Negeri-negeri Yang Musnah

DOWNLOAD BUKU

Download (DOC)
Download (PDF)
Komentar

BAB BUKU

< <
4 / total: 12

Bab 2:
Kehidupan Nabi Ibrahim

“Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi menyerahkan diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia dari golongan orang yang musyrik. Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad) serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang yang beriman.” (Surah Al-Imran: 67-68)

Nabi Ibrahim (Abraham) sering disebutkan di dalam Al Quran dan mendapat tempat yang istimewa di sisi Allah sebagai con-toh bagi manusia. Dia menyampaikan risalah Allah kepada umatnya yang menyembah berhala, dan mengingatkan mereka agar takut kepada Allah. Kaum Ibrahim tidak mendengarkan peringatan itu, bahkan menentangnya. Ketika penindasan kaumnya meningkat, Ibrahim terpaksa menyingkir bersama istrinya, Nabi Luth, dan beberapa orang pengikut. Ibrahim adalah keturunan Nuh. Al Quran mengemukakan bahwa dia mengikuti ajaran Nabi Nuh.

“Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam. Sesungguh-nya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman. Kemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang lain. Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golong-annya (Nuh).” (QS. Ash-Shaaffaat, 37: 79-83) !

Pada masa Nabi Ibrahim, banyak orang yang menghuni dataran Me-sopotamia bagian Tengah dan Timur Anatolia menyembah langit dan bintang-bintang.

Dewa yang terpenting adalah "Sin", sang dewa bulan. Ia digambarkan sebagai sesosok manusia berjenggot panjang, memakai pa-kaian panjang bergambar bulan sabit. Mereka juga membuat gambar-gambar timbul dan patung-patung dari tuhan mereka dan menyembah-nya. Inilah sistem kepercayaan yang berkembang subur di Timur Dekat, dan keberadaannya terpelihara lama. Penduduk wilayah ini terus me-nyembah tuhan-tuhan tersebut hingga sekitar tahun 600 M. Akibat-nya, di daerah yang membentang dari Mesopotamia hingga ke kedalaman Anatolia, banyak terdapat bangunan yang dikenal sebagai “zigurat”, yang digunakan sebagai pengamat bintang sekaligus kuil peribadatan, dan di sinilah beberapa tuhan, terutama dewa bulan yang bernama “Sin” disembah12.

MOONGO

Pada masa Nabi Ibrahim, agama politheisme menyebar di wilayah Mesopotamia. Sang Dewa Bulan "Sin", merupakan salah satu berhala yang paling penting. Orang-orang membuat patung dari tuhan-tuhan mereka dan menyembahnya. Di atas tampak patung Sin. Bentuk bulan sabit terlihat jelas pada dada patung tersebut.

Bentuk kepercayaan ini, sekarang hanya dapat ditemukan dalam penggalian arkeologis. Sebagaimana disebutkan dalam Al Quran, Ibra-him menolak penyembahan tuhan-tuhan tersebut dan menyembah Allah semata, satu-satunya Tuhan yang sebenarnya. Dalam Al Quran, jalan hidup Ibrahim digambarkan sebagai berikut:

“Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar: “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tu-han? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”

Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda ke-agungan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi, dan (Kami mem-perlihatkannya) agar dia termasuk orang-orang yang yakin.

Ketika malam telah menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku”. Tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam”.

Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit, dia berkata: “Inilah tuhanku.” Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: “Sesung-guhnya jika Tuhanku tidak memberikan petunjuk kepadaku pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat”.

Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah tuhanku, ini lebih besar”, maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang mencip-takan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang memperseku-tukan Tuhan.” (QS. Al An'aam, 6: 74-79) !

Dalam Al Quran, tempat kelahiran Ibrahim dan tempat tinggalnya tidak disebutkan secara detail. Tetapi diisyaratkan bahwa Nabi Ibrahim dan Nabi Luth hidup berdekatan dan sezaman, dengan fakta bahwa malaikat yang diutus kepada kaum Luth mendatangi Ibrahim dan mem-beri kabar gembira kepada istrinya tentang kelahiran seorang bayi laki-laki, sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju Nabi Luth.

