTUP
GENİŞ HAYAL GÜCÜ İLE KURGULANAN DAVA DOSYASI
MODERNLİK İSLAM’IN GELİŞİP YAYILMASINDA EN ETKİLİ YÖNTEMDİR
SN. ENVER AYSEVER’İN PROGRAMINDA GÜNDEME GELEN İTHAMLARIN CEVAPLARI
SN. ADNAN OKTAR: "ALLAH'IN VERECEĞİ KARARI TALEP EDİYORUM"
MİNE KIRIKKANAT GİBİ AYDIN VE DEMOKRAT BİR HANIMA HUKUKUN TEMEL İLKELERİNE...
Adnan Oktar: "Allah’ın vereceği kararı talep ediyorum."
Adnan Oktar: "Allah’ın vereceği kararı talep ediyorum."
YENİ AKİT GAZETESİ VE ODA TV’DE YER ALAN “UYAP’TAN SANIĞIN ADI SİLİNDİ”...
SAYIN BİRCAN BALİ'YE CEVAP
SAYIN AVUKAT CELAL ÜLGEN'E AÇIK MEKTUP
SAYIN ALİ İHSAN KARAHASANOĞLU'NA CEVAP
SAYIN ADNAN OKTAR VE CAMİAMIZA YÖNELİK MANEVİ LİNÇ
SN. DOĞU PERİNÇEK VE SN. PROF. DR. ALİ DEMİRSOY'UN ÖNEMLİ OLDUĞUNU...
SAYIN PROF. DR. NURAN YILDIZ'A AÇIK MEKTUP
SN. ADNAN OKTAR VE ARKADAŞLARININ İSRAİL VE MUSEVİLERLE OLAN...
CAMİAMIZA YÖNELİK "YURTDIŞI LOBİ FAALİYETLERİ" İSNADI İLE İLGİLİ...
FETÖ'YE KARŞI EN GÜÇLÜ ELEŞTİRİLERİ SN. ADNAN OKTAR YAPMIŞTIR
DELİL VE ŞAHİT OLMADAN SUÇSUZ İNSANLARI CEZALANDIRMAK KUR’AN’A UYGUN...
ARKADAŞLARIMIZ MUAZZEZ VE YILDIZ ARIK’IN DURUŞMADAKİ GERÇEK DIŞI...
İNSANLARA NEREDE VE KİMLERLE YAŞAYACAKLARINA DAİR BASKI VE DAYATMADA...
ARKADAŞIMIZ BERİL KONCAGÜL’ÜN DURUŞMADAKİ GERÇEK DIŞI İDDİALARINA...
KANAL D'NİN UYDURMA HABERİ
MERVE BOZYİĞİT'İN DURUŞMADAKİ AÇIKLAMALARI KUMPASI GÖZLER ÖNÜNE SERDİ !!!
ARKADAŞLARIMIZ ALTUĞ ETİ, BURAK ABACI VE CEYHUN GÖKDOĞAN'IN...
KUMPASÇILARIN ARKADAŞLARIMIZA BASKI VE TEHDİTLE DAYATTIĞI GERÇEK DIŞI...
"NORMAL HAYATIN SUÇMUŞ GİBİ GÖSTERİLMESİ" ANORMALLİĞİ
ARKADAŞIMIZ ÇAĞLA ÇELENLİOĞLU'NUN DURUŞMADAKİ İDDİALARINA CEVABIMIZ
YENİ ŞAFAK VE GÜNEŞ GAZETELERİNDEKİ GERÇEK DIŞI İDDİALARA CEVAP
SAVUNMA HAKKIMIZ NASIL ENGELLENDİ?
ARKADAŞIMIZ ECE KOÇ'UN DURUŞMADAKİ İDDİALARINA CEVABIMIZ
ARKADAŞLARIMIZ MUSTAFA ARULAR VE EMRE TEKER'İN DURUŞMALARINDAKİ...
ARKADAŞIMIZ AYÇA PARS'IN DURUŞMADAKİ İDDİALARINA CEVABIMIZ
KAMU VİCDANI YALANI
DEVLETİMİZİN VERDİĞİ SİLAH RUHSATLARI CAMİAMIZA DUYDUĞU GÜVENİN AÇIK BİR...
