Makhluk-makhluk Yang Mengagumkan

DOWNLOAD BUKU

Download (DOC)
Komentar

BAB BUKU

< <
26 / total: 46

ELANG LAUT: BURUNG BERSAYAP TERPANJANG DI DUNIA

Elang laut adalah burung laut dengan rentang sayap yang sangat panjang, mencapai sekitar 3,5 meter. Mereka menghabiskan 92% kehidupannya di laut, dan mendarat hanya untuk berkembang biak. Ciri paling penting dari burung-burung ini adalah kemampuan mereka untuk terbang dalam waktu yang lama tanpa henti. Mereka dapat melakukan tugas sulit ini berkat gaya terbang yang tanpa beban/membubung.

albatros, evrim

Di atas daratan, elang laut berjalan dengan berlenggak-lenggok seperti bebek. Mereka tampak sangat kikuk. Namun di udara, mereka termasuk burung laut yang paling anggun.

Agar dapat terbang, seekor elang laut cukup membentangkan sayapnya lebar-lebar menentang angin. Dengan cara ini, elang laut dapat melayang berjam-jam tanpa mengepakkan sayap sama sekali. Elang laut melakukan ini dengan merentangkan sayapnya selebar mungkin, hingga rentang sayap mereka mencapai 3,5 meter. Inilah rentang sayap terpanjang di antara jenis burung lainnya.

Dengan memanfaatkan angin dan arus udara yang menaik, elang laut bergerak dalam arah yang diinginkannya. Ini menghasilkan gerak zig-zag di angin dan melintas dari puncak satu arus ke puncak arus lainnya. Dengan demikian, elang laut dapat terbang di atas laut selama berjam-jam tanpa mengepakkan sayapnya. Namun, bagaimana ia dapat mengerjakan tugas yang begitu sulit ini? Apa yang membuat burung ini begitu kuat?

Pertama-tama, sejumlah besar energi diperlukan untuk mempertahankan agar sayap raksasa ini tetap terbuka lebar. Untuk lebih memahami pekerjaan sulit yang dilakukan elang laut, mari bandingkan elang laut dengan manusia. Sulit bagi seorang manusia untuk mempertahankan tangannya agar tetap terentang di awang-awang dalam waktu singkat sekalipun. Segera otot-ototnya mulai terasa sakit hingga ia menurunkan tangannya. Padahal, elang laut dapat terbang menggantung di udara selama berjam-jam dengan sayap yang tetap terbentang lebar.

albatros, kumsal

Ada sebuah sistem pengunci dalam tulang sayap elang laut yang memungkinkan mereka tetap mempertahankan sayap agar tetap terbuka. Dengan sistem pengunci ini, elang laut tidak perlu lagi menggunakan kekuatan otot. Ini membuat terbang menjadi lebih mudah baginya. Berkat sistem istimewa ini, elang laut dapat terbang tanpa henti selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan, menghabiskan hanya sedikit energi.

Kita hanya perlu merenung sejenak untuk memahami bahwa ciri-ciri tersebut tidak datang secara kebetulan. Kita menyaksikan kasih dan sayang Allah pada burung-burung itu, yang terbang di atas laut selama waktu yang lama. Adalah Allah yang menganugerahi elang laut seluruh keistimewaan yang mereka butuhkan untuk tetap hidup. Allah, Yang memiliki kekuasaan atas segala sesuatu, melindungi dan memberi elang laut semua yang mereka butuhkan, seperti yang dilakukan-Nya pada makhluk-makhluk lain. Allah menyebut burung-burung dalam sebuah ayat:

Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain dari Allah. Sesungguhnya pada hal seperti itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman (Surat An-Nahl: 79)

 

26 / total 46
Anda dapat membaca buku Harun Yahya Makhluk-makhluk Yang Mengagumkan secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top