Ziggurat

Zigurat, yang digunakan baik sebagai kuil atau tempat pengamatan bintang, merupakan bangunan yang dibuat dengan teknik paling maju pada masa itu. Bintang, bulan, dan matahari menjadi objek utama penyembahan, dan karenanya, langit merupakan hal sangat penting. Di sebelah kiri dan bawah adalah zigurat utama bangsa Mesopotamia.

Hal penting tentang Nabi Ibrahim dalam Al Quran yang tidak dise-butkan dalam Perjanjian Lama adalah tentang pembangunan Ka’bah. Dalam Al Quran, kita diberi tahu bahwa Ka’bah dibangun oleh Ibrahim dan putranya Ismail. Sekarang ini, satu-satunya hal yang diketahui oleh ahli sejarah tentang Ka’bah adalah bahwa Ka'bah merupakan tempat suci sejak dahulu sekali. Adapun penempatan berhala-berhala dalam Ka’bah semasa jahiliyah sebelum diutusnya Nabi Muhammad merupakan akibat dari kemunduran dan penyimpangan atas agama suci ilahi yang pernah diwahyukan kepada Nabi Ibrahim.

Ibrahim dalam Perjanjian Lama

Perjanjian Lama kemungkinan besar merupakan sumber paling deta-il tentang Ibrahim, meskipun banyak di antaranya mungkin tidak dapat dipercaya.

Menurut penuturan Perjanjian Lama, Ibrahim lahir sekitar 1900 SM di kota Ur, salah satu kota terpenting saat itu, yang berlokasi di tenggara dataran Mesopotamia. Pada saat lahir, ia belum bernama "Abra-ham", tetapi "Abram". Namanya kemudian diubah oleh Tuhan (Yahweh).

Pada suatu hari, menurut Perjanjian Lama, Tuhan menyuruh Ibrahim mengadakan perjalanan meninggalkan negeri dan kaumnya, menuju suatu negeri yang tidak pasti dan memulai sebuah masyarakat baru di sa-na. Abram, saat itu berusia 75 tahun, mematuhi panggilan itu dan melaku-kan perjalanan bersama istrinya yang mandul yang bernama Sarai - kemudian dikenal sebagai “Sarah”, yang berarti putri raja - dan Luth, putra saudaranya. Dalam perjalanan menuju ke "Tanah Terpilih" mereka singgah sebentar di Harran dan kemudian melanjutkan perjalanan. Keti-ka sampai di tanah Kanaan yang dijanjikan Tuhan kepada mereka, mere-ka diberi tahu bahwa tempat tersebut dipilihkan khusus dan dianugerah-kan buat mereka. Ketika mencapai usia 99 tahun, Abram membuat perjan-jian dengan Tuhan dan namanya diubah menjadi Abraham. Dia mening-gal pada usia 175 tahun dan dikebumikan dalam gua Machpelah dekat kota Hebron (Al Khalil) di Tepi Barat, yang saat ini berada di bawah pendudukan Israel. Tanah yang dibeli Ibrahim dengan sejumlah uang tersebut merupakan milik pertama ia dan keluarganya di Tanah yang Dijanjikan itu.

Tempat Kelahiran Ibrahim Menurut Perjanjian Lama

Di mana Ibrahim dilahirkan senantiasa menjadi perdebatan. Semen-tara orang Nasrani dan Yahudi menyatakan bahwa Ibrahim dilahirkan di Selatan Mesopotamia, pemikiran yang lazim dalam dunia Islam adalah bahwa tempat kelahirannya berada di sekitar Urfa-Harran. Beberapa penemuan baru menunjukkan bahwa pendapat kaum Yahudi dan Nas-rani tidaklah mencerminkan kebenaran yang seutuhnya.

Orang Yahudi dan Nasrani menyandarkan pendapat mereka pada Perjanjian Lama, karena di dalamnya Ibrahim dikatakan telah dilahirkan di kota Ur sebelah selatan Mesopotamia. Setelah lahir dan dibesarkan di kota ini, Ibrahim diceritakan menempuh perjalanan menuju Mesir, dan mencapainya setelah perjalanan panjang yang melewati wilayah Harran di Turki.