ASIL HEDEF İSLAM ALEMİ, TÜRKİYE, SAYIN ERDOĞAN VE AK PARTİ HÜKÜMETİ
GERÇEK MODERNLİK İSLAM DİNİNDEDİR
TV PROGRAMLARINDA SEVGİ DİLİ ESAS ALINMALIDIR
"Allah'tan tahliyemizi istirham ediyorum"
AKİT GRUBUNA AÇIK MEKTUP
"....Allahvar.com sitesi kapatıldı, düşmanım bu siteyi yapmış olsa...
GARDIROP YALANI
SAYIN DOĞU PERİNÇEK'E AÇIK MEKTUP
'CRACKED.COM' SİTESİNDEKİ İDDİALARA CEVAP
1999 KAN KAMPANYASI TAMAMEN MEŞRU VE LEGAL BİR ORGANİZASYONDUR
HAKİM VE SAVCILARIMIZ YALNIZCA KANUN, HUKUK VE VİCDANI ESAS ALMALIDIR
HARUN YAHYA KÜLLİYATININ İMHASI ÇOK VAHİM VE TARİHİ BİR HATA OLUR
DİYANET İŞLERİ BAŞKANLIĞI RAPORUNA CEVAP
İLERİ DERECEDE MODERN GÖRÜNÜM VE DEKOLTE GİYİM TARZININ NEDENLERİ
"Adnan Bey’in çevresindeki her insan hayat dolu, mutlu, cıvıl cıvıl.”
SUÇSUZ BİR GENÇ KIZ DAHA HUKUKSUZ OLARAK TUTUKLANDI
SÖZDE İTİRAFÇI VEYA MÜŞTEKİ OLMAYA ZORLANMIŞ KARDEŞLERİMİZE ACİL KURTULUŞ...
YENİ BİR SAFSATA DAHA
"Müslümanlar Kardeştir..."
"Biz silahlı suç örgütü değiliz"
MEHDİYETİ GÜNDEME GETİRMEK LİNÇ KONUSU OLMAMALI
"Zorla alıkonma, İzole bir hayat yaşama iddialarını asla kabul etiyorum"
"Adnan Bey bizi çok sever, hep onore eder"
MEDYANIN ZORAKİ "BENZERLİK KURMA" TAKTİĞİ
"Ortada silahlı suç örgütü değil sadece birbirini çok seven arkadaş...
AYÇA PARS CANIMIZ GİBİ SEVDİĞİMİZ, MELEK HUYLU, MÜMİNE KARDEŞİMİZDİR
ÇOK DEĞERLİ BİR SİYASİ BÜYÜĞÜMÜZE AÇIK MEKTUP
"ALIKONMA" SAFSATASI
KUMPASÇILARIN KORKUTARAK İFTİRACI DEVŞİRME YÖNTEMLERİ
BERİL KONCAGÜL TEHDİT ALTINDADIR, CAMİAMIZA İFTİRAYA ZORLANMAKTADIR!
TAHLİYE OLAN ARKADAŞLARIMIZ HİÇ KİMSE İÇİN HİÇBİR ZAMAN BİR BASKI UNSURU...
AV. CELAL ÜLGEN ADİL VE DÜRÜST OLMALI
AKİT TV SUNUCUSU CANER KARAER HAKKINDA ÖNEMLİ BİLGİLENDİRME
MASUM İNSANLARIN TAHLİYESİ TAMER KORKMAZ'I DA SEVİNDİRMELİDİR
"Adnan Bey için ailelerimizle arasının iyi olmadığına dair iftiralar...
"Türkiye ve İslam Dünyasını zayıflatmak istiyorlar.."
"Adnan Bey`den ASLA ŞİDDET VE BASKI GÖRMEDİM..."
"Allah rızası için 40 yıldır Türk-İslam Birliği için çabalıyoruz"
"...En ufak bir suça dahi şahit olmadım..."