Namun, sebuah manuskrip Perjanjian Lama yang ditemukan baru-baru ini, telah memunculkan keraguan yang serius tentang kesahihan informasi di atas.

Dalam manuskrip berbahasa Yunani dari sekitar abad ketiga SM ini, yang dianggap sebagai salinan tertua dari Perjanjian Lama yang pernah ditemukan, “Ur” tidak pernah disebutkan. Hari ini banyak peneliti Perjanjian Lama yang menyatakan bahwa kata “Ur” tidak akurat atau merupakan tambahan belakangan. Ini berarti Ibrahim tidak dilahir-kan di kota Ur dan mungkin juga tidak pernah berada di wilayah Meso-potamia sepanjang hidupnya.

Di samping itu, nama-nama beberapa tempat, serta daerah yang di-tunjukkannya, telah berubah karena perkembangan zaman. Saat ini, dataran Mesopotamia umumnya merujuk kepada tepi selatan daratan Irak, di antara sungai Eufrat dan Tigris. Namun, dua alaf silam, daerah Mesopotamia menunjuk sebuah daerah lebih ke utara, bahkan hingga sejauh Harran, dan membentang ke daerah Turki saat ini. Oleh karena itu, sekalipun kita menerima ungkapan “dataran Mesopotamia” dalam Perjanjian Lama, tetap saja keliru jika menganggap Mesopotamia dua alaf yang lalu dan Mesopotamia hari ini sebagi tempat yang persis sama.

Bahkan jika ada keraguan serius dan ketidaksepakatan tentang kota Ur sebagai tempat kelahiran Ibrahim, terdapat sebuah persetujuan ber-sama tentang fakta bahwa Harran dan daerah sekitarnya merupakan tempat tinggal Nabi Ibrahim. Lebih dari itu, penelitian singkat terhadap isi Perjanjian Lama sendiri memunculkan beberapa informasi yang men-dukung pandangan bahwa tempat kelahiran Nabi Ibrahim adalah Harran. Misalnya, dalam Perjanjian Lama, daerah Harran ditunjuk seba-gai “daerah Aram” (Kejadian, 11: 31 dan 28: 10). Disebutkan bahwa mereka yang berasal dari keluarga Ibrahim adalah “anak-anak dari se-orang Arami” (Deutoronomi, 26: 5). Penyebutan Ibrahim sebagai “se-orang Arami” menunjukkan bahwa ia hidup di daerah ini.

Dalam berbagai sumber Islam, terdapat bukti kuat bahwa tempat kela-hiran Ibrahim adalah Harran dan Urfa. Di Urfa yang disebut dengan "kota para nabi" terdapat banyak cerita dan legenda tentang Ibrahim.

Mengapa Perjanjian Lama Diubah?

Perjanjian Lama dan Al Quran tampaknya hampir-hampir meng-gambarkan dua orang sosok nabi yang berbeda, bernama Abraham dan Ibrahim. Dalam Al Quran, Ibrahim diutus sebagai rasul bagi suatu kaum penyembah berhala. Kaum Ibrahim menyembah langit, bintang-bintang dan bulan, serta berbagai berhala. Dia berjuang melawan kaumnya, men-coba membuat mereka meninggalkan kepercayaan-kepercayaan takhyul, dan tidak terhindarkan, membangkitkan permusuhan dari seluruh ka-umnya, termasuk ayahnya sendiri.

Ternyata, tidak ada satu pun dari hal di atas diceritakan dalam Per-janjian Lama. Dilemparkannya Ibrahim ke dalam api, penghancuran ber-hala-berhala kaumnya, tidak disebutkan dalam Perjanjian Lama. Secara umum Ibrahim digambarkan sebagai nenek moyang bangsa Yahudi da-lam Perjanjian Lama.

Nyatalah bahwa pandangan dalam Perjanjian Lama ini dibuat oleh para pemimpin bangsa Yahudi yang berusaha mengang-kat konsep “ras” ke permukaan.

Bangsa Yahudi percaya bahwa mereka adalah kaum yang dipilih Tuhan untuk selama-nya dan diberi keunggul-an. Mereka dengan sengaja dan penuh hasrat mengubah kitab suci me-reka dan membuat berbagai penambahan serta pengurangan berdasar-kan keyakinan ini. Inilah sebabnya mengapa Ibrahim digambarkan sebagai nenek moyang bangsa Yahudi belaka dalam Perjanjian Lama.

Orang Nasrani yang mempercayai Perjanjian Lama, menganggap Ibrahim sebagai nenek moyang bangsa Yahudi, namun dengan satu per-bedaan: Menurut mereka, Ibrahim bukanlah seorang Yahudi melainkan seorang Nasrani. Orang Nasrani yang tidak begitu memperhatikan kon-sep ras sebagaimana Yahudi, mempertahankan pandangan ini dan hal tersebut menjadi salah satu penyebab perbedaan dan pertentangan di antara kedua agama ini. Allah memberi penjelasan atas perdebatan terse-but dalam Al Quran sebagai berikut :

“Hai ahli kitab, mengapa kamu bantah-membantah tentang hal Ibra-him, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah-membantah tentang hal yang kamu ketahui, maka kenapa kamu bantah membantah dalam hal yang tidak kamu ketahui; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi menyerahkan diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia dari golongan orang yang musyrik.Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad) serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman.” (QS. Ali ‘Imran , 3: 65-68) !

Dalam Al Quran, sangat berbeda dengan yang ditulis dalam Per-janjian Lama, Ibrahim adalah seseorang yang memperingatkan kaumnya agar mereka takut kepada Allah, serta berjuang melawan mereka karena itu. Sejak masa mudanya, ia memperingatkan kaumnya yang menyem-bah berhala-berhala, agar menghentikan perbuatan itu. Sebagai balasan, mereka berupaya membunuh Ibrahim. Setelah terhindar dari kejahatan kaumnya, maka Ibrahim akhirnya berimigrasi.

 