"Hakkımızda çok fazla SAHTE DELİLLER ÜRETTİLER..."
"Biz FETÖNÜN ANTİSİYİZ...."
“Bu dava sürecinde.... sözde dijital delillerin ibraz edilmemesi gibi pek...
"Zaten biz birbirimizi bu kadar çok sevdiğimiz için buradayız..."
"Biz bir arkadaş grubuyuz..."
"...Biz Vakıf faaliyetlerimiz ile her zaman Devletimizin yanında olduk"
"Biz kimseyle ilgili karalama faaliyeti yapmadık..."
"...Sözde tecavüz için mi buradaki arkadaşlarımla biraraya geleceğim?!"
"...Faaliyetlerimiz herkese hitap ediyor ..."
"Bizim amacımız şatafat içinde yaşamak değil, hiç kimsenin hitap edemediği...
"İnancım gereği ben insanlara yardım ederim"
"Ne yapsa "zorla" diyorlar. Zorla Gülümsüyor, Zorla, Zorla olur mu?"
"Bizim bir arada olma amacımız örgüt kurmak değil. ilmi mücadele...
"Biz birbirimizi Allah için seven.. arkadaşlarız"
"Polisler geldi, hangi eve operasyon yapacağız derlerken, balkona çıkıp...
"Biz örgüt değiliz"
"Devletimizi desteklediğimiz çok hayırlı faaliyetlerimiz var, Bunlar...
"Biz Allah`tan Razıyız Allah da Bizlerden Razı olur inşaAllah"
"İddia edildiği gibi katı bir ortam olsa 40-50 yıl niye kalalım?"
"Neden cömertsin?" diye soruyorlar
"İngiliz Derin Devleti bunu duyunca çıldırdı..."
"Biz Milli değerler etrafında birleşmiş bir sivil toplum kuruluşuyuz"
"Bir imza atıp dışarı çıkmayı ben de bilirim. Ama iftira büyük suçtur."
"Ben varlıklı bir aileden geliyorum, Saat koleksiyonum var"
"Silahlı suç örgütü iddiası tamamen asılsızdır, yalandır, iftiradır."
"Bizim yaptığımız tek şey Allah'ın yaratışını anlatmaktır."
"Almanya'da İslamofobi var, İslam düşmanları var..."
Bir örgüt olsak devlet bizimle faaliyette bulunur mu?
DAVAMIZ METAFİZİKTİR – 1. BÖLÜM
DAVAMIZ METAFİZİKTİR – 2. BÖLÜM
MAHKEME SÜRECİNDE SİLİVRİ CEZAEVİNDE YAŞANAN EZİYET VE ZULÜMLER
"Ben Sayın Adnan Oktar `dan hiçbir zaman Şiddet, Eziyet, Baskı görmedim."
DAVA DOSYASINDAKİ CİNSELLİK KONULU İDDİALAR TÜMÜYLE GEÇERSİZDİR
DURUŞMALARIN İLK HAFTASI
"İNFAK" SUÇ DEĞİL, KURAN'IN FARZ KILDIĞI BİR İBADETTİR
GERÇEK TURNİKE SİSTEMİ GENELEVLERDE
Adnan Oktar davasının ilk duruşması bugün yapıldı.
AVK. UĞUR POYRAZ: "MEDYADA FIRTINA ESTİRİLEREK KAMUOYU ŞARTLANDIRILDI,...
Adnan Oktar'ın itirafçılığa zorlanan arkadaşlarına sosyal medyadan destek...
Adnan Oktar suç örgütü değildir açıklaması.
Adnan Oktar'ın cezaevinden Odatv'ye yazdığı mektubu
Adnan Oktar'dan Cumhurbaşkanı Sayın Recep Tayyip Erdoğan'a mektup
Casuslukla suçlanmışlardı, milli çıktılar.
TBAV çevresinden "Bizler suç örgütü değiliz,kardeşiz" açıklaması
Bu sitelerin ne zararı var!
Adnan Oktar ve arkadaşları 15 Temmuz'da ne yaptılar?