NOTES

12. Everett C. Blake, Anna G. Edmonds, Biblical Sites in Turkey, İstanbul: Redhouse Press, 1977, s. 13.

4 / total 12
Anda dapat membaca buku Harun Yahya Negeri-negeri Yang Musnah secara online, berbagi pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, download di komputer Anda, menggunakannya untuk pekerjaan rumah Anda dan tesis, dan mempublikasikan, menyalin atau memperbanyak pada website atau blog Anda sendiri tanpa perlu membayar biaya hak cipta apapun, selama Anda mengakui situs ini sebagai referensi.
Presentasi| tentang situs ini | Buat homepage Anda | tambahkan ke favorit | RSS Feed
Semua materi dapat dikopi,dicetak, dan didistribusikan berdasarkan situs ini
(c) All publication rights of the personal photos of Mr. Adnan Oktar that are present in our website and in all other Harun Yahya works belong to Global Publication Ltd. Co. They cannot be used or published without prior consent even if used partially.
© 1994 Harun Yahya. www.harunyahya.com
page_top
iddialaracevap.com adnanoktarhaber.com adnanoktarhukuk.com adnanoktargercekleri.com
"İNFAK" SUÇ DEĞİL, KURAN'IN FARZ KILDIĞI BİR İBADETTİR
AVK. UĞUR POYRAZ: "MEDYADA FIRTINA ESTİRİLEREK KAMUOYU ŞARTLANDIRILDI,...
GERÇEK TURNİKE SİSTEMİ GENELEVLERDE
Adnan Oktar davasının ilk duruşması bugün yapıldı.
SAYIN NEDİM ŞENER'E AÇIK MEKTUP
Adnan Oktar'ın itirafçılığa zorlanan arkadaşlarına sosyal medyadan destek...
Adnan Oktar suç örgütü değildir açıklaması.
Adnan Oktar'ın cezaevinden Odatv'ye yazdığı mektubu
Adnan Oktar'dan Cumhurbaşkanı Sayın Recep Tayyip Erdoğan'a mektup
Casuslukla suçlanmışlardı, milli çıktılar.
TBAV çevresinden "Bizler suç örgütü değiliz,kardeşiz" açıklaması
Bu sitelerin ne zararı var!
Adnan Oktar ve arkadaşları 15 Temmuz'da ne yaptılar?
Sibel Yılmaztürk'ün cezaevinden mektubu
İğrenç ve münasebsiz iftiraya ağabey Kenan Oktar'dan açıklama geldi.
Adnan Oktar ve arkadaşlarına Emniyet Müdürlüğü önünde destek ve açıklama...
Adnan Oktar hakkında yapılan sokak röportajında vatandaşların görüşü
Karar gazetesi yazarı Yıldıray Oğur'dan Adnan Oktar operasyonu...
Cumhurbaşkanı Sayın Recep Tayyip Erdoğan'dan Adnan Oktar ile ilgili...
Ahmet Hakan'nın Ceylan Özgül şüphesi.
HarunYahya eserlerinin engellenmesi, yaratılış inancının etkisini kırmayı...
Kedicikler 50bin liraya itirafçı oldu.
Adnan Oktar ve arkadaşlarına yönelik operasyonda silahlar ruhsatlı ve...
FETÖ'cü savcının davayı kapattığı haberi asılsız çıktı.
Adnan Oktar ve arkadaşlarının davasında mali suç yok...
Cemaat ve Vakıfları tedirgin eden haksız operasyon: Adnan Oktar operasyonu...
Tutukluluk süreleri baskı ve zorluk ile işkenceye dönüşüyor.
Adnan Oktar’ın Cezaevi Fotoğrafları Ortaya Çıktı!
"Milyar tane evladım olsa, milyarını ve kendi canımı Adnan Oktar'a feda...
Adnan Oktar davasında baskı ve zorla itirafçılık konusu tartışıldı.
Adnan Oktar ve arkadaşlarının davasında iftiracılık müessesesine dikkat...
Adnan Oktar davasında hukuki açıklama
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının Masak Raporlarında Komik rakamlar
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının tutukluluk süresi hukuku zedeledi.
Adnan Oktar'ın Museviler ile görüşmesi...
Adnan Oktar ve arkadaşlarına yönelik suçlamalara cevap verilen web sitesi...
Adnan Oktar ve arkadaşlarına karşı İngiliz Derin Devleti hareketi!
Adnan Oktar iddianamesinde yer alan şikayetçi ve mağdurlar baskı altında...
Adnan Oktar iddianamesi hazırlandı.
Adnan Oktar ve Nazarbayev gerçeği!
En kolay isnat edilen suç cinsel suçlar Adnan Oktar ve Arkadaşlarına...
Adnan Oktar kaçmamış!
BİR KISIM MEDYA KURULUŞLARINA ÇAĞRI !!!
FİŞLEME SAFSATASI
KARA PARA AKLAMA İDDİALARINA CEVAP
İSA TATLICAN: BİR HUSUMETLİ PORTRESİ
SİLİVRİ CEZAEVİNDE YAŞANAN İNSAN HAKLARI İHLALLERİ
GÜLÜNÇ VE ASILSIZ "KAÇIŞ" YALANI
ABDURRAHMAN DİLİPAK BİLMELİDİR Kİ KURAN’A GÖRE, ZİNA İFTİRASI ATANIN...
YALANLAR BİTMİYOR
SAÇ MODELİ ÜZERİNDEN KARA PROPAGANDA
TAHLİYE EDİLENLERE LİNÇ KAMPANYASI ÇOK YANLIŞ
MEDYA MASALLARI ASPARAGAS ÇIKMAYA DEVAM EDİYOR
Adnan Oktar ve Arkadaşlarının ilk duruşma tarihi belli oldu.
AKİT TV VE YENİ AKİT GAZETESİNE ÖNEMLİ NASİHAT
YAŞAR OKUYAN AĞABEYİMİZE AÇIK MEKTUP
TAKVİM GAZETESİNİN ALGI OPERASYONU
Adnan Oktar ve FETÖ bağlantısı olmadığı ortaya çıktı.
MÜMİNLERİN YARDIMLAŞMASI VE DAYANIŞMASI ALLAH'IN EMRİDİR
Adnan Oktar ve Arkadaşlarına yönelik suçlamaların iftira olduğu anlaşıldı.