Sibel Yılmaztürk'ün cezaevinden mektubu
İğrenç ve münasebsiz iftiraya ağabey Kenan Oktar'dan açıklama geldi.
Adnan Oktar ve arkadaşlarına Emniyet Müdürlüğü önünde destek ve açıklama...
Adnan Oktar hakkında yapılan sokak röportajında vatandaşların görüşü
Karar gazetesi yazarı Yıldıray Oğur'dan Adnan Oktar operasyonu...
Cumhurbaşkanı Sayın Recep Tayyip Erdoğan'dan Adnan Oktar ile ilgili...
Ahmet Hakan'nın Ceylan Özgül şüphesi.
HarunYahya eserlerinin engellenmesi, yaratılış inancının etkisini kırmayı...
Kedicikler 50bin liraya itirafçı oldu.
Adnan Oktar ve arkadaşlarına yönelik operasyonda silahlar ruhsatlı ve...
FETÖ'cü savcının davayı kapattığı haberi asılsız çıktı.
Adnan Oktar ve arkadaşlarının davasında mali suç yok...
Cemaat ve Vakıfları tedirgin eden haksız operasyon: Adnan Oktar operasyonu...
Tutukluluk süreleri baskı ve zorluk ile işkenceye dönüşüyor.
Adnan Oktar’ın Cezaevi Fotoğrafları Ortaya Çıktı!
"Milyar tane evladım olsa, milyarını ve kendi canımı Adnan Oktar'a feda...
Adnan Oktar davasında baskı ve zorla itirafçılık konusu tartışıldı.
Adnan Oktar ve arkadaşlarının davasında iftiracılık müessesesine dikkat...
Adnan Oktar davasında hukuki açıklama
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının Masak Raporlarında Komik rakamlar
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının tutukluluk süresi hukuku zedeledi.
Adnan Oktar'ın Museviler ile görüşmesi...
Adnan Oktar ve arkadaşlarına yönelik suçlamalara cevap verilen web sitesi...
Adnan Oktar ve arkadaşlarına karşı İngiliz Derin Devleti hareketi!
Adnan Oktar iddianamesinde yer alan şikayetçi ve mağdurlar baskı altında...
Adnan Oktar iddianamesi hazırlandı.
SAYIN NEDİM ŞENER'E AÇIK MEKTUP
Adnan Oktar ve Nazarbayev gerçeği!
En kolay isnat edilen suç cinsel suçlar Adnan Oktar ve Arkadaşlarına...
Adnan Oktar kaçmamış!
BİR KISIM MEDYA KURULUŞLARINA ÇAĞRI !!!
FİŞLEME SAFSATASI
İSA TATLICAN: BİR HUSUMETLİ PORTRESİ
MÜMİNLERİN YARDIMLAŞMASI VE DAYANIŞMASI ALLAH'IN EMRİDİR
SİLİVRİ CEZAEVİNDE YAŞANAN İNSAN HAKLARI İHLALLERİ
GÜLÜNÇ VE ASILSIZ "KAÇIŞ" YALANI
ABDURRAHMAN DİLİPAK BİLMELİDİR Kİ KURAN’A GÖRE, ZİNA İFTİRASI ATANIN...
YALANLAR BİTMİYOR
SAÇ MODELİ ÜZERİNDEN KARA PROPAGANDA
TAHLİYE EDİLENLERE LİNÇ KAMPANYASI ÇOK YANLIŞ
MEDYA MASALLARI ASPARAGAS ÇIKMAYA DEVAM EDİYOR
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının ilk duruşma tarihi belli oldu.
AKİT TV VE YENİ AKİT GAZETESİNE ÖNEMLİ NASİHAT
YAŞAR OKUYAN AĞABEYİMİZE AÇIK MEKTUP
KARA PARA AKLAMA İDDİALARINA CEVAP
Adnan Oktar ve FETÖ bağlantısı olmadığı ortaya çıktı.
TAKVİM GAZETESİNİN ALGI OPERASYONU
Adnan Oktar ve Arkadaşlarına yönelik suçlamaların iftira olduğu anlaşıldı.
"Bizler Suç Örgütü Değiliz..."